Ketenagakerjaan

Studi Kasus: Pekerja Alih Daya Digaji Lebih Rendah, Siapa yang Bertanggung Jawab?

Diperbarui

Isi artikel
    ALUR SINGKATAlur menuntut hak pekerja alih daya1Kumpulkan kontrak danslip upah2Hitung selisih denganupah yang seharusnya3Surati perusahaanpenyedia dan pemberikerja4Adukan ke pengawasketenagakerjaan5Mediasi dan gugatan kePHI bila perlu
    Ilustrasi edukatif, dibuat khusus untuk artikel ini.
    Kabar terbaru

    DPR mengesahkan UU Pelindungan Ketenagakerjaan pada 6 Oktober 2026. Menurut Kementerian Ketenagakerjaan yang dikutip media, undang-undang itu baru berlaku satu tahun sejak ditetapkan dan diundangkan. Nomor dan naskah resminya belum kami temukan, sehingga uraian di bawah memakai aturan yang berlaku saat ini. Periksa teks resmi dan perkembangan terbaru sebelum bertindak.

    Kasus singkat

    PT Bersih Sentosa adalah perusahaan penyedia jasa kebersihan. Perusahaan ini menempatkan Bu Sari dan sepuluh rekannya di gedung milik PT Cahaya Utama, pemberi pekerjaan. Dalam kontraknya, Bu Sari menerima upah bulanan yang lebih rendah dari upah minimum kota tempat ia bekerja. Selain itu, tunjangan makan yang dijanjikan tidak pernah dibayar, dan ia tidak mendapat slip upah. Ketika ia bertanya, PT Bersih Sentosa menjawab bahwa tarif kontrak dengan PT Cahaya Utama "memang segitu". PT Cahaya Utama menjawab bahwa urusan upah bukan urusannya.

    UnsurKeterangan (fiktif)
    PekerjaBu Sari, petugas kebersihan alih daya
    Perusahaan penyediaPT Bersih Sentosa
    Pemberi pekerjaanPT Cahaya Utama, pengelola gedung
    Hal yang dipersoalkanUpah di bawah ketentuan, tunjangan tidak dibayar, tanpa slip upah
    Pertanyaan utamaSiapa yang wajib membayar selisih dan memperbaiki keadaan

    Kronologi

    Waktu (fiktif)Peristiwa
    Awal tahunBu Sari menandatangani perjanjian kerja dengan PT Bersih Sentosa dan ditempatkan di PT Cahaya Utama.
    Bulan ketigaBu Sari mengetahui upahnya lebih rendah dari ketentuan setelah melihat informasi upah minimum daerah.
    Bulan keempatBu Sari bertanya kepada penyelia; dijawab bahwa tarif kontrak sudah ditetapkan.
    Bulan kelimaBu Sari mengirim surat keberatan kepada kedua perusahaan. PT Cahaya Utama tidak menjawab.
    Bulan keenamBu Sari mengadukan ke dinas ketenagakerjaan setempat.
    Sekelompok pekerja di dalam sebuah pabrik pengolahan.
    Foto oleh Arno Senoner di Unsplash

    Masalah hukum yang muncul

    • Apa itu alih daya, dan apa syarat perusahaan penyedianya?
    • Apa hubungan hukum Bu Sari dengan PT Bersih Sentosa, dan dengan PT Cahaya Utama?
    • Apakah pembayaran di bawah upah minimum diperbolehkan karena "tarif kontrak"?
    • Siapa yang bertanggung jawab atas upah dan perlindungan pekerja alih daya?
    • Apa langkah pengaduan dan penyelesaian perselisihannya?
    • Bukti apa yang diperlukan untuk menghitung selisih?

    Aturan yang berlaku

    Apa itu alih daya. Alih daya atau outsourcing adalah penyerahan sebagian pelaksanaan pekerjaan kepada perusahaan lain yang disebut perusahaan alih daya. Pekerjanya terikat perjanjian kerja dengan perusahaan alih daya, bukan dengan pemberi pekerjaan. Pembahasan umum ada pada pekerja alih daya (outsourcing) dan alih daya, hubungan kerja.

    Dasar aturan. Alih daya diatur dalam UU Nomor 13 Tahun 2003 tentang Ketenagakerjaan sebagaimana diubah UU Nomor 6 Tahun 2023, dan dijabarkan dalam PP Nomor 35 Tahun 2021. Pada pokoknya, perusahaan alih daya harus berbentuk badan hukum dan memiliki perizinan berusaha. Perlindungan upah, kesejahteraan, syarat kerja, dan perselisihan menjadi tanggung jawab perusahaan alih daya. Perjanjian antara perusahaan alih daya dan pemberi pekerjaan perlu memuat kewajiban perlindungan itu. Periksa teks resmi untuk rincian.

