Hukum Perdata & Litigasi

Contoh Memori Kasasi dan Cara Mengisinya

Diperbarui

Isi artikel
    ALUR SINGKATMenyusun memori kasasi1Daftarkan permohonankasasi tepat waktu2Pilih alasan kasasiyang sah3Uraikan kesalahanhukum putusan4Tulis permohonanpembatalan5Serahkan lewatpengadilan tingkatpertama
    Ilustrasi edukatif, dibuat khusus untuk artikel ini.

    Apa itu memori kasasi

    Kasasi adalah upaya hukum ke Mahkamah Agung terhadap putusan pengadilan tingkat banding. Pihak yang mengajukan disebut pemohon kasasi. Lawannya disebut termohon kasasi. Memori kasasi adalah dokumen alasan yang diajukan pemohon. Termohon dapat menjawab dengan kontra memori kasasi.

    Kasasi berbeda dari banding. Banding memeriksa ulang fakta dan hukum. Kasasi umumnya menilai apakah hukum diterapkan dengan benar, bukan menilai ulang bukti. Karena itu, memori kasasi yang hanya mengulang cerita perkara dan menyatakan "hakim salah menilai bukti" cenderung tidak berhasil. Penjelasan umum ada di kasasi perdata, alasan, syarat, dan tenggat dan banding, kasasi, dan peninjauan kembali.

    Aturan dalam bahasa sehari-hari

    Kasasi diatur dalam undang-undang tentang Mahkamah Agung beserta perubahannya dan peraturan Mahkamah Agung. Periksa teks resmi terbaru. Pegangan praktisnya:

    • Permohonan kasasi harus diajukan dalam tenggang tertentu sejak putusan diberitahukan. Tenggangnya pendek. Jangan mengandalkan perkiraan, periksa teks resmi dan pemberitahuan putusan.
    • Permohonan diajukan melalui pengadilan tingkat pertama yang memutus perkara. Pengadilan memberitahukannya kepada pihak lawan.
    • Memori kasasi disampaikan dalam tenggang yang juga ditetapkan. Memori yang terlambat dapat tidak dipertimbangkan.
    • Alasan kasasi yang diakui pada pokoknya ada tiga: pengadilan tidak berwenang atau melampaui batas kewenangan; salah menerapkan atau melanggar hukum yang berlaku; dan lalai memenuhi syarat yang diwajibkan peraturan yang mengancam kelalaian itu dengan batalnya putusan. Periksa rumusan dalam teks resmi.
    • Penilaian hasil pembuktian yang bersifat fakta pada dasarnya bukan alasan kasasi, kecuali ada pelanggaran hukum yang jelas dalam cara menilai.
    • Mahkamah Agung memeriksa berkas dan dapat menolak, mengabulkan, atau menyatakan permohonan tidak dapat diterima.
    • Biaya kasasi dibayar menurut ketentuan. Besarnya mengikuti pengadilan.
    • Pendaftaran dan penyampaian dokumen banyak memakai sistem elektronik. Format resmi mengikuti ketentuan pengadilan.
    CONTOH SURAT & PERJANJIANMemori kasasiInfoHukum.com
    Ilustrasi oleh InfoHukum.com

    Kerangka memori kasasi yang dapat disesuaikan

    Ganti tanda [....] dengan data Anda.

