Beranda · Direktori · Hukum Keluarga

Hukum Keluarga

Nafkah anak: yang dicatat sebelum angka dibicarakan

✏️ Diperbarui 10 Oktober 2026 · Tim Redaksi InfoHukum

Angka nafkah bukan tebakan dari grup keluarga. Yang dibawa adalah kebutuhan anak dan kemampuan yang bisa ditunjukkan.

ARTIKELNafkah anak: yang dicatatsebelum angka dibicarakan
Ilustrasi edukatif, dibuat khusus untuk artikel ini.
Catatan edukatif, Oktober 2026. Bukan nasihat untuk berkas, angka, atau nama pihak tertentu. Peraturan dan tenggat dibaca dari teks resmi dan dari surat yang Anda pegang.

Kewajiban orang tua tidak berhenti karena perceraian

Orang tua wajib memelihara dan mendidik anak, dan kewajiban ini tetap ada setelah perceraian (Pasal 45 UU Perkawinan dan Pasal 26 UU Perlindungan Anak). Biaya hidup anak, termasuk pendidikan dan kesehatan, dibicarakan dan diputuskan sesuai kemampuan kedua orang tua. UU Perkawinan juga menyebut bahwa ayah pada dasarnya bertanggung jawab atas biaya pemeliharaan dan pendidikan anak (Pasal 41).

Apa yang dihitung sebagai kebutuhan?

Cara mencatat yang rapi

Angka nafkah lebih mudah dibahas jika ada catatan. Buat daftar pengeluaran rutin per bulan, dan lampirkan bukti seperti struk, kuitansi sekolah, atau tagihan. Catat juga penghasilan dan kemampuan kedua pihak, supaya penilaian tidak hanya berdasarkan perkiraan.

Contoh: Dina membuat tabel untuk anaknya yang duduk di kelas empat SD. Ada biaya sekolah, makan, transportasi, dan obat asma rutin. Setiap bulan ia menyimpan struk dan mencatat transfer yang diterima. Dengan catatan ini, pembicaraan tentang angka menjadi lebih konkret.

Kesepakatan harus tertulis

Kesepakatan lisan sering sulit dibuktikan. Tuangkan angka, jadwal pembayaran, dan cara penyesuaian di atas kertas. Bila disepakati lewat mediasi atau putusan pengadilan, kesepakatan itu memiliki dasar yang lebih kuat. Jika pembayaran berhenti, bukti tertulis membantu Anda menentukan langkah berikutnya.

Jika nafkah tidak dibayar

Jika kewajiban tidak dijalankan, pihak yang berhak dapat menempuh langkah hukum melalui pengadilan sesuai putusan atau kesepakatan yang ada. Simpan bukti tunggakan dan komunikasi terkait sejak awal.

Perubahan penghasilan

Kemampuan orang tua bisa berubah, misalnya karena kehilangan pekerjaan atau kenaikan gaji. Kesepakatan nafkah yang baik biasanya memuat cara penyesuaian, sehingga tidak perlu kembali ke pengadilan untuk setiap perubahan kecil.

Contoh: Dua pihak sepakat bahwa angka nafkah akan ditinjau setiap tahun, atau ketika penghasilan salah satu pihak berubah lebih dari batas yang disepakati. Dengan klausul ini, perubahan kondisi dapat dibicarakan lebih dulu sebelum menjadi sengketa.

Nafkah anak: yang dicatat sebelum angka dibicarakan
Photo by Andre Taissin on Unsplash

Pendidikan dan kebutuhan jangka panjang

Biaya pendidikan sering naik setiap tahun, dan kebutuhan anak berubah seiring usianya. Pertimbangkan biaya sekolah lanjutan, kursus, atau kebutuhan kesehatan jangka panjang saat membicarakan angka. Catatan yang rapi membantu pembahasan lebih realistis.

Ringkasan singkat

Nafkah anak sebaiknya dibicarakan dengan dasar kebutuhan yang jelas, catatan pengeluaran, dan kesepakatan tertulis. Dengan begitu, angka yang disepakati lebih mudah dijalankan dan lebih mudah diperbaiki bila kondisi berubah.

Angka yang masuk akal

Angka nafkah yang masuk akal biasanya lahir dari perhitungan kebutuhan anak dan kemampuan kedua orang tua, bukan dari perkiraan kasar atau kemarahan. Bila kebutuhan dihitung satu per satu, pembicaraan menjadi lebih mudah, dan pihak lain lebih mudah memeriksa bagian mana yang perlu disesuaikan.

Contoh: Dina dan mantan suaminya meninjau daftar pengeluaran anak per kategori, lalu membahas bagian yang wajar dan yang bisa dikurangi. Dengan cara ini, mereka tidak perlu berdebat soal angka yang belum jelas dasarnya.

Dasar hukum

Dalam kategori yang sama

Yang sudah tayang lebih lengkap

Ada masukan atau pendapat lain? Kirim lewat WhatsApp atau email [email protected].