Ketenagakerjaan 📅 11 Oktober 2026 ⏱ 7 menit baca ✏️ Tim Redaksi InfoHukum

Upah Lembur: Cara Menghitung Menurut PP 35/2021 dan Contoh Hitungannya

Banyak pekerja bekerja melebihi jam kerja tetapi tidak tahu cara menghitung hak lemburnya. Artikel ini menjelaskan syarat lembur, batas jam, rumus upah sejam, kelipatan upah lembur pada hari kerja dan hari libur, dan contoh perhitungan agar Anda bisa mengecek slip gaji sendiri.

ALUR SINGKATCara menghitung upah lembur1Pastikan ada perintahdan persetujuan lembur2Hitung upah sebulandan upah sejam (1/173)3Tentukan hari kerjaatau hari libur4Kalikan jam lemburdengan kelipatan5Cocokkan dengan slipgaji
Ilustrasi edukatif, dibuat khusus untuk artikel ini.

Apa itu lembur

Lembur adalah waktu kerja yang melebihi waktu kerja normal, atau kerja yang dilakukan pada hari istirahat mingguan atau hari libur resmi. Aturannya terdapat dalam UU No. 13 Tahun 2003 tentang Ketenagakerjaan sebagaimana diubah melalui UU No. 6 Tahun 2023 tentang Cipta Kerja, dan Peraturan Pemerintah (PP) No. 35 Tahun 2021 tentang Perjanjian Kerja Waktu Tertentu (PKWT), Alih Daya, Waktu Kerja dan Waktu Istirahat, dan Pemutusan Hubungan Kerja (PHK).

Waktu kerja normal pada dasarnya 7 jam sehari dan 40 jam seminggu untuk 6 hari kerja dalam seminggu, atau 8 jam sehari dan 40 jam seminggu untuk 5 hari kerja. Pekerjaan di atas batas itu dihitung lembur. Perusahaan wajib membayar upah lembur kepada pekerja yang melakukan kerja lembur, kecuali pekerja tertentu yang dikecualikan.

Syarat sah lembur

Lembur tidak boleh dipaksakan begitu saja. Syaratnya:

  1. Ada perintah dari pengusaha, dan persetujuan dari pekerja yang bersangkutan. Persetujuan dapat dibuat tertulis, termasuk secara elektronik, misalnya melalui aplikasi atau pesan resmi.
  2. Waktu lembur paling lama 4 jam dalam satu hari dan 18 jam dalam satu minggu. Batas ini tidak termasuk kerja pada hari istirahat mingguan atau hari libur resmi.
  3. Pengusaha wajib membayar upah lembur, memberi kesempatan istirahat secukupnya. Untuk lembur 4 jam atau lebih, pengusaha wajib menyediakan makanan dan minuman bergizi paling sedikit 1.400 kilokalori, yang tidak boleh diganti dengan uang.

Bila lembur dilakukan tanpa perintah, misalnya pekerja tinggal lebih lama atas inisiatif sendiri, dasar tuntutannya lemah. Karena itu, simpan bukti perintah lembur (pesan, surel, atau formulir).

Jam dinding analog bulat berwarna putih
Foto oleh Yura Timoshenko di Unsplash

Siapa yang tidak berhak lembur

PP 35/2021 mengecualikan golongan jabatan tertentu dari kewajiban membayar upah lembur, yaitu pemikir, perencana, pelaksana, dan/atau pengendali jalannya perusahaan yang waktu kerjanya tidak dapat dibatasi dan yang menerima upah lebih tinggi. Golongan jabatan ini harus diatur dalam perjanjian kerja, peraturan perusahaan, atau perjanjian kerja bersama. Jika tidak diatur di sana, pengusaha tetap wajib membayar upah lembur. Cakupan pengecualian ini sempit. Sebutan jabatan "manajer" di kartu nama tidak otomatis menghapus hak lembur. Yang menentukan adalah isi pekerjaan dan kewenangan sebenarnya.

Dasar hitungan: upah sejam

Upah lembur dihitung dari upah sejam. Rumus umum dalam PP 35/2021 adalah:

Upah sejam = 1/173 × upah sebulan.

Upah sebulan yang menjadi dasar hitungan bergantung pada komponen upah Anda. Jika upah terdiri dari upah pokok dan tunjangan tetap, dasarnya adalah jumlah keduanya (100 persen). Jika ada juga tunjangan tidak tetap, dan jumlah upah pokok ditambah tunjangan tetap kurang dari 75 persen dari seluruh upah, maka dasarnya adalah 75 persen dari seluruh upah. Bila upah sebulan Anda lebih rendah dari upah minimum, yang dipakai sebagai dasar adalah upah minimum. Karena itu, tanyakan rincian komponen upah Anda pada slip gaji.