    Upah minimum. Pengusaha dilarang membayar upah lebih rendah dari upah minimum yang berlaku. Upah minimum ditetapkan gubernur untuk provinsi dan, bila ada, untuk kabupaten atau kota. Ketentuan sanksinya, termasuk sanksi pidana, perlu dibaca pada teks resmi terbaru karena dapat berubah oleh UU 1/2026 tentang Penyesuaian Pidana dan aturan lain. Artikel ini tidak menyebut angka denda atau pidana.

    Tarif kontrak tidak menghapus kewajiban. Perjanjian antara penyedia dan pemberi pekerjaan hanya mengikat dua perusahaan itu. Perjanjian itu tidak boleh dipakai untuk menurunkan hak pekerja di bawah ketentuan. Perjanjian kerja yang bertentangan dengan peraturan dapat dinilai tidak sah pada bagian yang melanggar.

    Peran pemberi pekerjaan. Pemberi pekerjaan bukan pemberi kerja langsung. Namun dalam praktik hukum, pemberi pekerjaan dapat ikut diminta pertanggungjawaban bila terbukti ada hubungan yang melanggar syarat alih daya. Misalnya, bila pekerjaan yang dialihdayakan tidak sesuai ketentuan atau penyedianya tidak memenuhi syarat. Ini bergantung fakta dan penilaian hakim, sehingga perlu kehati-hatian.

    Pengawasan. Pengawas ketenagakerjaan di dinas ketenagakerjaan memeriksa pelanggaran norma, termasuk upah. Pengawas dapat memberi nota pemeriksaan. Panduan umumnya ada pada gaji tidak dibayar atau dipotong sepihak, langkah lapor pengawas.

    Perselisihan. Perselisihan hak diselesaikan bertahap: bipartit, mediasi, lalu Pengadilan Hubungan Industrial (PHI), sesuai UU Nomor 2 Tahun 2004. Pelajari tahapan perselisihan hubungan industrial.

    Analisis: aturan diterapkan ke fakta

    Argumen Bu Sari. Upah yang diterimanya lebih rendah dari upah minimum, dan itu pelanggaran. Yang berkewajiban membayar adalah perusahaan penyedia sebagai pemberi kerja langsung. Ia menuntut selisih upah dan tunjangan yang dijanjikan, serta slip upah. Ia juga menilai PT Cahaya Utama perlu dimintai keterangan karena ikut menikmati hasil kerjanya.

    Titik lemah Bu Sari. Bila ia tidak menyimpan kontrak atau bukti upah, besar selisih sulit dibuktikan. Tuntutan terhadap PT Cahaya Utama juga lebih sulit karena tidak ada perjanjian kerja dengannya. Bila ia pernah menandatangani pernyataan bahwa ia menerima upah itu, pernyataan tersebut tidak serta-merta sah, tetapi akan dibahas.

    Argumen PT Bersih Sentosa. Perusahaan ini bisa berdalih bahwa tarif dari pemberi pekerjaan terbatas dan bahwa Bu Sari menyetujui upah saat tanda tangan.

    Titik lemah PT Bersih Sentosa. Persetujuan pekerja tidak membenarkan pembayaran di bawah upah minimum. Alasan tarif kontrak adalah urusan bisnis perusahaan itu sendiri. Ketiadaan slip upah juga menyulitkan pembelaan.

    Argumen PT Cahaya Utama. Ia akan mengatakan tidak punya hubungan kerja dengan Bu Sari, dan bahwa urusan upah ada pada penyedia.

    Titik lemah PT Cahaya Utama. Bila perjanjian penyediaan jasa menetapkan tarif yang jelas tidak mungkin menutup upah minimum, ada pertanyaan tentang itikad dan kepatuhan. Pemberi pekerjaan juga bisa dipanggil sebagai saksi atau pihak yang memberi keterangan.

    Contoh: Bu Sari menghitung bahwa upah minimum kotanya jumlah tertentu per bulan dan ia hanya menerima sekitar delapan puluh persennya. Selisih bulanan dikali jumlah bulan bekerja menjadi tuntutan selisih upah. Angka ini fiktif; hitungan nyata harus memakai ketetapan upah minimum yang berlaku pada masa kerja.

