Ketenagakerjaan

Perjanjian Kerahasiaan (NDA) Karyawan: Isi, Batas yang Wajar, dan Sanksi Perdata

Diperbarui

Isi artikel
    ALUR SINGKATMemahami NDA sebelum menandatangani1Baca definisiinformasi rahasia2Cek jangka waktu danpengecualian3Pahami kewajiban saatbekerja dan setelahkeluar4Tanyakan sanksi dancara penyelesaiansengketa5Simpan salinan dantaati batasnya
    Ilustrasi edukatif, dibuat khusus untuk artikel ini.
    Kabar terbaru

    DPR mengesahkan UU Pelindungan Ketenagakerjaan pada 6 Oktober 2026. Menurut Kementerian Ketenagakerjaan yang dikutip media, undang-undang itu baru berlaku satu tahun sejak ditetapkan dan diundangkan. Nomor dan naskah resminya belum kami temukan, sehingga uraian di bawah memakai aturan yang berlaku saat ini. Periksa teks resmi dan perkembangan terbaru sebelum bertindak.

    Apa itu NDA karyawan dan siapa yang terkena

    NDA adalah perjanjian yang mewajibkan satu pihak menjaga kerahasiaan informasi tertentu yang diperolehnya dari pihak lain. Dalam hubungan kerja, NDA bisa berdiri sendiri atau menjadi pasal dalam perjanjian kerja. Informasi yang dilindungi biasanya meliputi resep atau formula, daftar pelanggan, harga pokok, rencana bisnis, kode program, dan data internal.

    Yang terkena adalah karyawan yang mengakses informasi sensitif, seperti bagian penjualan, riset, keuangan, teknologi informasi, dan sumber daya manusia, serta pengusaha yang ingin melindungi nilai usahanya. Pekerja lepas, magang, dan konsultan yang bekerja dengan data perusahaan juga sering diminta menandatangani NDA.

    NDA bukan perjanjian untuk membungkam hak pekerja. Ia dimaksudkan melindungi informasi usaha yang sah, bukan menutupi pelanggaran hukum atau melarang pekerja menceritakan keahlian umum yang ia miliki.

    Aturan yang berlaku dalam bahasa sehari-hari

    Ada beberapa lapis dasar hukum.

    Hukum perjanjian. Menurut KUH Perdata, perjanjian yang sah mengikat pembuatnya seperti undang-undang (Pasal 1338), dengan syarat sah dalam Pasal 1320. Dalam UU 13/2003, isi perjanjian kerja tidak boleh bertentangan dengan peraturan perundang-undangan (Pasal 54 ayat (2)).

    UU Rahasia Dagang. UU No. 30 Tahun 2000 tentang Rahasia Dagang melindungi informasi di bidang teknologi atau bisnis yang tidak diketahui umum, memiliki nilai ekonomi karena berguna dalam kegiatan usaha, dan dijaga kerahasiaannya oleh pemiliknya. Pelanggaran rahasia dagang dapat terjadi antara lain bila seseorang mengungkapkan rahasia dagang atau mengingkari perjanjian tertulis maupun tidak tertulis untuk menjaga rahasia itu. Pasal 13 undang-undang itu menyebut pelanggaran terjadi bila seseorang sengaja mengungkapkan rahasia dagang atau mengingkari kewajiban tertulis maupun tidak tertulis untuk menjaganya. Pasal 15 mengecualikan antara lain pengungkapan demi kepentingan pertahanan, keamanan, kesehatan, atau keselamatan masyarakat, serta rekayasa ulang produk. Pemilik rahasia dagang dapat menggugat ke pengadilan negeri untuk meminta ganti rugi dan/atau penghentian perbuatan (Pasal 11), dan undang-undang juga membuka jalur arbitrase atau alternatif penyelesaian sengketa (Pasal 12).

    UU Pelindungan Data Pribadi. UU No. 27 Tahun 2022 mengatur pengelolaan data pribadi. Karyawan yang memegang data pelanggan atau rekan kerja wajib memperlakukannya sesuai tujuan dan aturan. Kelembagaan pengawas pelindungan data pribadi dan peraturan pelaksananya perlu dicek perkembangannya pada sumber resmi, karena memengaruhi cara penegakan. Baca data pribadi karyawan dan pemantauan di tempat kerja.

    Nominal sanksi pidana pada undang-undang di luar KUHP tidak disebut di sini. Besarnya dapat berubah akibat UU Penyesuaian Pidana yang berlaku sejak 2 Januari 2026, sehingga periksa teks resmi terbaru.