    • [Kota], [tanggal] [bulan] [tahun]
    • Kepada Yth. Ketua Mahkamah Agung Republik Indonesia melalui Ketua Pengadilan Negeri [....] di [kota]
    • Perihal: Memori Kasasi dalam Perkara Nomor [....]
    • Yang bertanda tangan di bawah ini [Nama Lengkap], Advokat pada [Kantor Hukum ....], berdasarkan Surat Kuasa Khusus tanggal [....], untuk dan atas nama PEMOHON KASASI [Nama Lengkap] (semula Pembanding / Tergugat / Penggugat), melawan TERMOHON KASASI [Nama Lengkap] (semula Terbanding), dengan ini mengajukan memori kasasi terhadap Putusan Pengadilan Tinggi [....] Nomor [....] tanggal [....] yang menguatkan/membatalkan Putusan Pengadilan Negeri [....] Nomor [....].
    • I. PENDAHULUAN: Permohonan kasasi diajukan pada tanggal [....] dan memori ini diajukan dalam tenggang yang ditentukan. Pemohon keberatan atas putusan karena Judex Facti (pengadilan tingkat pertama dan banding) telah [salah menerapkan hukum / melampaui kewenangan / lalai memenuhi syarat ...].
    • II. RINGKASAN PERKARA: [Uraian singkat para pihak, pokok sengketa, putusan tingkat pertama dan banding.]
    • III. ALASAN KASASI: Alasan 1: Judex Facti salah menerapkan hukum karena [uraikan: aturan yang seharusnya diterapkan, apa yang diputus, dan mengapa itu salah]. Alasan 2: Judex Facti melanggar hukum acara karena [uraikan kelalaian dan akibatnya bagi putusan]. Alasan 3: [bila ada] Judex Facti tidak berwenang / melampaui batas karena [....].
    • IV. AKIBAT KESALAHAN: Kesalahan tersebut mengubah hasil putusan karena [hubungan antara kesalahan dan amar].
    • V. PETITUM: Mohon Mahkamah Agung: 1. Mengabulkan permohonan kasasi Pemohon. 2. Membatalkan Putusan Pengadilan Tinggi [....] Nomor [....]. 3. Mengadili sendiri dan [menolak gugatan / mengabulkan gugatan / lainnya]. 4. Menghukum Termohon Kasasi membayar biaya perkara pada semua tingkat peradilan. Atau memutus seadil-adilnya.
    • Hormat kami, Kuasa Hukum Pemohon Kasasi [tanda tangan dan nama].

    Penjelasan tiap bagian

    Alamat dan identitas. Memori ditujukan kepada Mahkamah Agung tetapi disampaikan melalui pengadilan tingkat pertama. Sebut status semula dan status kasasi para pihak.

    Judex Facti. Istilah Latin ini berarti hakim yang memeriksa fakta, yaitu pengadilan negeri dan pengadilan tinggi. Kasasi menilai kesalahan Judex Facti dalam hal hukum. Mahkamah Agung bertindak sebagai Judex Juris, hakim yang memeriksa penerapan hukum.

    Ringkasan perkara. Singkat saja. Mahkamah Agung sudah memiliki berkas.

    Alasan kasasi. Inilah inti. Rumuskan tiap alasan dengan pola: aturan yang seharusnya, apa yang dilakukan hakim, mengapa itu keliru, dan bagaimana kesalahan itu memengaruhi putusan. Jangan menulis "hakim tidak adil" tanpa dasar. Hindari menyebut nomor pasal bila tidak yakin; rujuk teks resmi.

    Akibat kesalahan. Tunjukkan bahwa tanpa kesalahan, putusan akan berbeda. Kesalahan yang tidak memengaruhi hasil jarang menjadi dasar pembatalan.

    Petitum. Mohon agar putusan dibatalkan dan Mahkamah Agung mengadili sendiri, atau mengembalikan perkara bila memungkinkan, sesuai ketentuan.

    Langkah praktis

    1. Catat tenggat sejak putusan banding diberitahukan. Tenggat kasasi pendek.
    2. Daftarkan permohonan kasasi di pengadilan tingkat pertama. Bayar biaya yang ditetapkan.
    3. Pelajari putusan banding dan tingkat pertama. Cari kesalahan hukum, bukan sekadar ketidakpuasan.
    4. Tentukan alasan kasasi yang sah. Pilih yang kuat.
    5. Susun memori kasasi. Gunakan kerangka di atas.
    6. Serahkan dalam tenggang. Simpan tanda terima.
    7. Tunggu kontra memori dan pantau perkara.
    8. Siapkan langkah berikutnya. Setelah putusan kasasi, eksekusi atau peninjauan kembali dalam hal tertentu.

    Lampiran yang disarankan

    • Surat kuasa khusus yang berlaku untuk kasasi.
    • Salinan putusan pengadilan negeri dan pengadilan tinggi.
    • Akta permohonan kasasi.
    • Bukti pembayaran biaya kasasi.
    • Daftar alasan kasasi yang diringkas.

    Kapan perlu advokat

    Kasasi memerlukan keahlian khusus. Pertimbangkan advokat bila:

    • Anda tidak yakin alasan kasasi yang sah;
    • nilai perkara besar;
    • tenggat sangat dekat;
    • perkara menyangkut tanah, badan hukum, atau hukum yang rumit;
    • Anda ingin menilai peluang realistis sebelum mengeluarkan biaya.