Kelipatan upah lembur

Kelipatan berbeda untuk hari kerja dan hari libur:

KeadaanJam lemburKelipatan upah sejam
Hari kerja biasaJam pertama1,5 kali
Hari kerja biasaJam kedua dan seterusnya2 kali
Hari istirahat mingguan / libur resmi, 6 hari kerja per minggu (40 jam)7 jam pertama2 kali
Hari istirahat mingguan / libur resmi, 6 hari kerja per mingguJam kedelapan3 kali
Hari istirahat mingguan / libur resmi, 6 hari kerja per mingguJam kesembilan sampai kesebelas4 kali
Hari istirahat mingguan / libur resmi, 5 hari kerja per minggu (40 jam)8 jam pertama2 kali
Hari istirahat mingguan / libur resmi, 5 hari kerja per mingguJam kesembilan3 kali
Hari istirahat mingguan / libur resmi, 5 hari kerja per mingguJam kesepuluh sampai kedua belas4 kali

Ada pengaturan khusus apabila hari libur resmi jatuh pada hari kerja terpendek (misalnya hari yang waktu kerjanya lebih pendek). Perhitungannya berbeda, sehingga periksa teks peraturan atau tanyakan ke dinas ketenagakerjaan. Tabel di atas adalah gambaran umum, bukan pengganti peraturan.

Contoh perhitungan

Contoh: Saudara C bekerja 6 hari seminggu dengan upah sebulan (upah pokok ditambah tunjangan tetap) sebesar Rp6.920.000. Upah sejam = 6.920.000 : 173 = Rp40.000.

Lembur 3 jam pada hari kerja biasa. - Jam pertama: 1,5 × 40.000 = Rp60.000. - Jam kedua dan ketiga: 2 × 2 × 40.000 = Rp160.000. - Total: Rp220.000.

Lembur 8 jam pada hari istirahat mingguan (6 hari kerja). - 7 jam pertama: 7 × 2 × 40.000 = Rp560.000. - Jam kedelapan: 3 × 40.000 = Rp120.000. - Total: Rp680.000.

Contoh: Saudara D bekerja 5 hari seminggu dengan upah sebulan Rp8.650.000, sehingga upah sejam = 8.650.000 : 173 = Rp50.000. Ia lembur 10 jam pada hari libur resmi. Perhitungan: 8 jam pertama = 8 × 2 × 50.000 = Rp800.000; jam kesembilan = 3 × 50.000 = Rp150.000; jam kesepuluh = 4 × 50.000 = Rp200.000. Total Rp1.150.000. Perhatikan bahwa lembur 10 jam pada satu hari libur dalam contoh ini hanya ilustrasi hitungan, bukan berarti lembur sepanjang itu selalu diperbolehkan oleh batas keselamatan kerja.

Langkah praktis memeriksa lembur Anda

  1. Ambil slip gaji dan lihat komponen upah: pokok, tunjangan tetap, tunjangan tidak tetap.
  2. Hitung upah sebulan sebagai dasar sesuai aturan, lalu bagi 173.
  3. Catat tanggal dan jam lembur (jam mulai, jam selesai) beserta jenis hari: hari kerja atau libur.
  4. Hitung jam lembur menurut tabel kelipatan.
  5. Bandingkan dengan jumlah yang dibayar. Jika selisih, minta penjelasan tertulis kepada bagian sumber daya manusia (SDM).
  6. Simpan bukti: surat perintah lembur, absensi, tangkapan layar, dan slip gaji.

Bila lembur tidak dibayar atau dibayar kurang

Pekerja dapat mengambil langkah bertahap:

  1. Sampaikan keberatan secara tertulis kepada atasan atau bagian SDM dengan menyertakan hitungan.
  2. Ajukan perundingan bipartit, yaitu perundingan langsung antara pekerja dan pengusaha.
  3. Bila tidak selesai, mengadu ke dinas ketenagakerjaan untuk mediasi atau pemeriksaan oleh pengawas ketenagakerjaan.
  4. Sebagai upaya akhir, mengajukan gugatan perselisihan hak ke pengadilan hubungan industrial.

Artikel kami tentang jalur disnaker dan gugatan pengadilan hubungan industrial (PHI) menjelaskan tahap ini. Pembuktian lembur bergantung pada catatan. Absensi, log sistem, dan surat perintah lembur menjadi bukti penting.

Kesalahan yang sering terjadi

  • Mengira "gaji sudah termasuk lembur" tanpa perjanjian yang sah. Upah lembur tidak dapat diganti tunjangan tetap yang tidak jelas peruntukannya.
  • Menghitung upah sejam dengan membagi gaji pokok saja, padahal dasarnya adalah upah sebulan sesuai aturan.
  • Membagi 30 hari atau 25 hari, bukan 173 jam, sehingga hasilnya keliru.
  • Menyamaratakan semua jam lembur dengan satu kelipatan.
  • Tidak mencatat jam lembur, sehingga sulit membuktikan.
  • Perusahaan meminta pekerja menandatangani pernyataan "tidak mengajukan lembur" tanpa penjelasan.
  • Mengira jabatan supervisor otomatis dikecualikan dari lembur.
Peringatan

Jangan menandatangani pernyataan yang melepaskan hak lembur tanpa membaca dan memahami isinya. Hak atas upah, termasuk upah lembur yang sudah timbul, adalah hak pekerja yang dilindungi hukum, dan perjanjian yang menghilangkan hak yang ditetapkan undang-undang bermasalah.

