Hukum Perdata & Litigasi

Contoh Permohonan Sita Jaminan dan Cara Mengisinya

Diperbarui

Isi artikel
    ALUR SINGKATMengajukan sita jaminan1Kenali harta tergugat2Kumpulkan alasankekhawatiran3Susun permohonan dalamgugatan4Menunggu penetapanhakim5Sita dilaksanakan dandicatat
    Ilustrasi edukatif, dibuat khusus untuk artikel ini.

    Apa itu sita jaminan

    Sita jaminan berasal dari istilah Belanda conservatoir beslag. Artinya penyitaan harta milik tergugat atas permintaan penggugat sebelum ada putusan akhir, untuk menjamin bahwa bila gugatan dikabulkan, putusan dapat dilaksanakan. Harta yang disita tidak dirampas. Ia hanya dibekukan, sehingga tidak boleh dijual, dihibahkan, atau dijaminkan selama perkara berjalan.

    Sita jaminan berbeda dari sita eksekusi. Sita jaminan dilakukan sebelum putusan, sedangkan sita eksekusi dilakukan sesudah putusan berkekuatan hukum tetap sebagai bagian dari pelaksanaan putusan. Baca sita jaminan conservatoir beslag dan contoh permohonan eksekusi. Untuk tanah yang disita, lihat pemblokiran sertifikat dan sita tanah.

    Aturan dalam bahasa sehari-hari

    Sita jaminan dikenal dalam hukum acara perdata (HIR dan RBg). Pegangan praktisnya:

    • Sita jaminan diajukan oleh penggugat, biasanya bersamaan dengan gugatan atau selama perkara berjalan, dan diputuskan hakim.
    • Penggugat harus menunjukkan alasan yang cukup bahwa ada kekhawatiran tergugat akan menggelapkan atau mengalihkan hartanya. Dugaan tanpa dasar tidak cukup.
    • Objek sita harus jelas, dan sebaiknya milik tergugat. Sita atas harta pihak lain bisa dilawan.
    • Hakim menilai apakah gugatan cukup beralasan dan apakah sita proporsional terhadap tuntutan. Hakim dapat menolak, mengabulkan, atau mengabulkan sebagian.
    • Sita jaminan atas barang tidak bergerak, seperti tanah dan bangunan, dicatat di kantor pertanahan. Atas barang bergerak, dilakukan penyitaan oleh juru sita dengan berita acara.
    • Sita jaminan dapat diangkat bila gugatan ditolak, perkara berakhir damai, atau ada jaminan pengganti yang disetujui.
    • Penggugat yang meminta sita secara tidak berdasar dapat digugat balik karena kerugian tergugat. Karena itu ajukan dengan dasar yang kuat.
    • Format resmi permohonan mengikuti ketentuan pengadilan.
    CONTOH SURAT & PERJANJIANPermohonan sitajaminanInfoHukum.com
    Ilustrasi oleh InfoHukum.com

    Kerangka permohonan yang dapat disesuaikan

    Permohonan sita jaminan biasanya dimasukkan sebagai bagian dari gugatan, atau diajukan sebagai surat terpisah kepada majelis hakim. Ganti tanda [....] dengan data Anda.

    • [Kota], [tanggal] [bulan] [tahun]
    • Kepada Yth. Majelis Hakim Pengadilan Negeri [....] di [kota] yang memeriksa perkara Nomor [....]
    • Perihal: Permohonan Sita Jaminan (Conservatoir Beslag)
    • Yang bertanda tangan di bawah ini [Nama Lengkap], Advokat pada [Kantor Hukum ....], berdasarkan Surat Kuasa Khusus tanggal [....], untuk dan atas nama PENGGUGAT [Nama Lengkap], dalam perkara melawan TERGUGAT [Nama Lengkap], dengan ini mengajukan permohonan sita jaminan.
    • 1. Bahwa Penggugat telah mengajukan gugatan [wanprestasi/perbuatan melawan hukum] terhadap Tergugat dengan tuntutan pembayaran sebesar Rp [....].
    • 2. Bahwa terdapat kekhawatiran yang beralasan Tergugat akan mengalihkan atau menggelapkan hartanya selama perkara berjalan, berdasarkan fakta: a. [Tergugat mulai menawarkan penjualan aset ... pada tanggal ...] (Bukti P-10). b. [Tergugat pindah alamat / tidak diketahui keberadaannya ...]. c. [fakta lain yang dapat dibuktikan].
    • 3. Bahwa Tergugat diketahui memiliki harta berupa: a. [Tanah dan bangunan di ..., Sertifikat Nomor ..., atas nama ...] (Bukti P-11). b. [Kendaraan/barang bergerak, ciri dan nomor ...].
    • 4. Bahwa nilai harta tersebut sebanding dengan tuntutan Penggugat, dan sita tidak dimohonkan untuk menekan Tergugat.
    • 5. Bahwa untuk itu mohon Majelis Hakim memerintahkan juru sita untuk meletakkan sita jaminan atas harta tersebut dan memerintahkan pencatatan sita pada [kantor pertanahan / instansi terkait].
    • 6. Bahwa Penggugat bersedia memenuhi persyaratan yang ditetapkan pengadilan, termasuk membayar biaya penyitaan.
    • Demikian permohonan ini diajukan. Atas kebijaksanaan Majelis Hakim, diucapkan terima kasih.
    • Hormat kami, Kuasa Hukum Penggugat [tanda tangan dan nama].