    Kesalahan umum

    KesalahanAkibatCara menghindari
    Terlambat mengajukan permohonanKasasi tidak dapat diterimaCatat tenggat sejak pemberitahuan
    Mengulang fakta tanpa alasan hukumDitolak karena bukan wewenang kasasiFokus pada kesalahan penerapan hukum
    Alasan terlalu umumTidak dipertimbangkanJelaskan aturan, kesalahan, dan akibatnya
    Mengajukan bukti baruTidak dipertimbangkanGunakan berkas yang ada
    Menyerang hakim secara pribadiMerugikan pemohonGunakan bahasa hormat
    Tidak melampirkan putusanBerkas tidak lengkapLengkapi lampiran

    Contoh: Pemohon kasasi menilai pengadilan tinggi memutus dengan pertimbangan yang mengabaikan perjanjian yang sah. Memori kasasi menyatakan hakim salah menerapkan hukum karena tidak memberlakukan isi perjanjian yang mengikat. Pemohon menjelaskan kutipan pertimbangan, aturan yang seharusnya diterapkan, dan menunjukkan akibatnya pada amar. Ia tidak mengulang uraian bukti.

    Contoh: Seorang pemohon menulis memori kasasi sepanjang puluhan halaman yang isinya sama dengan kesimpulan di tingkat pertama dan menyatakan hakim "salah menilai saksi". Mahkamah Agung tidak mendapati kesalahan penerapan hukum dan menolak kasasi. Pelajarannya, kasasi adalah soal hukum.

    Peringatan

    Contoh ini hanya kerangka. Format resmi dan tenggat mengikuti ketentuan pengadilan dan hukum acara yang berlaku, dan harus disesuaikan dengan fakta serta hukum yang berlaku. Tenggat kasasi pendek dan tidak dapat ditawar, sehingga jangan menunggu sampai hari terakhir. Tidak ada janji hasil.

    Tips

    Mulailah dari putusan banding. Garis bawahi setiap pertimbangan yang menurut Anda menyimpang dari aturan, lalu tulis satu alasan kasasi untuk tiap pertimbangan itu. Pendekatan ini menjaga memori tetap fokus.

    Kasasi dan eksekusi

    Pengajuan kasasi pada dasarnya menunda berkekuatan hukum tetapnya putusan banding, kecuali putusan yang dapat dijalankan lebih dahulu. Bila kasasi ditolak, putusan banding menjadi berkekuatan hukum tetap dan dapat dieksekusi. Baca contoh permohonan eksekusi. Karena itu pemohon yang kalah di banding perlu menimbang apakah kasasi benar-benar memiliki dasar. Mengajukan kasasi tanpa alasan hukum menambah biaya dan waktu, sementara termohon yang menang dapat menunda menikmati kemenangannya.

    Jawaban termohon kasasi

    Termohon kasasi dapat menyampaikan kontra memori kasasi dalam tenggang yang ditentukan. Isinya mirip kontra memori banding: menjawab alasan satu per satu, menunjukkan bahwa pertimbangan putusan benar, dan menyoroti bahwa keberatan menyangkut penilaian fakta yang bukan wewenang kasasi. Struktur serupa dapat dilihat di contoh kontra memori banding. Bagi termohon, kontra memori memastikan bahwa Mahkamah Agung membaca pembelaan, bukan hanya keberatan pemohon.

    Perubahan aturan yang perlu diketahui

    Aturan kasasi dalam undang-undang tentang Mahkamah Agung telah diubah beberapa kali, dan Mahkamah Agung juga menerbitkan pedoman serta peraturan tentang administrasi perkara dan pendaftaran elektronik. Karena itu, periksa teks resmi terbaru sebelum menghitung tenggat atau memilih alasan. KUHAP baru (UU No. 20 Tahun 2025) berlaku sejak 2 Januari 2026 untuk perkara pidana, sedangkan kasasi perdata mengikuti hukum acara perdata. Jangan menerapkan aturan kasasi pidana pada perkara perdata.

    Contoh merumuskan satu alasan kasasi

    Satu alasan kasasi yang baik terdiri dari empat bagian. Bagian pertama, kutipan pertimbangan putusan yang dipersoalkan, misalnya: "Pengadilan Tinggi pada halaman [....] mempertimbangkan bahwa perjanjian tertanggal [....] tidak mengikat karena tidak ditandatangani semua pihak." Bagian kedua, aturan yang seharusnya diterapkan, dengan merujuk teks resmi: "Menurut ketentuan umum perjanjian dalam hukum perdata, perjanjian mengikat para pihak yang menandatanganinya dan menyatakan sepakat, dan pihak yang menandatangani tidak dapat melepaskan diri hanya karena pihak lain tidak ikut menandatangani." Bagian ketiga, penjelasan mengapa pertimbangan itu keliru: "Putusan mengabaikan fakta bahwa Termohon Kasasi telah menerima manfaat perjanjian." Bagian keempat, akibat: "Kesalahan tersebut mengakibatkan gugatan ditolak, yang seharusnya dikabulkan." Dengan pola ini, setiap alasan dapat dinilai berdiri sendiri.