    Bukti yang dibutuhkan. Perjanjian kerja, slip upah atau bukti transfer, daftar hadir, surat penempatan, surat keberatan, dan jawaban kedua perusahaan. Percakapan pesan singkat dengan penyelia juga berguna.

    Langkah yang dapat ditempuh

    1. Kumpulkan dokumen dan buat tabel selisih upah per bulan.
    2. Kirim surat keberatan tertulis kepada perusahaan penyedia, dengan tembusan kepada pemberi pekerjaan. Simpan tanda terima.
    3. Ajak serikat pekerja atau rekan sekerja bila ada, karena pengaduan bersama lebih kuat.
    4. Adukan ke pengawas ketenagakerjaan di dinas ketenagakerjaan. Sertakan bukti dan minta pemeriksaan.
    5. Ikuti perundingan bipartit dan catat hasilnya dalam risalah.
    6. Bila tidak selesai, minta pencatatan perselisihan untuk mediasi.
    7. Pertimbangkan gugatan ke PHI untuk menuntut selisih upah dan hak lain.
    Tips

    Catat setiap jam kerja dan upah yang diterima dalam buku harian sederhana. Catatan yang dibuat saat peristiwa terjadi lebih meyakinkan daripada ingatan.

    Peringatan

    Jangan menandatangani surat yang menyatakan tidak akan menuntut apa pun sebelum selisih upah dihitung dan dibayar. Surat semacam itu dapat dipakai untuk melemahkan tuntutan.

    Hal praktis yang sering terlewat

    Kenali siapa pemberi kerja Anda. Dalam alih daya, perjanjian kerja dibuat dengan perusahaan penyedia. Karena itu surat keberatan paling kuat ditujukan kepada penyedia, dengan tembusan kepada pemberi pekerjaan. Tembusan membuat pemberi pekerjaan tahu masalahnya dan sulit mengaku tidak tahu.

    Periksa legalitas penyedia. Perusahaan alih daya wajib berbadan hukum dan memiliki perizinan berusaha. Pekerja dapat menanyakan nama badan hukum dan nomor induk berusaha (NIB). Bila penyedia ternyata tidak memenuhi syarat, hal itu dapat menjadi bahan pengaduan kepada pengawas dan memengaruhi penilaian hubungan kerja.

    Pahami pekerjaan yang dialihdayakan. Jenis pekerjaan yang boleh dialihdayakan ditentukan pemerintah dan dipengaruhi putusan Mahkamah Konstitusi, sehingga perlu diperiksa pada teks resmi terbaru; perlindungan pekerja tetap wajib. Karena itu pertanyaan utama pada kasus ini bukan "boleh atau tidak dialihdayakan", melainkan "apakah hak pekerja dipenuhi".

    Ada pergantian penyedia. Jika kontrak kerja sama berganti ke penyedia baru, pekerja sebaiknya meminta kepastian tertulis tentang masa kerja dan hak yang dibawa. Aturan memuat perlindungan bagi kondisi ini, tetapi perlu dibaca pada teks resmi.

    Kerja sama dengan serikat. Bila ada serikat pekerja, perundingan kolektif bisa menaikkan posisi tawar. Jika tidak ada, kelompok pekerja dapat menunjuk wakil untuk menyampaikan surat bersama.

    Soal bukti kerja sehari-hari. Foto seragam, kartu identitas pekerja, dan jadwal piket dapat membuktikan bahwa Anda memang bekerja di lokasi tertentu dan di bawah penyedia yang mana. Hal ini penting bila penyedia membantah hubungan kerja.

    Istilah penting

    IstilahArti sederhana
    Alih dayaPenyerahan sebagian pekerjaan kepada perusahaan lain
    Perusahaan penyediaPerusahaan yang mempekerjakan pekerja alih daya
    Pemberi pekerjaanPerusahaan tempat pekerjaan dilaksanakan
    NIBNomor Induk Berusaha
    Upah minimumBatas bawah upah yang wajib dibayar
    Pengawas ketenagakerjaanPetugas pemeriksa pelanggaran norma kerja

    Daftar periksa sebelum bertindak

    • Nama dan izin penyedia dicatat.
    • Kontrak dan slip upah disimpan.
    • Surat keberatan dikirim dengan tembusan.
    • Tabel selisih upah dibuat.
    • Pengaduan ke pengawas disiapkan.
    • Rekan senasib dihubungi.