    Penjelasan tiap bagian

    Gugatan pokok. Ingatkan jenis gugatan dan nilai tuntutan. Sita jaminan melekat pada gugatan pokok. Sita harus sebanding dengan tuntutan.

    Alasan kekhawatiran. Ini bagian paling menentukan. Sebutkan fakta konkret: tindakan tergugat menjual aset secara tergesa, menyembunyikan harta, atau berencana meninggalkan wilayah. Sertakan bukti, misalnya iklan penjualan atau percakapan. Alasan seperti "tergugat tidak baik" tidak cukup.

    Objek sita. Sebut dengan rinci: lokasi, nomor sertifikat, ukuran, nomor rangka kendaraan. Objek yang tidak jelas menyulitkan juru sita dan memicu sengketa. Pastikan objek memang milik tergugat dengan memeriksa bukti kepemilikan.

    Proporsionalitas. Nyatakan bahwa sita sepadan dengan tuntutan. Meminta sita atas semua harta untuk tuntutan kecil dapat ditolak.

    Pencatatan. Untuk tanah, sita perlu dicatat. Tanpa pencatatan, pihak ketiga yang beritikad baik dapat dilindungi bila tanah dibeli.

    Biaya dan kesediaan. Penggugat menyatakan kesediaan membayar biaya penyitaan.

    Langkah praktis

    1. Telusuri harta tergugat. Lakukan dengan cara yang sah, misalnya dari dokumen publik atau pengetahuan sendiri.
    2. Kumpulkan bukti kekhawatiran. Foto iklan, percakapan, atau saksi.
    3. Tentukan objek yang proporsional. Pilih harta yang jelas dan sepadan.
    4. Susun permohonan. Gunakan kerangka di atas, bersama gugatan atau sebagai surat terpisah.
    5. Ajukan kepada majelis hakim. Ikuti cara pengajuan pengadilan.
    6. Pantau penetapan. Hakim dapat meminta bukti tambahan.
    7. Hadiri pelaksanaan sita. Juru sita membuat berita acara.
    8. Pantau pencatatan dan pengangkatan. Catat tanggal, dan ajukan pengangkatan bila perkara selesai damai.

    Lampiran yang disarankan

    • Surat kuasa khusus.
    • Bukti kepemilikan harta tergugat, seperti salinan sertifikat atau STNK.
    • Bukti adanya upaya pengalihan atau penyembunyian harta.
    • Perhitungan nilai tuntutan.
    • Bukti pembayaran biaya penyitaan.

    Kapan perlu advokat

    Sita jaminan berisiko tinggi karena dapat berbalik menjadi perkara bagi penggugat. Pertimbangkan advokat bila:

    • objek sita adalah tanah, bangunan, atau usaha yang sedang berjalan;
    • ada pihak ketiga yang mungkin mengklaim objek;
    • nilai tuntutan besar;
    • tergugat badan usaha;
    • Anda ingin memastikan syarat dan bukti kekhawatiran cukup.

    Kesalahan umum

    KesalahanAkibatCara menghindari
    Alasan kekhawatiran hanya dugaanPermohonan ditolakTunjukkan fakta dan bukti
    Objek tidak jelasPelaksanaan sulitSebut lokasi, nomor, ciri
    Menyita harta pihak lainPerlawanan, kerugianPastikan kepemilikan
    Sita berlebihan dibanding tuntutanDitolak atau dikurangiProporsional
    Tidak mencatat sita pada tanahPihak ketiga dilindungiMinta pencatatan
    Lupa mengangkat sita setelah damaiTergugat dirugikanAjukan pengangkatan tertulis

    Contoh: Penggugat menggugat pembayaran Rp [....]. Ia menemukan bahwa tergugat mengiklankan penjualan tanah satu-satunya yang diketahui dengan harga di bawah pasar. Penggugat melampirkan tangkapan layar iklan, sertifikat, dan perhitungan tuntutan, lalu memohon sita jaminan atas tanah itu. Hakim menilai kekhawatiran beralasan dan mengabulkan sebagian, hanya atas tanah tersebut.

