Bisnis, UMKM & Start-Up

Patungan Modal Usaha dengan Teman: Cara Aman Tanpa Rusak Pertemanan

Diperbarui

Isi artikel
    ALUR SINGKATPatungan usaha yang rapi1Sepakati tujuan,modal, dan peranmasing-masing2Pilih bentuk usahayang sesuai3Tulis perjanjian kerjasama4Pisahkan rekening dancatat keuangan5Tinjau berkala dansiapkan skema keluar
    Ilustrasi edukatif, dibuat khusus untuk artikel ini.

    Mengapa patungan sering berujung masalah

    Ide usaha bareng teman biasanya lahir dari obrolan seru. Satu punya ide, satu punya modal, satu jago desain, satu jago jualan. Semangat tinggi, semua merasa cocok, dan tidak enak kalau membahas hal "kaku" seperti hitungan uang. Justru di situ masalah bermula.

    Sengketa yang sering muncul: siapa pemilik merek, bagaimana laba dibagi ketika ada yang bekerja lebih banyak, siapa menanggung rugi, dan bagaimana kalau salah satu mau keluar. Tanpa kesepakatan awal, setiap orang punya versi ingatan sendiri.

    Kabar baiknya, hukum memberi ruang luas bagi kamu dan temanmu untuk mengatur sendiri. Kamu hanya perlu menuliskannya.

    Bentuk kerja sama yang mungkin

    Patungan bisa dibungkus dalam beberapa bentuk. Pilihannya memengaruhi tanggung jawab pribadi kalian.

    BentukGambaranTanggung jawabCocok untuk
    Kerja sama berdasarkan perjanjian (tanpa badan)Kalian membuat perjanjian kerja samaUmumnya melekat pada pribadi para pihakProyek kecil atau uji coba
    Persekutuan perdataDua orang atau lebih menyetor sesuatu untuk berbagi keuntunganSesuai ketentuan KUH Perdata dan perjanjianUsaha sederhana
    CVAda sekutu aktif dan sekutu pasifSekutu aktif bertanggung jawab penuh; lihat mendirikan CV dan tanggung jawab sekutuUsaha kecil menengah
    PTBadan hukum dengan pemegang sahamPada umumnya terbatas pada sahamUsaha yang ingin tumbuh dan menarik investor
    KoperasiBadan usaha berbasis anggotaSesuai anggaran dasarKomunitas

    Untuk perbedaan CV, firma, dan PT, baca perbedaan CV, firma, dan PT. Jika kalian memilih mulai tanpa badan, ketahui bahwa tanggung jawab bisa melekat di diri masing-masing. Artinya, utang usaha bisa ditagih ke pribadi.

    GEN Z & HUKUMPatungan modal usahadengan temanInfoHukum.com
    Ilustrasi oleh InfoHukum.com

    Aturan dalam bahasa sehari-hari

    • Perjanjian kerja sama sah bila memenuhi syarat umum perjanjian dalam KUH Perdata: sepakat, cakap, hal tertentu, dan sebab yang halal. Pihak yang belum dewasa menurut hukum sebaiknya melibatkan orang tua atau wali.
    • Para pihak bebas mengatur isi perjanjian sepanjang tidak bertentangan dengan hukum dan kesusilaan. Perjanjian yang sah mengikat seperti undang-undang bagi pihak yang membuatnya.
    • Persekutuan perdata dalam KUH Perdata mensyaratkan bahwa para sekutu memasukkan sesuatu ke dalam persekutuan dengan tujuan membagi keuntungan. Perjanjian yang meniadakan pembagian keuntungan bagi salah satu sekutu dapat dipersoalkan sebagai tidak wajar.
    • Dasar utang piutang dan tanggung jawab diatur dalam hukum perdata. Bila sekutu menjalankan usaha atas nama bersama, pihak ketiga dapat menagih sesuai hubungan hukum yang terbentuk.
    • Untuk usaha berbadan hukum seperti PT, ketentuannya ada di UU No. 40 Tahun 2007 tentang Perseroan Terbatas sebagaimana diubah. Periksa teks resmi terbaru karena ada perubahan lewat UU Cipta Kerja dan penggantinya UU No. 6 Tahun 2023.
    • Izin usaha tetap perlu diurus. Lihat mulai usaha sendiri: izin dasar dan NIB.

