Contoh Perjanjian Kerahasiaan Karyawan (NDA) dan Cara Mengisinya
Isi artikel
DPR mengesahkan UU Pelindungan Ketenagakerjaan pada 6 Oktober 2026. Menurut Kementerian Ketenagakerjaan yang dikutip media, undang-undang itu baru berlaku satu tahun sejak ditetapkan dan diundangkan. Nomor dan naskah resminya belum kami temukan, sehingga uraian di bawah memakai aturan yang berlaku saat ini. Periksa teks resmi dan perkembangan terbaru sebelum bertindak.
Apa itu perjanjian kerahasiaan karyawan
NDA adalah singkatan dari non-disclosure agreement, yaitu perjanjian untuk tidak mengungkapkan informasi tertentu. Dalam hubungan kerja, NDA mengikat pekerja agar tidak membocorkan data bisnis, daftar pelanggan, resep, kode program, harga, atau strategi perusahaan. Kewajiban ini berlaku selama bekerja dan dapat berlanjut setelah berhenti, selama jangka waktu yang disepakati.
NDA dapat berupa pasal dalam perjanjian kerja atau dokumen tersendiri. Dokumen tersendiri lebih mudah diperbarui dan lebih jelas. Perjanjian kerja sendiri dibahas di contoh perjanjian kerja PKWTT.
Penting dibedakan NDA dari perjanjian non-kompetisi. NDA melarang membocorkan informasi. Non-kompetisi melarang bekerja pada pesaing. Keduanya berbeda tingkat pembatasan terhadap pekerja. Non-kompetisi lebih rawan dianggap berlebihan. Lihat magang, PKL, dan perjanjian non-kompetisi.
Aturan dalam bahasa sehari-hari
- Perjanjian mengikat sebagai undang-undang bagi para pembuatnya, sepanjang memenuhi syarat sah, yaitu ada kesepakatan, para pihak cakap, ada hal tertentu, dan sebabnya halal. Lihat syarat sah perjanjian.
- Informasi yang memenuhi ciri rahasia dagang mendapat perlindungan khusus menurut UU No. 30 Tahun 2000 tentang Rahasia Dagang. Ciri pokoknya: tidak diketahui umum, bernilai ekonomi, dan dijaga kerahasiaannya oleh pemiliknya. Periksa teks resmi terbaru.
- Perusahaan tidak bisa menyebut "semua hal" sebagai rahasia. Pengetahuan umum, keahlian pribadi, dan informasi yang sudah publik biasanya tidak dapat dilarang untuk dipakai.
- Data pribadi pelanggan atau rekan kerja harus diperlakukan sesuai UU No. 27 Tahun 2022 tentang Pelindungan Data Pribadi. Lihat pelindungan data pribadi UU PDP.
- NDA tidak boleh dipakai untuk menutupi pelanggaran hukum atau menghalangi pekerja melapor kepada pihak berwenang.
- Pelanggaran NDA dapat digugat sebagai wanprestasi. Pada keadaan tertentu, pembocoran dan penyalahgunaan data dapat juga menimbulkan akibat pidana atau perdata lain. Ancaman pidananya dapat berubah sehingga periksa teks resmi terbaru, termasuk KUHP baru yang berlaku sejak 2 Januari 2026.
- Denda atau ganti rugi yang dicantumkan harus wajar. Nominal yang jauh melebihi kerugian bisa dipersoalkan.
Kerangka perjanjian kerahasiaan yang dapat disesuaikan
Berikut kerangka umum. Tanda [....] harus diganti dengan data Anda.
- PERJANJIAN KERAHASIAAN Nomor: [....]
- Pada hari ini, [hari], tanggal [....], bertempat di [kota], yang bertanda tangan di bawah ini:
- 1. [Nama Perusahaan], berkedudukan di [alamat], diwakili [Nama Lengkap], jabatan [....], selanjutnya disebut Pihak Pertama.
- 2. [Nama Lengkap], NIK [....], jabatan [....], alamat [....], selanjutnya disebut Pihak Kedua (Karyawan).
- Pasal 1 Informasi Rahasia. Informasi Rahasia adalah informasi yang ditandai atau secara wajar dipahami bersifat rahasia, meliputi [daftar pelanggan, harga, rencana usaha, kode sumber, formula, data keuangan, ....].