    Contoh: Seorang penggugat memohon sita atas seluruh rekening dan kendaraan tergugat untuk tuntutan yang kecil, tanpa alasan kekhawatiran apa pun. Hakim menolak permohonan itu karena tidak proporsional dan tidak berdasar.

    Peringatan

    Contoh ini hanya kerangka. Format resmi mengikuti ketentuan pengadilan dan hukum acara yang berlaku, dan harus disesuaikan dengan fakta serta hukum yang berlaku. Sita yang dimohonkan tanpa dasar dapat menimbulkan gugatan balik, jadi jangan mengajukan sita hanya untuk menekan lawan.

    Tips

    Kumpulkan bukti kekhawatiran sedini mungkin dan beri tanggal. Bukti seperti tangkapan layar iklan penjualan lebih meyakinkan daripada pernyataan bahwa lawan "mungkin menjual".

    Sita jaminan dan hubungan dengan putusan

    Sita jaminan yang sah dan kemudian gugatan dikabulkan dapat dinyatakan sah dan berharga dalam putusan, sehingga langsung dapat menjadi sita eksekusi tanpa perlu menyita ulang. Bila gugatan ditolak atau tidak dapat diterima, sita diangkat. Karena itu, harta yang disita tetap milik tergugat, dan tergugat dapat memakainya sebatas tidak dialihkan, sesuai penetapan pengadilan. Rincian pelaksanaan dibahas di artikel eksekusi putusan perdata. Penggugat perlu memahami bahwa sita adalah alat, bukan jaminan menang.

    Alternatif selain sita jaminan

    Jika sita tidak memungkinkan, ada upaya lain. Pemberitahuan tertulis kepada instansi terkait tentang adanya sengketa dapat dilakukan dengan hati-hati. Pemblokiran sertifikat di kantor pertanahan memiliki aturan dan syarat sendiri. Pemohon juga dapat mengajukan permohonan jaminan lain yang disetujui lawan, atau menawarkan perdamaian dengan jadwal bayar yang dijamin. Lihat contoh perjanjian cicilan pembayaran. Pilihlah langkah yang paling proporsional.

    Perubahan aturan yang perlu diketahui

    Dasar sita jaminan dalam HIR dan RBg relatif stabil. Praktik pencatatan sita pada tanah dan pendaftaran perkara dapat berubah karena sistem elektronik. KUHAP baru (UU No. 20 Tahun 2025) berlaku sejak 2 Januari 2026 untuk perkara pidana dan memuat ketentuan penyitaan pidana, yang berbeda dari sita jaminan perdata. Jangan mencampurkan keduanya. Periksa panduan terbaru Mahkamah Agung.

    Jenis sita yang berbeda dan kapan dipakai

    Dalam hukum acara perdata dikenal beberapa jenis sita. Sita jaminan atas harta tergugat, conservatoir beslag, bertujuan mengamankan pembayaran uang. Sita revindikasi, revindicatoir beslag, diajukan oleh pemilik barang bergerak yang berada di tangan orang lain untuk menuntut barangnya kembali. Sita marital diajukan dalam perkara keluarga untuk mengamankan harta bersama. Sita eksekusi dilakukan setelah putusan berkekuatan hukum tetap. Masing-masing memiliki syarat sendiri. Pemohon perlu memilih jenis yang sesuai dengan tuntutan. Meminta sita jaminan padahal yang dituntut adalah pengembalian barang tertentu dapat menyebabkan permohonan tidak tepat. Untuk perkara keluarga, konsultasikan dengan advokat karena aturan dan pengadilannya dapat berbeda.

    Syarat bukti dan hal yang dipertimbangkan hakim

    Hakim yang menerima permohonan sita biasanya menimbang beberapa hal. Pertama, apakah gugatan pokok memiliki dasar yang cukup. Permohonan sita tidak menutup kebutuhan membuktikan perkara pokok. Kedua, apakah ada kekhawatiran nyata yang didukung fakta, bukan sekadar prasangka. Ketiga, apakah objek sita jelas dan milik tergugat. Keempat, apakah sita sepadan dengan nilai tuntutan. Kelima, apakah sita dapat merugikan pihak ketiga yang beritikad baik. Penggugat dapat memperkuat permohonan dengan menunjukkan bukti percobaan pengalihan harta, seperti iklan penjualan mendadak, atau perubahan kepemilikan yang terjadi setelah somasi. Bukti seperti ini lebih meyakinkan daripada pernyataan umum.

