Hukum Pidana

Perkara yang Sedang Berjalan Saat KUHP dan KUHAP Baru Berlaku

Diperbarui

Isi artikel
    ALUR SINGKATMenyikapi perkara berjalan saat peralihan1Catat tahap perkarapada 2 Januari 20262Catat tanggalperbuatan3Bandingkan KUHP lamadan baru4Tanyakan penerapanKUHAP kepada penasihathukum5Ajukan keberatantertulis bila perlu6Simpan semua salinan
    Ilustrasi edukatif, dibuat khusus untuk artikel ini.

    Apa itu ketentuan peralihan dan siapa yang terkena

    Ketentuan peralihan adalah aturan yang menjawab pertanyaan: ketika hukum berganti, bagaimana nasib peristiwa dan proses yang sedang berjalan? Tanpa aturan ini, setiap pergantian undang-undang akan membuat proses hukum kacau.

    Yang terkena: tersangka, terdakwa, terpidana, korban, keluarga, saksi, advokat, dan penegak hukum. Perkara tertentu juga terkena, misalnya yang masih penyidikan, sudah di kejaksaan, sedang disidangkan, sedang banding atau kasasi, atau sedang menjalani hukuman.

    Ada dua pertanyaan berbeda yang sering tercampur. Pertama, hukum pidana materiil: perbuatan itu dilarang atau tidak, dan ancamannya berapa. Itu urusan KUHP. Kedua, hukum acara: bagaimana prosesnya dijalankan, siapa berwenang, bagaimana penahanan, sidang, dan upaya hukum. Itu urusan KUHAP. Pergantian keduanya mengikuti ketentuan peralihan yang berbeda.

    Peralihan KUHP: perbuatan lama, aturan mana

    Untuk KUHP, jawabannya bertumpu pada asas legalitas dan ketentuan perubahan perundang-undangan. Rumusan pokoknya: perbuatan dinilai menurut aturan saat perbuatan dilakukan; namun bila setelah itu ada perubahan, dipakai aturan yang paling menguntungkan tersangka atau terdakwa. Pembahasan lengkap: perbandingan asas legalitas dan berlaku surut.

    Beberapa akibat praktis:

    • Perbuatan yang dilakukan sebelum 2 Januari 2026 tidak otomatis batal. Perkaranya tetap berjalan menurut aturan yang berlaku dan yang paling menguntungkan.
    • Perbuatan yang tidak lagi dipidana di KUHP baru dapat berdampak pada penghentian perkara. Pembahasan: perbuatan yang tidak lagi dipidana di KUHP baru.
    • Ancaman yang lebih berat di KUHP baru tidak boleh diterapkan pada perbuatan lama. Pembahasan: ancaman diperberat.
    • Ancaman yang lebih ringan dapat diterapkan. Pembahasan: ancaman diperingan.
    • Terpidana yang sudah menjalani hukuman dapat meminta penyesuaian bila aturan baru lebih ringan. Pembahasan: terpidana yang menjalani pidana lama.

    Gambaran umum ada pada ketentuan peralihan KUHP baru untuk awam.

    Buku terbuka di atas meja
    Foto oleh Yusuf Onuk di Unsplash

    Peralihan KUHAP: proses yang sedang berjalan

    Untuk KUHAP, yang diperhatikan adalah tahap proses. Prinsip umum dalam peralihan hukum acara: tindakan yang sudah sah dilakukan menurut aturan lama biasanya tetap diakui, sedangkan tindakan setelah tanggal berlaku mengikuti aturan baru, kecuali ketentuan peralihan menentukan lain. Bagaimana tepatnya aturan itu untuk setiap tahap harus dibaca pada ketentuan peralihan KUHAP baru, dan pada peraturan pelaksana serta petunjuk Mahkamah Agung, Kejaksaan, dan Kepolisian. Nomor pasalnya tidak dikutip di sini.

    Pembahasan per tahap yang sudah tersedia:

    Gambaran umumnya: ketentuan peralihan KUHAP baru untuk awam.

    PertanyaanKUHP (materiil)KUHAP (acara)
    Yang dinilaiPerbuatan dan ancamannyaCara memproses perkara
    Titik acuanTanggal perbuatanTahap proses dan tanggal tindakan
    Aturan yang menguntungkanDapat diterapkanTidak selalu dikenal dengan konsep yang sama
    Tempat mencari aturanTeks UU No. 1 Tahun 2023 dan UU No. 1 Tahun 2026Teks UU No. 20 Tahun 2025 dan peraturan pelaksana

    Mitos: perkara lama otomatis batal

    Anggapan bahwa perkara lama otomatis batal saat KUHP baru berlaku keliru. Pembahasannya ada pada salah kaprah: perkara lama otomatis batal. Perkara hanya berubah arah bila perbuatannya tidak lagi pidana, atau bila ancaman menjadi lebih ringan, atau bila ada penyesuaian prosedur. Selebihnya, proses lanjut.