    Dua loker hijau dengan gembok.
    Foto oleh sq lim di Unsplash

    Isi NDA yang wajar

    NDA yang baik memuat unsur berikut.

    1. Definisi informasi rahasia. Jelas dan tidak mencakup segalanya. Informasi yang sudah publik atau pengetahuan umum seharusnya dikecualikan.
    2. Tujuan penggunaan. Informasi hanya boleh dipakai untuk menjalankan pekerjaan.
    3. Kewajiban menjaga. Tidak mengungkapkan, menyalin, atau membawa pulang tanpa izin.
    4. Jangka waktu. Selama bekerja dan untuk jangka waktu wajar sesudahnya, misalnya beberapa tahun untuk informasi tertentu. Kerahasiaan tanpa batas waktu untuk semua informasi sulit dibenarkan, kecuali untuk rahasia dagang yang tetap dijaga.
    5. Pengecualian. Pengungkapan yang diwajibkan hukum, perintah pengadilan, atau pelaporan dugaan tindak pidana kepada pihak berwenang.
    6. Pengembalian data. Kewajiban mengembalikan atau menghapus data saat hubungan kerja berakhir.
    7. Penyelesaian sengketa. Forum dan cara, misalnya musyawarah lalu pengadilan.

    Klausul yang melarang pekerja bekerja di bidang apa pun setelah keluar sulit dibenarkan, karena menghalangi hak atas pekerjaan. Itu berbeda dengan NDA, dan sebaiknya dinilai sebagai klausul tersendiri. Lihat klausul kontrak kerja yang merugikan.

    Batas yang wajar dan yang tidak

    Yang wajarYang patut dipersoalkan
    Melarang membocorkan daftar pelanggan dan harga pokokMelarang membicarakan upah atau kondisi kerja sendiri
    Melarang menyalin kode atau berkas klienMelarang melapor dugaan pelanggaran hukum ke pihak berwenang
    Meminta pengembalian laptop dan data saat keluarMelarang memakai keterampilan umum yang dimiliki pekerja
    Jangka waktu jelas dan terbatasKerahasiaan tanpa batas untuk informasi biasa
    Pengecualian untuk informasi publikDefinisi yang mencakup semua hal yang ada di perusahaan

    Ukuran umum: NDA melindungi informasi yang memang bernilai usaha dan dijaga, bukan melarang pekerja membicarakan hak-haknya atau melaporkan pelanggaran.

    Sanksi bila NDA dilanggar

    Akibat hukum yang dikenal untuk pelanggaran NDA terutama bersifat perdata.

    • Gugatan wanprestasi. Pihak yang dirugikan dapat menggugat karena janji kerahasiaan dilanggar dan menuntut ganti rugi yang dapat dibuktikan.
    • Gugatan berdasarkan UU Rahasia Dagang. Bila informasi memenuhi syarat rahasia dagang, pemilik dapat menggugat ganti rugi dan meminta penghentian perbuatan.
    • Sanksi disiplin. Surat peringatan hingga PHK dapat dikenakan sesuai peraturan perusahaan dan prosedur PHK. Baca alasan PHK yang sah.
    • Klausul denda. Beberapa NDA memuat denda tetap. Hakim berwenang mengurangi hukuman yang diperjanjikan bila tidak seimbang (Pasal 1309 KUH Perdata). Lihat denda pinalti.
    • Konsekuensi lain. Pelanggaran tertentu dapat memiliki dimensi pidana menurut undang-undang yang berlaku, misalnya terkait rahasia dagang atau data pribadi. Nominal dan unsurnya perlu diperiksa pada teks resmi terbaru.

    Pembuktian kerugian tidak mudah. Pihak yang menggugat perlu menunjukkan bahwa informasi itu rahasia, bahwa pekerja membocorkannya, dan bahwa kerugian timbul karenanya.

    Langkah praktis bagi pekerja

    1. Minta NDA sebelum hari pertama kerja agar bisa dibaca dengan tenang.
    2. Tanya apa yang dianggap rahasia. Minta daftar atau contoh.
    3. Pisahkan keterampilan umum dari informasi rahasia. Pengetahuan yang Anda bawa sebelum bekerja tetap milik Anda.
    4. Jangan membawa data perusahaan ke perangkat pribadi tanpa izin tertulis.
    5. Saat keluar, kembalikan data dan perangkat dan minta tanda terima.
    6. Konsultasikan bila menemukan pelanggaran hukum di perusahaan sebelum melaporkan, agar cara pelaporan aman.
    7. Simpan salinan NDA untuk dasar bila ada tuduhan.