- Pasal 2 Pengecualian. Bukan Informasi Rahasia: (a) informasi yang sudah menjadi pengetahuan umum bukan karena pelanggaran Pihak Kedua; (b) informasi yang sudah diketahui Pihak Kedua secara sah sebelum bekerja; (c) pengetahuan dan keterampilan umum; (d) informasi yang wajib diungkapkan berdasarkan hukum atau perintah pihak berwenang.
- Pasal 3 Kewajiban. Pihak Kedua wajib menjaga kerahasiaan, memakai informasi hanya untuk kepentingan pekerjaan, tidak menyalin atau membawa keluar tanpa izin, dan segera melapor bila terjadi kebocoran.
- Pasal 4 Pengamanan. Informasi disimpan pada [sistem/penyimpanan yang ditunjuk]. Perangkat pribadi digunakan hanya sesuai [kebijakan perusahaan].
- Pasal 5 Jangka waktu. Kewajiban berlaku selama hubungan kerja dan [....] tahun setelah hubungan kerja berakhir. Untuk rahasia dagang, kewajiban berlaku selama informasi itu tetap rahasia.
- Pasal 6 Pengembalian. Saat hubungan kerja berakhir, Pihak Kedua mengembalikan dan menghapus seluruh Informasi Rahasia dan menandatangani berita acara.
- Pasal 7 Akibat pelanggaran. Pelanggaran dapat dikenai tindakan disiplin sesuai peraturan perusahaan dan tuntutan ganti rugi atas kerugian nyata yang dapat dibuktikan.
- Pasal 8 Hak yang tidak terhalang. Perjanjian ini tidak melarang Pihak Kedua melaporkan dugaan pelanggaran hukum kepada pihak berwenang.
- Pasal 9 Penyelesaian perselisihan. Musyawarah; bila gagal, [mekanisme penyelesaian perselisihan hubungan industrial/pengadilan ....].
- Pasal 10 Penutup. Dibuat rangkap dua bermeterai cukup.
- Pihak Pertama: [meterai] [tanda tangan] [nama]. Pihak Kedua: [tanda tangan] [nama].
Penjelasan tiap pasal
Definisi informasi rahasia. Jantung perjanjian. Jangan menulis "semua informasi perusahaan". Sebutkan kategori yang konkret. Definisi yang kabur akan ditafsirkan melawan pembuatnya.
Pengecualian. Bagian ini menjaga keadilan. Pengetahuan umum dan keahlian yang dibawa pekerja dari awal bukan milik perusahaan.
Kewajiban. Rumuskan perilaku yang bisa diperiksa: tidak menyalin, tidak mengirim ke surel pribadi, tidak menyimpan di cloud pribadi.
Pengamanan. Aturan praktis seperti kata sandi, perangkat, dan akses. Perjanjian tanpa pengamanan sulit disebut upaya menjaga kerahasiaan.
Jangka waktu. Waktu pasca-kerja harus masuk akal. Lamanya dapat berbeda untuk jenis informasi. Rahasia dagang dapat dilindungi selama tetap rahasia.
Pengembalian. Saat pekerja keluar, perusahaan meminta data kembali dan menandatangani berita acara.
Akibat pelanggaran. Hindari angka denda tetap yang tidak masuk akal. Ganti rugi mengikuti kerugian yang dapat dibuktikan.
Hak melapor. Pekerja tidak boleh dilarang melapor kepada penegak hukum atau pengawas.
Penyelesaian perselisihan. Perselisihan antara pekerja dan pemberi kerja umumnya melalui jalur hubungan industrial, tetapi periksa jenis perselisihan.
Daftar lampiran yang lazim
- Daftar kategori informasi rahasia.
- Kebijakan keamanan informasi perusahaan.
- Berita acara pengembalian data saat keluar.
- Tanda terima peraturan perusahaan.
- Pernyataan pekerja yang tidak membawa data dari pemberi kerja sebelumnya, bila relevan.
Langkah praktis
- Petakan informasi penting. Daftar pelanggan, formula, kode, harga, rencana.
- Tentukan siapa yang butuh akses. Batasi akses seperlunya.
- Susun NDA. Gunakan kerangka di atas.
- Sampaikan dan jelaskan. Beri waktu membaca, jawab pertanyaan.