    Hal yang bukan alasan kasasi

    Banyak memori kasasi gagal karena memuat hal yang bukan alasan kasasi. Contohnya: ketidakpuasan atas hasil, penilaian bahwa saksi lawan berbohong, keberatan bahwa hakim tidak menilai bukti sesuai harapan, permintaan agar bukti diperiksa ulang, atau dalil baru yang belum pernah diajukan. Mahkamah Agung pada dasarnya tidak memeriksa ulang fakta. Ada pengecualian tipis, yaitu bila penilaian fakta itu sendiri melanggar hukum, misalnya putusan tidak cukup pertimbangan atau bertentangan dengan alat bukti yang tidak dibantah. Namun alasan seperti ini harus dirumuskan dengan hati-hati dan didukung rujukan konkret. Dengan memahami batas ini, pemohon dapat menilai secara jujur apakah kasasi layak ditempuh.

    Peninjauan kembali dan upaya hukum luar biasa

    Setelah putusan kasasi, upaya hukum biasa berakhir. Yang tersisa adalah upaya hukum luar biasa seperti peninjauan kembali, yang hanya dapat diajukan dengan alasan terbatas, misalnya ditemukan bukti baru yang menentukan atau terdapat kekhilafan hakim yang nyata. Peninjauan kembali tidak boleh dipakai sebagai pengulangan kasasi. Baca banding, kasasi dan peninjauan kembali untuk gambaran jenjangnya. Pertimbangan biaya, waktu, dan peluang perlu dihitung sebelum menempuhnya. Perdamaian masih terbuka bahkan setelah putusan, sebagaimana dijelaskan dalam berdamai setelah putusan atau saat banding.

    Daftar periksa sebelum memori kasasi diserahkan

    Periksa hal-hal berikut. Apakah permohonan kasasi diajukan dalam tenggang dan akta permohonannya ada? Apakah memori diserahkan sebelum batas waktu memori? Apakah setiap alasan menyebut aturan, kesalahan, dan akibat? Apakah memori tidak mengulang penilaian bukti semata? Apakah petitum jelas? Apakah surat kuasa mencakup kasasi? Apakah salinan putusan tingkat pertama dan banding tersedia? Apakah ada bukti pembayaran biaya? Apakah nada surat tetap hormat kepada majelis dan lawan? Satu per satu, pertanyaan ini mengurangi risiko permohonan tidak dapat diterima karena alasan teknis yang sebenarnya dapat dihindari.

    Pertanyaan yang sering diajukan

    Apakah kasasi memeriksa ulang bukti? Pada dasarnya tidak. Kasasi menilai penerapan hukum, bukan menilai ulang fakta.

    Berapa lama proses kasasi? Tidak ada kepastian. Periksa informasi perkara pada Mahkamah Agung.

    Apakah memori kasasi wajib? Dalam praktik, memori diperlukan agar alasan kasasi diketahui. Tanpa memori, permohonan dapat bermasalah. Periksa teks resmi.

    Ringkasan

    • Memori kasasi berisi alasan hukum mengapa putusan banding harus dibatalkan.
    • Fokus pada kesalahan penerapan hukum, bukan penilaian ulang fakta.
    • Tenggat pendek; periksa teks resmi dan pemberitahuan putusan.
    • Rumuskan alasan: aturan, kesalahan, akibat.
    • Format resmi mengikuti ketentuan pengadilan dan hukum acara yang berlaku.
    • Sesuaikan contoh dengan keadaan Anda dan pertimbangkan advokat.
    📌 Catatan

    Artikel ini informasi umum untuk edukasi, bukan nasihat hukum untuk perkara tertentu. Setiap kasus punya fakta dan dokumen yang berbeda, sehingga sebaiknya dikonsultasikan dengan advokat.

    📚 Sumber Rujukan

    Informasi per Oktober 2026. Peraturan dapat berubah; cek teks resmi di peraturan.go.id atau situs instansi terkait.

    Dasar hukum

    • UU tentang Mahkamah Agung beserta perubahannya (periksa teks resmi terbaru)
    • Kitab Undang-Undang Hukum Perdata (Burgerlijk Wetboek)

    Baca juga

    WhatsApp