    Langkah praktis bagi pengusaha

    • Tentukan dan kelompokkan informasi yang benar-benar rahasia.
    • Terapkan pengamanan nyata: akses terbatas, kata sandi, dan label dokumen. Informasi yang tidak dijaga sulit disebut rahasia dagang.
    • Gunakan bahasa jelas dan jangka waktu wajar.
    • Latih karyawan tentang apa yang boleh dan tidak.
    • Lakukan wawancara keluar dan pengembalian aset saat karyawan berhenti.

    Perubahan aturan yang perlu Anda ketahui

    Dasar hukum rahasia dagang relatif stabil sejak UU 30/2000. Perubahan yang lebih baru adalah UU PDP 27/2022 yang menambah kewajiban pengelolaan data pribadi, dan UU Penyesuaian Pidana yang berlaku sejak 2 Januari 2026 yang dapat mengubah ancaman pidana di undang-undang lain. Dalam ketenagakerjaan, UU Pelindungan Ketenagakerjaan yang disahkan DPR pada 6 Oktober 2026 belum berlaku, jadi belum ada perubahan langsung terhadap pembuatan NDA.

    Kesalahan umum

    KesalahanAkibat
    Menandatangani NDA tanpa membacaTerikat pada batas yang tidak dipahami
    Menganggap semua hal di kantor rahasiaTidak semua informasi dilindungi
    Mengambil data "untuk jaga-jaga"Dapat dianggap pelanggaran
    Membocorkan lewat media sosial atau grup percakapanBukti mudah tersebar
    NDA tanpa pengamanan nyataPosisi pengusaha melemah

    Contoh: Seorang analis pemasaran menandatangani NDA yang melarang membocorkan daftar pelanggan dan strategi harga. Setelah pindah kerja, ia memakai pengetahuan umum tentang riset pasar tetapi tidak membawa daftar pelanggan lama. Mantan perusahaannya menuduh pelanggaran, namun tidak dapat menunjukkan bahwa daftar atau data khusus dipakai. Persoalan selesai melalui klarifikasi tertulis. Kisah ini fiktif dan hanya ilustrasi.

    Peringatan

    Jangan menyalin berkas perusahaan ke surel atau penyimpanan pribadi sebelum resign. Tindakan ini sering menjadi bukti utama dalam tuduhan pelanggaran kerahasiaan, meskipun niatnya hanya menyimpan portofolio.

    Tips

    Bila Anda ingin menyimpan portofolio, minta persetujuan tertulis untuk menggunakan contoh yang sudah disamarkan, tanpa nama klien dan angka sensitif.

    Memahami syarat rahasia dagang

    UU 30/2000 menetapkan tiga syarat agar informasi dilindungi sebagai rahasia dagang (Pasal 3): informasi itu bersifat rahasia, memiliki nilai ekonomi, dan dijaga kerahasiaannya melalui upaya sebagaimana mestinya. Ketiga syarat harus ada bersamaan. Konsekuensinya sangat praktis.

    Pertama, informasi yang bisa ditemukan siapa saja di internet atau yang diketahui umum di industri bukan rahasia dagang. Kedua, informasi yang tidak punya nilai ekonomi, misalnya catatan acara kumpul kantor, juga tidak masuk. Ketiga, perusahaan yang tidak pernah menjaga informasinya, misalnya menaruh daftar pelanggan di folder terbuka tanpa pembatasan, akan kesulitan menunjukkan syarat ketiga.

    Bagi pekerja, ini berarti tidak semua yang Anda ketahui di tempat kerja terlarang dibawa. Keterampilan, pengalaman, dan jaringan profesional yang wajar adalah milik Anda. Bagi pengusaha, ini berarti NDA saja tidak cukup. Diperlukan pengamanan nyata yang menunjukkan bahwa perusahaan menjaga rahasianya.

    Contoh klausul dan cara membacanya

    Berikut contoh klausul yang sering muncul dan cara membacanya secara sederhana.

    "Karyawan wajib menjaga kerahasiaan seluruh informasi yang diperoleh selama bekerja." Rumusan ini sangat luas. Mintalah penjelasan atau pembatasan pada informasi yang ditandai rahasia atau yang jelas bersifat sensitif.

    "Kewajiban ini berlaku selama dua tahun setelah berakhirnya hubungan kerja." Rumusan jangka waktu semacam ini lebih jelas dan lebih mudah dianggap wajar.