    Langkah praktis menyusun kerja sama

    1. Samakan tujuan. Apakah usaha ini sampingan atau utama? Berapa lama kalian siap bertahan tanpa laba? Perbedaan ekspektasi sejak awal adalah sumber konflik terbesar.
    2. Tentukan modal. Catat siapa menyetor berapa dan dalam bentuk apa: uang, barang, alat, keahlian, atau waktu. Beri nilai bila memungkinkan.
    3. Bagi peran dan wewenang. Siapa memutuskan apa. Misalnya pengeluaran di atas jumlah tertentu perlu persetujuan bersama.
    4. Atur pembagian laba dan rugi. Tentukan persentase, kapan dibagi, dan apakah sebagian laba ditahan untuk modal kerja.
    5. Pisahkan keuangan. Buka rekening khusus usaha. Jangan campur dengan uang pribadi.
    6. Tulis aturan keluar. Apa yang terjadi bila ada yang mundur, meninggal, sakit, atau lalai? Bagaimana menghitung nilai bagiannya?
    7. Tentukan penyelesaian sengketa. Mulai dari musyawarah, lalu mediasi, baru jalur hukum.
    8. Tanda tangani dan simpan. Semua pihak memegang salinan. Meterai dapat digunakan bila perjanjian dipakai sebagai bukti.
    9. Tinjau berkala. Tiap tiga atau enam bulan, evaluasi kinerja dan kesesuaian perjanjian.

    Isi perjanjian yang sebaiknya ada

    Perjanjian patungan tidak perlu puluhan halaman. Tetapi beberapa poin berikut sebaiknya ada.

    • Identitas para pihak dan tujuan usaha.
    • Nama usaha, merek, dan siapa pemilik hak atasnya. Lihat nama usaha dan merek.
    • Besar modal dan cara penyetoran, termasuk bila ada tambahan modal.
    • Pembagian peran, jam kerja, dan wewenang.
    • Cara pembagian laba, rugi, dan gaji, bila ada.
    • Pengelolaan rekening dan pencatatan keuangan, termasuk siapa boleh menarik uang.
    • Larangan bersaing selama kerja sama dan kerahasiaan.
    • Aturan keluar, pengalihan bagian, dan penilaian nilai usaha.
    • Keadaan khusus: kematian, sakit, atau tidak aktif lebih dari waktu tertentu.
    • Penyelesaian sengketa dan hukum yang berlaku.
    • Jangka waktu dan cara mengakhiri kerja sama.

    Bila uang modal berasal dari pinjaman salah satu pihak kepada usaha, sebaiknya dibuat perjanjian terpisah supaya jelas apakah itu modal atau utang. Pembahasan terkait ada di studi kasus investasi bagi hasil usaha warung merugi.

    Perubahan aturan yang perlu kamu ketahui

    Tidak ada perubahan besar pada prinsip kerja sama dan persekutuan dalam KUH Perdata. Yang bergeser adalah aturan sekitarnya.

    • Cipta Kerja yang lama (UU 11/2020) tidak berlaku dan diganti UU No. 6 Tahun 2023. Kemudahan pendirian usaha kecil dan perseroan perorangan untuk usaha mikro dan kecil diatur dalam peraturan pelaksana. Periksa teks resmi terbaru untuk syaratnya.
    • Perizinan berusaha memakai pendekatan berbasis risiko sesuai PP No. 28 Tahun 2025, yang menggantikan PP No. 5 Tahun 2021.
    • Jika terjadi persoalan pidana, misalnya penipuan atau penggelapan dana usaha, berlaku KUHP baru (UU No. 1 Tahun 2023) sejak 2 Januari 2026 dan KUHAP baru (UU No. 20 Tahun 2025). Sengketa antarmitra yang berawal dari kerja sama sering dinilai sebagai perkara perdata, sehingga jangan buru-buru melaporkan pidana. Lihat uang dipinjam tidak dikembalikan: penipuan, penggelapan, atau utang biasa.

    Kesalahan umum

    KesalahanAkibatSaran
    Tanpa perjanjian tertulisSetiap orang punya versi ceritaTulis kesepakatan, sesederhana apa pun
    Pembagian 50:50 padahal kontribusi timpangMerasa tidak adil kemudianHitung modal, waktu, dan keahlian
    Mencampur keuangan pribadi dan usahaLaba dan rugi tidak jelasRekening terpisah, catat setiap transaksi
    Satu orang memegang semua aksesRisiko penyalahgunaanAkses ganda atau persetujuan bersama
    Tidak mengatur skema keluarPerpecahan saat ada yang mundurTulis cara menilai dan membayar bagian
    Memakai nama atau merek tanpa kejelasan pemilikSengketa merekTetapkan pemilik dan daftarkan
    Menunda membicarakan utangUtang membesarBuat daftar utang dan rencana pelunasan

    Contoh: Tiga teman kuliah membuka usaha kopi keliling. Dua orang menyetor uang, satu orang menyumbang gerobak dan keahlian meracik. Mereka menulis perjanjian satu setengah halaman: modal masing-masing, pembagian peran, laba dibagi sesuai porsi dengan sebagian ditahan, dan skema keluar bila ada yang pindah kota. Enam bulan kemudian, satu teman mendapat pekerjaan di kota lain. Karena skema keluar sudah ada, mereka menghitung bagiannya dan membayar secara cicil tanpa pertengkaran.