    Hakim juga dapat meminta jaminan dari penggugat, atau mempertimbangkan pengganti berupa jaminan lain yang diajukan tergugat. Bila tergugat menawarkan jaminan yang cukup, misalnya jaminan bank atau penyerahan sertifikat, sita dapat dipertimbangkan untuk tidak dilakukan atau diangkat.

    Pelaksanaan dan pencatatan sita

    Setelah hakim mengabulkan, pelaksanaan dilakukan juru sita dengan dua orang saksi. Juru sita mendatangi lokasi, membaca penetapan, memeriksa objek, dan membuat berita acara sita. Untuk tanah yang bersertifikat, salinan berita acara disampaikan ke kantor pertanahan untuk dicatat, sehingga siapa pun yang memeriksa sertifikat mengetahui adanya sita. Objek tetap berada pada tergugat atau pihak yang menguasainya, tetapi dilarang dialihkan. Pelanggaran terhadap larangan ini dapat menimbulkan akibat hukum, termasuk pidana dalam hal tertentu menurut ketentuan yang berlaku. Periksa teks resmi KUHP baru (UU No. 1 Tahun 2023), yang berlaku sejak 2 Januari 2026, tanpa mengandalkan nomor pasal lama. Penggugat yang menemukan indikasi pelanggaran sebaiknya melaporkannya kepada majelis hakim dan mengonsultasikan langkah lanjutan.

    Contoh fakta yang memperkuat dan melemahkan kekhawatiran

    Fakta yang memperkuat permohonan antara lain: tergugat menawarkan aset di berbagai platform dengan harga jauh di bawah pasar; tergugat memindahkan nama kepemilikan kepada keluarga setelah menerima somasi; tergugat menutup usaha dan menghilang dari alamat; atau tergugat telah beberapa kali ingkar janji dan mengancam tidak akan membayar. Fakta yang melemahkan antara lain: tergugat memiliki usaha yang berjalan stabil dan aset yang jelas, tergugat aktif menghadiri sidang dan menunjukkan itikad menyelesaikan, atau nilai tuntutan kecil dibanding aset. Hakim akan menimbang keseluruhan gambaran. Karena itu, sajikan fakta yang akurat dan lengkap, termasuk yang tidak menguntungkan bila relevan. Kejujuran memperkuat kredibilitas permohonan.

    Pertanyaan yang sering diajukan

    Apakah sita jaminan berarti harta diambil? Tidak. Harta tetap milik tergugat tetapi tidak boleh dialihkan.

    Kapan sebaiknya diajukan? Sedini mungkin bila ada kekhawatiran nyata, biasanya bersama gugatan.

    Bagaimana jika sita dikabulkan tetapi gugatan ditolak? Sita diangkat. Tergugat dapat mempertimbangkan upaya hukum atas kerugian bila sita tidak berdasar.

    Ringkasan

    • Sita jaminan membekukan harta tergugat selama perkara agar putusan dapat dilaksanakan.
    • Ajukan dengan alasan kekhawatiran yang nyata dan objek yang jelas.
    • Sita harus sepadan dengan tuntutan dan dicatat bila objeknya tanah.
    • Sita dapat diangkat bila gugatan ditolak atau perkara berakhir damai.
    • Format resmi mengikuti ketentuan pengadilan dan hukum acara yang berlaku.
    • Sesuaikan contoh dengan keadaan Anda.
    📌 Catatan

    Artikel ini informasi umum untuk edukasi, bukan nasihat hukum untuk perkara tertentu. Setiap kasus punya fakta dan dokumen yang berbeda, sehingga sebaiknya dikonsultasikan dengan advokat.

    📚 Sumber Rujukan

    Informasi per Oktober 2026. Peraturan dapat berubah; cek teks resmi di peraturan.go.id atau situs instansi terkait.

    🧰 Alat bantu terkait

    Dasar hukum

    • Het Herziene Indonesisch Reglement (HIR) dan Rechtsreglement voor de Buitengewesten (RBg), ketentuan sita jaminan
    • Kitab Undang-Undang Hukum Perdata (Burgerlijk Wetboek)

    Baca juga

    WhatsApp