    Kemungkinan hasil

    Hasil tergantung bukti dan penilaian hakim. Tidak ada jaminan.

    SkenarioGambaranCatatan
    Perusahaan mengoreksi upahSelisih dibayar, upah disesuaikanDapat dicapai lewat pengawas atau bipartit
    Mediasi menghasilkan anjuranAnjuran memuat pembayaran selisihPihak menjawab dalam batas waktu
    Gugatan PHIHakim memeriksa selisih dan tanggung jawabProses lebih lama
    Pemberi pekerjaan tidak dibebaniHakim menilai tanggung jawab ada pada penyediaBergantung fakta

    Pelajaran dan kesalahan yang bisa dihindari

    KesalahanAkibatCara mencegah
    Tidak membaca kontrak dan upah minimum sebelum bekerjaBaru sadar setelah lamaBandingkan upah dengan ketetapan daerah
    Tidak meminta slip upahSelisih sulit dihitungMinta slip tiap bulan atau simpan bukti transfer
    Hanya mengeluh lisanTidak ada jejakKirim surat tertulis
    Penyedia dan pemberi pekerjaan tidak membuat perjanjian yang jelasSaling lempar tanggung jawabCantumkan kewajiban perlindungan pekerja
    Mengadu terlalu lamaBukti dan ingatan memudarSegera dokumentasikan dan adukan
    Menerima pembayaran tanpa rincianSelisih tidak ketahuanMinta rincian komponen upah

    Contoh klausul perlindungan dalam perjanjian penyediaan jasa

    Contoh klausul (fiktif) yang bisa dimasukkan dalam perjanjian antara penyedia dan pemberi pekerjaan:

    Contoh: "Pihak Kedua menjamin bahwa upah pekerja yang ditempatkan tidak lebih rendah dari upah minimum yang berlaku, serta membayarkan hak pekerja sesuai peraturan. Pihak Pertama berhak meminta bukti pembayaran upah setiap bulan. Bila terjadi perselisihan hak pekerja, Pihak Kedua bertanggung jawab menyelesaikannya, dan kedua pihak berkoordinasi untuk memastikan hak pekerja terpenuhi."

    Klausul seperti ini perlu disesuaikan dengan kebutuhan nyata dan ditinjau advokat.

    Pertanyaan yang sering diajukan

    Apakah pekerja alih daya berhak atas upah minimum? Ya. Menurut PP 36/2021 tentang Pengupahan, upah minimum berlaku bagi pekerja dengan masa kerja di bawah satu tahun, sedangkan untuk yang lebih lama struktur dan skala upah menjadi acuan. Aturan pengupahan diubah lagi oleh PP 49/2025, jadi periksa teks resmi terbaru.

    Apakah pemberi pekerjaan bisa dituntut? Pada prinsipnya tanggung jawab upah ada pada perusahaan alih daya. Keterlibatan pemberi pekerjaan bergantung fakta dan penilaian hakim.

    Bolehkah upah dipotong karena tarif kontrak turun? Tidak boleh sampai di bawah ketentuan. Perubahan upah perlu disepakati dan tidak boleh melanggar upah minimum.

    Bagaimana bila kontrak alih daya berganti perusahaan penyedia? Aturan mengatur perlindungan hak pekerja saat pergantian, termasuk pengalihan perlindungan masa kerja pada kondisi tertentu. Periksa PP 35/2021.

    Ringkasan

    Dalam kasus fiktif Bu Sari, upah di bawah ketentuan tidak dibenarkan oleh "tarif kontrak". Perusahaan alih daya adalah pemberi kerja langsung dan bertanggung jawab atas upah dan perlindungan. Peran pemberi pekerjaan bergantung fakta. Jalurnya: bukti, surat keberatan, pengawas, bipartit, mediasi, PHI. Hasilnya tergantung bukti dan penilaian hakim. Simpan kontrak dan slip upah, dan jangan menandatangani pelepasan hak sebelum selisih dihitung.

    📌 Catatan

    Artikel ini informasi umum untuk edukasi, bukan nasihat hukum untuk perkara tertentu. Setiap kasus punya fakta dan dokumen yang berbeda, sehingga sebaiknya dikonsultasikan dengan advokat.

    📚 Sumber Rujukan

    Informasi per Oktober 2026. Peraturan dapat berubah; cek teks resmi di peraturan.go.id atau situs instansi terkait.

    Dasar hukum

    Baca juga

    WhatsApp