    Langkah praktis bagi pihak yang perkaranya berjalan

    1. Tuliskan posisi perkara pada 2 Januari 2026: penyelidikan, penyidikan, penuntutan, sidang tingkat pertama, banding, kasasi, atau pelaksanaan putusan. Cantumkan nomor perkara dan lembaga yang menangani.
    2. Tuliskan tanggal perbuatan menurut dakwaan atau surat pemberitahuan.
    3. Ambil pasal yang didakwakan dan cari padanannya di KUHP baru. Bandingkan unsur dan ancaman. Gunakan teks resmi.
    4. Tentukan aturan yang menguntungkan dan sampaikan secara tertulis pada tahap yang tepat: keberatan, eksepsi, pembelaan, memori banding, atau memori kasasi.
    5. Untuk hukum acara, tanyakan kepada penasihat hukum atau petugas pengadilan tahap mana yang kini memakai aturan baru, misalnya soal penahanan dan jadwal sidang.
    6. Bila Anda ditahan, periksa masa penahanan dan hak mengajukan keberatan. Catat tanggal berakhirnya masa penahanan.
    7. Bila ada penetapan atau surat yang tidak jelas dasar hukumnya, minta penjelasan tertulis.
    8. Pertimbangkan bantuan advokat. Panduan pendampingan: checklist pendampingan perkara peralihan.
    9. Simpan seluruh salinan: dakwaan, putusan, penetapan, surat penahanan, dan korespondensi.

    Dokumen yang perlu disiapkan

    DokumenFungsi
    Surat dakwaan atau surat perintah penyidikanMenunjukkan pasal dan tanggal perbuatan
    Surat penetapan penahananMenunjukkan masa penahanan dan dasar
    Salinan putusanMenunjukkan pidana yang dijatuhkan
    Tabel perbandingan aturan lama dan baruDasar argumentasi
    Kartu kontak penasihat hukum dan keluargaMemudahkan koordinasi

    Perubahan aturan yang perlu Anda ketahui

    Dua undang-undang berlaku bersamaan sejak 2 Januari 2026. KUHP baru membawa aturan perubahan peraturan yang lebih rinci, sedangkan KUHAP baru mengatur ulang banyak proses. UU No. 1 Tahun 2026 tentang Penyesuaian Pidana menyelaraskan ancaman pidana di undang-undang lain. Peraturan pelaksana dan petunjuk teknis terus berkembang, sehingga Anda perlu mengecek sumber resmi: peraturan pelaksana KUHP dan KUHAP baru.

    Kesalahan umum

    KesalahanAkibatCara menghindari
    Mengira perkara mulai dari nolSalah harapan dan salah langkahPahami tahap dan asas peralihan
    Mencampur KUHP dan KUHAPArgumen keliruPisahkan pertanyaan materiil dan acara
    Hanya mengandalkan kabar media sosialInformasi usang atau salahRujuk teks resmi
    Menunda keberatan sampai putusanKehilangan kesempatanSampaikan sejak awal
    Tidak mengecek masa penahananPenahanan berlebih tidak terdeteksiCatat tanggal dan tanyakan dasar
    Mengandalkan satu sumber penafsiranSalah terapanBandingkan dengan petunjuk resmi dan advokat

    Contoh: Keluarga Pak Hasan fiktif mendapat kabar bahwa perkara anggota keluarganya sudah di tahap penuntutan saat KUHP dan KUHAP baru berlaku. Mereka mencatat tahap perkara dan tanggal perbuatan, lalu meminta penasihat hukum membandingkan pasal dakwaan dengan rumusan baru. Mereka juga mencatat masa penahanan. Penasihat hukum menyampaikan keberatan secara tertulis. Kisah ini fiktif dan bukan jaminan hasil.

    Peringatan

    Jangan membuat keputusan besar, seperti menolak tawaran penyelesaian atau mengganti kuasa hukum, hanya berdasarkan kabar bahwa perkara akan otomatis batal karena KUHP baru.

    Tips

    Buat satu lembar ringkasan perkara berisi nomor perkara, tahap, tanggal perbuatan, pasal, tanggal penahanan, dan jadwal terdekat. Perbarui setiap ada perkembangan.

    Skenario per tahap: apa yang perlu Anda lakukan

    Skenario berikut bersifat umum. Kenyataan di setiap perkara bisa berbeda.

    Skenario penyelidikan atau penyidikan. Anda atau keluarga baru dipanggil, atau sudah menjadi tersangka. Fokus Anda: pastikan surat resmi, catat tanggal perbuatan, dan minta penasihat hukum memeriksa pasal yang dipakai penyidik. Bila penyidik memakai pasal KUHP lama untuk perbuatan sebelum 2 Januari 2026, hal itu wajar. Yang perlu dicek adalah apakah ancaman pada KUHP baru lebih ringan.