Tips

Buat catatan lembur pribadi di ponsel atau buku kecil setiap hari: tanggal, jam mulai, jam selesai, siapa yang memerintahkan. Catatan sederhana ini sering menentukan ketika terjadi perbedaan hitungan dengan perusahaan. Gunakan juga kalkulator sederhana dengan rumus 1/173 untuk memeriksa slip gaji tiap bulan.

Pertanyaan yang sering diajukan

Apakah lembur harus tertulis? Persetujuan pekerja dapat dibuat tertulis atau secara elektronik. Bukti tertulis memudahkan pembuktian.

Apakah sistem borongan atau harian juga berhak lembur? Pekerja yang berstatus pekerja tetap maupun kontrak berhak sepanjang tidak termasuk kelompok yang dikecualikan. Dasar hitungan bagi pekerja harian atau borongan memiliki aturan penyesuaian. Cara menghitung upah sebulan bagi mereka dijelaskan pada bagian lembur untuk pekerja harian di bawah. Periksa juga perjanjian kerja.

Apakah lembur saat bekerja dari rumah dihitung? Selama ada perintah dan persetujuan, serta waktu dapat dibuktikan, lembur tetap dapat dihitung. Namun, pembuktiannya lebih sulit, sehingga catatan yang rapi penting.

Apakah pengusaha boleh mengganti uang lembur dengan cuti? Pergantian bentuk perlu kesepakatan yang jelas. Jangan menerima pengganti sepihak tanpa memahami perhitungannya.

Lembur dan hak istirahat

Lembur tidak boleh menghilangkan hak istirahat. Pekerja berhak atas istirahat antara jam kerja, istirahat mingguan, dan cuti tahunan. Pengusaha yang memerintahkan lembur terus-menerus tanpa istirahat yang memadai dapat melanggar ketentuan keselamatan dan kesehatan kerja. Bila kondisi tubuh tidak memungkinkan, sampaikan keberatan secara tertulis. Persetujuan pekerja merupakan syarat lembur, sehingga penolakan yang wajar, misalnya karena sakit, tidak boleh dijadikan alasan sanksi yang berlebihan.

Lembur pada pekerja dengan upah per jam atau per hari

Tidak semua pekerja digaji bulanan. Untuk pekerja yang dibayar harian, upah sebulan dihitung dari upah sehari dikali 25 (bila bekerja 6 hari seminggu) atau dikali 21 (bila bekerja 5 hari seminggu). Untuk pekerja yang dibayar per satuan hasil, upah sebulan dihitung dari rata-rata penghasilan 12 bulan terakhir. Bila Anda berada dalam sistem ini, mintalah penjelasan tertulis tentang dasar hitungan. Jangan menerima jawaban "sudah dihitung sistem" tanpa rincian.

Ringkasan

Upah lembur dihitung dari upah sejam (1/173 upah sebulan) dikalikan kelipatan: 1,5 untuk jam pertama dan 2 untuk jam berikutnya pada hari kerja, serta kelipatan lebih besar pada hari istirahat mingguan dan libur resmi. Lembur memerlukan perintah pengusaha dan persetujuan pekerja, dengan batas 4 jam sehari dan 18 jam seminggu. Catat jam lembur dan simpan bukti. Bila tidak dibayar, tempuh bipartit, disnaker, lalu pengadilan hubungan industrial.

📌 Catatan

Artikel ini informasi umum untuk edukasi, bukan nasihat hukum untuk perkara tertentu. Setiap kasus punya fakta dan dokumen yang berbeda, sehingga sebaiknya dikonsultasikan dengan advokat.

📚 Sumber Rujukan

Informasi per Oktober 2026. Peraturan dapat berubah; cek teks resmi di peraturan.go.id atau situs instansi terkait.

Dasar hukum

  • UU No. 13 Tahun 2003 tentang Ketenagakerjaan, ketentuan waktu kerja dan upah kerja lembur.
  • UU No. 6 Tahun 2023 tentang Penetapan Perppu No. 2 Tahun 2022 tentang Cipta Kerja menjadi Undang-Undang.
  • PP No. 35 Tahun 2021 tentang PKWT, Alih Daya, Waktu Kerja dan Waktu Istirahat, dan PHK (ketentuan waktu kerja lembur dan upah kerja lembur).

Baca juga

Ada masukan atau pendapat lain? Kirim lewat WhatsApp atau telepon 0813-3040-8000.

Konsultasi via WA