    Contoh: Dua teman membuka toko pakaian daring tanpa perjanjian. Satu mengurus foto dan promosi, satu mengurus stok dan pengiriman. Di bulan kedelapan, mereka berdebat siapa berhak atas akun media sosial yang sudah punya ribuan pengikut. Karena tidak ada dokumen, mereka harus bernegosiasi dari nol dan hampir berpisah dengan buruk. Akhirnya mereka menyusun perjanjian baru, menetapkan pemilik merek, dan berbagi kendali akun.

    Peringatan

    Jangan menjanjikan keuntungan tetap atau mengajak orang lain patungan dengan imbal hasil pasti. Skema semacam itu bisa dianggap penghimpunan dana tanpa izin atau penipuan investasi. Patungan dengan teman berbeda dari menawarkan investasi kepada publik.

    Tips

    Gunakan prinsip "bicarakan hal tidak enak di awal". Tambahkan satu pasal tentang apa yang dilakukan bila usaha rugi enam bulan berturut-turut. Pertanyaan itu menguji apakah kalian siap, dan jawabannya mencegah drama kelak.

    Kalau kerja sama sudah retak

    Tidak semua usaha bertahan. Jika hubungan memburuk, ikuti urutan yang sehat.

    Pertama, hentikan keputusan sepihak. Jangan menarik uang usaha, mengganti sandi akun, atau mengambil stok sendiri. Tindakan itu memperburuk posisi dan bisa menimbulkan tuduhan hukum.

    Kedua, kumpulkan dokumen: perjanjian, catatan keuangan, bukti setoran, dan percakapan penting.

    Ketiga, lakukan musyawarah dengan agenda jelas dan notulen. Gunakan perantara yang dipercaya bersama bila perlu.

    Keempat, jika buntu, sampaikan somasi atau gunakan mediasi. Gugatan wanprestasi adalah opsi lanjutan; baca gugatan wanprestasi langkah demi langkah.

    Kelima, selesaikan utang dan kewajiban kepada pihak ketiga. Menutup usaha tidak menghapus utang, sebagaimana dibahas di usaha berhenti, utang tetap.

    Contoh pembagian peran dan keuntungan yang adil

    Pembagian adil tidak selalu 50:50. Misalnya, tiga teman membuka usaha: A menyetor modal uang, B menyumbang peralatan dan keahlian, C bekerja penuh waktu tanpa modal uang. Mereka bisa menyepakati bahwa sebagian laba dibagi menurut modal, sebagian menurut jam kerja, dan sisanya ditahan untuk pengembangan. Angka persentase tidak ada rumus bakunya, yang penting disepakati bersama dan ditulis. Tinjau pembagian setiap enam bulan karena kontribusi bisa berubah. Dengan cara ini, orang yang bekerja lebih banyak merasa dihargai, dan orang yang menyetor modal merasa terlindungi.

    Pertanyaan yang sering diajukan

    Apakah perjanjian patungan harus dibuat notaris? Tidak wajib untuk perjanjian kerja sama biasa. Untuk mendirikan CV atau PT, akta notaris diperlukan. Perjanjian di bawah tangan tetap sah dan mengikat, tetapi akta notaris punya kekuatan pembuktian lebih kuat.

    Bagaimana kalau salah satu teman tidak aktif tapi minta bagian laba? Itu bergantung perjanjian. Karena itu atur sejak awal bagaimana kontribusi non-modal dihitung, apakah ada kewajiban aktif minimal, dan apa konsekuensi bila tidak dipenuhi.

    Siapa yang menanggung utang usaha? Bila tanpa badan hukum, utang dapat melekat pada pribadi para pihak sesuai bentuk dan perjanjian. Pada PT, tanggung jawab pemegang saham pada umumnya terbatas, dengan pengecualian tertentu.

    Boleh patungan dengan teman yang belum 18 tahun? Pihak yang belum dewasa belum cakap melakukan perbuatan hukum tertentu. Libatkan orang tua atau wali, atau tunda formalisasi sampai cakap.

    Ringkasan

    • Patungan modal sah dan umum, tetapi perlu perjanjian tertulis.
    • Tentukan modal, peran, pembagian laba rugi, dan aturan keluar sejak awal.
    • Pilih bentuk usaha sesuai kebutuhan dan tingkat risiko tanggung jawab pribadi.
    • Pisahkan keuangan pribadi dan usaha, serta catat setiap transaksi.
    • Jangan membawa ajakan investasi berimbal hasil pasti ke publik.
    • Bila retak, mulailah dari musyawarah dan dokumen, bukan tindakan sepihak.
    📌 Catatan

    Artikel ini informasi umum untuk edukasi, bukan nasihat hukum untuk perkara tertentu. Setiap kasus punya fakta dan dokumen yang berbeda, sehingga sebaiknya dikonsultasikan dengan advokat.

    📚 Sumber Rujukan

    Informasi per Oktober 2026. Peraturan dapat berubah; cek teks resmi di peraturan.go.id atau situs instansi terkait.

    Dasar hukum

    Baca juga

    Dapatkan info hukum praktis setiap hari di WhatsApp

    Ikuti Saluran InfoHukum
    WhatsApp