    Skenario berkas di kejaksaan. Perkara menunggu pelimpahan ke pengadilan. Fokus Anda: pastikan jaksa mencantumkan pasal yang tepat dalam surat dakwaan dan tanyakan apakah dakwaan telah mempertimbangkan perubahan aturan. Dakwaan yang keliru dapat dipersoalkan pada tahap eksepsi.

    Skenario sidang tingkat pertama. Persidangan sudah berjalan. Fokus Anda: sampaikan perbandingan aturan lama dan baru dalam nota pembelaan, dan perhatikan jadwal serta cara pemeriksaan yang mungkin berubah akibat KUHAP baru.

    Skenario banding atau kasasi. Putusan sudah ada, perkara naik ke tingkat berikutnya. Fokus Anda: pastikan memori yang diajukan memuat alasan terkait penerapan aturan yang paling menguntungkan bila relevan. Tenggat mengikuti hukum acara yang berlaku saat upaya hukum diajukan; periksa teks resmi.

    Skenario pelaksanaan putusan. Putusan sudah berkekuatan tetap. Fokus Anda: tanyakan kepada jaksa pelaksana dan penasihat hukum apakah ancaman baru yang lebih ringan memengaruhi pidana. Hak pembinaan dan pembebasan bersyarat mengikuti aturan pemasyarakatan yang berlaku.

    Pertanyaan yang sebaiknya diajukan kepada petugas

    Datanglah dengan daftar pertanyaan tertulis. Petugas lebih mudah menjawab pertanyaan spesifik. Contohnya:

    • Perkara ini sekarang berada di tahap apa, dan aturan hukum acara mana yang dipakai pada tahap itu?
    • Apa dasar hukum penahanan, dan kapan masa penahanan berakhir?
    • Apakah ada surat edaran, petunjuk teknis, atau peraturan pelaksana yang dipakai untuk peralihan ini?
    • Apakah jadwal pemeriksaan atau sidang berubah karena peralihan?
    • Ke mana saya menyampaikan keberatan secara tertulis, dan siapa yang menerimanya?

    Catat jawaban, nama petugas, dan tanggalnya. Jika jawaban lisan berbeda dengan teks tertulis, mintalah penjelasan tertulis. Jawaban petugas bersifat informasi, sedangkan kekuatan hukumnya ada pada teks peraturan dan putusan.

    Peran keluarga selama masa peralihan

    Keluarga tersangka, terdakwa, atau terpidana sering menjadi pihak yang paling cemas dan paling aktif mencari informasi. Pembagian tugas membantu. Tunjuk satu anggota keluarga sebagai penghubung dengan penasihat hukum, satu orang sebagai pencatat dokumen, dan satu orang yang mengurus kebutuhan sehari-hari. Hindari mengumpulkan kabar dari banyak orang yang tidak mengetahui perkara secara langsung. Jangan memberi uang kepada siapa pun yang menjanjikan perkara selesai karena aturan baru; hal itu patut dicurigai sebagai penipuan. Rujuk pembahasan tanya jawab peralihan untuk keluarga terdakwa.

    Pertanyaan yang sering diajukan

    Apakah KUHAP baru berlaku bagi penyidikan yang sudah dimulai? Tindakan sesudah 2 Januari 2026 umumnya mengikuti aturan baru, sedangkan tindakan yang sudah sah sebelumnya dihormati. Rincian bergantung pada ketentuan peralihan; periksa teks resmi.

    Apakah terpidana bisa mengajukan penyesuaian bila ancaman baru lebih ringan? Ada mekanisme untuk itu. Pembahasan ada pada artikel terpidana yang menjalani pidana lama.

    Apakah saksi harus dipanggil ulang? Itu bergantung pada tahap dan kebutuhan pembuktian. Tanyakan kepada penasihat hukum.

    Apakah ada tenggat khusus untuk keberatan? Tenggat mengikuti hukum acara yang berlaku. Jangan menebak; periksa teks resmi atau tanyakan kepada penasihat hukum.

    Ringkasan

    • Peralihan KUHP menyangkut perbuatan dan ancaman; peralihan KUHAP menyangkut proses.
    • Perkara lama tidak otomatis batal; yang berubah hanya sesuai ketentuan.
    • Aturan yang paling menguntungkan dapat diterapkan untuk perbuatan lama.
    • Catat tahap perkara, tanggal perbuatan, dan masa penahanan.
    • Sampaikan keberatan tertulis sejak dini dan simpan salinan.
    • Periksa teks resmi untuk nomor pasal dan peraturan pelaksana.
    📌 Catatan

    Artikel ini informasi umum untuk edukasi, bukan nasihat hukum untuk perkara tertentu. Setiap kasus punya fakta dan dokumen yang berbeda, sehingga sebaiknya dikonsultasikan dengan advokat.

    📚 Sumber Rujukan

    Informasi per Oktober 2026. Peraturan dapat berubah; cek teks resmi di peraturan.go.id atau situs instansi terkait.

    Dasar hukum

    Baca juga

    WhatsApp