    "Pelanggaran dikenakan denda sebesar tiga kali gaji terakhir." Perhatikan dasar angkanya. Hakim dapat mengurangi hukuman yang diperjanjikan bila tidak seimbang, tetapi lebih baik menyepakati angka yang masuk akal sejak awal.

    "Karyawan dilarang membicarakan isi perjanjian ini kepada siapa pun." Pembatasan ini perlu pengecualian untuk penasihat hukum, serikat pekerja, dan pihak berwenang. Tanpa pengecualian, klausul itu dapat menghalangi pekerja mencari bantuan hukum.

    Bila ada klausul yang membingungkan, mintalah penjelasan tertulis. Penjelasan itu menjadi bukti tentang maksud kedua pihak.

    Peran serikat pekerja dan peraturan perusahaan

    Di perusahaan yang memiliki serikat pekerja atau perjanjian kerja bersama, aturan kerahasiaan dapat dibahas bersama. Perwakilan pekerja dapat memastikan bahwa definisi rahasia tidak mencakup hak-hak dasar pekerja, seperti hak berserikat dan hak mengetahui upah sendiri. Peraturan perusahaan juga dapat memuat kebijakan penanganan data, kewajiban pelaporan insiden kebocoran, dan sanksi disiplin berjenjang. Pelajari perjanjian kerja bersama dan peraturan perusahaan.

    Memisahkan keterampilan pribadi dari informasi perusahaan

    Salah satu kesalahpahaman terbesar adalah anggapan bahwa seluruh pengetahuan yang diperoleh selama bekerja adalah milik perusahaan. Hukum membedakan keterampilan, pengalaman, dan pengetahuan umum yang melekat pada diri pekerja dari informasi rahasia perusahaan. Pekerja yang menjadi mahir mengelola proyek, menulis kode, atau melayani pelanggan membawa keterampilan itu ke tempat kerja baru. Yang dilarang adalah membawa dan memakai informasi rahasia tertentu, misalnya formula, daftar pelanggan lengkap dengan harga khusus, atau kode sumber milik perusahaan.

    Cara praktis memisahkan keduanya: tanyakan apakah informasi itu dapat ditemukan dari sumber umum, apakah perusahaan menandainya rahasia, dan apakah informasi itu hanya berguna karena berasal dari perusahaan. Bila jawabannya ya pada pertanyaan kedua dan ketiga, berhati-hatilah.

    Pertanyaan yang sering diajukan

    Apakah NDA berlaku setelah saya berhenti bekerja? Bisa, sepanjang jangka waktunya disebut dalam perjanjian dan wajar. Untuk rahasia dagang, perlindungan tetap berlaku selama informasi memenuhi syarat dan dijaga pemiliknya.

    Apakah saya boleh melaporkan dugaan pelanggaran hukum yang saya ketahui di kantor? Perjanjian kerahasiaan tidak dapat dipakai untuk menghalangi pelaporan tindak pidana kepada pihak berwenang. Konsultasikan cara yang aman.

    Apa bedanya NDA dan larangan bersaing? NDA melindungi informasi tertentu. Larangan bersaing membatasi pekerjaan setelah keluar dan lebih mudah dipersoalkan bila terlalu luas.

    Bagaimana dengan contoh sengketa? Baca rahasia dagang dan NDA serta studi kasus rahasia dagang karyawan pindah pesaing.

    Ringkasan

    • NDA melindungi informasi usaha yang sah, bukan membungkam hak pekerja.
    • Rahasia dagang dilindungi bila rahasia, bernilai ekonomi, dan dijaga pemiliknya.
    • Sanksi utama bersifat perdata: wanprestasi, ganti rugi, dan penghentian perbuatan; denda dapat dikurangi hakim.
    • Periksa definisi, jangka waktu, dan pengecualian sebelum menandatangani.
    • Jangan membawa data perusahaan secara diam-diam, dan konsultasikan sebelum melapor.
    📌 Catatan

    Artikel ini informasi umum untuk edukasi, bukan nasihat hukum untuk perkara tertentu. Setiap kasus punya fakta dan dokumen yang berbeda, sehingga sebaiknya dikonsultasikan dengan advokat.

    📚 Sumber Rujukan

    Informasi per Oktober 2026. Peraturan dapat berubah; cek teks resmi di peraturan.go.id atau situs instansi terkait.

    Dasar hukum

    Baca juga

    WhatsApp