- Tandatangani sebelum memberi akses.
- Terapkan pengamanan nyata. Kata sandi, pembatasan hak akses.
- Ingatkan saat keluar. Lakukan wawancara keluar dan berita acara.
- Tindak pelanggaran secara proporsional. Mulai dari peringatan dan bukti, jangan langsung menggugat besar.
Saat karyawan keluar: yang boleh dan tidak boleh dibawa
Banyak sengketa kerahasiaan muncul pada hari terakhir kerja. Pegangan sederhana berikut dapat mengurangi salah paham.
- Boleh dibawa: keahlian, pengalaman, jaringan pertemanan profesional, dan dokumen pribadi seperti slip gaji dan perjanjian kerja Anda sendiri.
- Tidak boleh dibawa: daftar pelanggan, berkas proyek, kode sumber, dan data keuangan perusahaan, baik asli maupun salinan.
- Perlu izin tertulis: portofolio yang memuat karya untuk klien tertentu.
Perusahaan sebaiknya menyampaikan daftar ini sejak awal, bukan pada hari terakhir. Pekerja yang menemukan data perusahaan di perangkat pribadinya setelah keluar sebaiknya segera melapor dan menghapusnya dengan sepengetahuan perusahaan.
Kesalahan umum
| Kesalahan | Akibat | Cara menghindari |
|---|---|---|
| Definisi terlalu luas | Klausul sulit diterapkan atau dinilai berlebihan | Sebut kategori konkret |
| Tanpa pengecualian | Tidak seimbang | Tambahkan pengecualian standar |
| Jangka waktu seumur hidup untuk semua hal | Dianggap tidak wajar | Batasi atau bedakan jenis informasi |
| Tidak ada pengamanan nyata | Sulit membuktikan upaya menjaga rahasia | Terapkan akses dan aturan perangkat |
| Denda tetap sangat besar | Dapat dipersoalkan | Gunakan ganti rugi yang dapat dibuktikan |
| Menandatangani setelah akses sudah diberikan | Bukti lemah | Tandatangani lebih dahulu |
| Melarang melapor ke pihak berwenang | Klausul tidak sah atau tidak adil | Tambahkan hak melapor |
Kapan perlu advokat
NDA sederhana dapat memakai kerangka standar. Gunakan advokat bila:
- informasi sangat bernilai, seperti formula, kode inti, atau data pelanggan skala besar;
- perusahaan ingin menambahkan klausul non-kompetisi atau non-solicitation;
- terjadi kebocoran dan perusahaan mempertimbangkan gugatan atau laporan pidana. Hukum acara pidana baru (UU No. 20 Tahun 2025) berlaku sejak 2 Januari 2026, dan format resmi dokumen perkara mengikuti ketentuan pengadilan dan hukum acara yang berlaku;
- pekerja ragu atas klausul yang akan ditandatangani;
- melibatkan pekerja asing atau data lintas negara.
Contoh penerapan
Contoh: Sebuah perusahaan rintisan perangkat lunak meminta setiap pengembang menandatangani NDA sebelum mendapat akses ke kode sumber. NDA menyebut kategori informasi rahasia, mengecualikan keahlian umum, dan mengatur pengembalian data saat keluar. Seorang pengembang yang mengundurkan diri menandatangani berita acara pengembalian dan akunnya dinonaktifkan pada hari terakhir.
Contoh: Sebuah toko menulis di perjanjian bahwa karyawan dilarang mengungkapkan "segala hal tentang toko" seumur hidup, dengan denda yang sangat besar. Ketika karyawan pindah kerja dan menyebut nama pemasok yang diketahui umum, toko menuntut. Klausul sangat luas itu rentan dipersoalkan karena tidak jelas dan tidak seimbang. Pelajarannya, definisi yang tepat lebih kuat daripada larangan yang luas.
Contoh dalam artikel ini harus disesuaikan dengan fakta, jenis informasi, dan hukum yang berlaku. NDA yang berlebihan dapat dinilai tidak wajar. Jangan memakainya untuk menutupi pelanggaran hukum, dan jangan membawa data milik pemberi kerja sebelumnya ke tempat kerja baru.
Kerahasiaan lebih terjaga oleh kebiasaan daripada oleh kertas. Sertai NDA dengan akses terbatas, pelatihan singkat, dan penandaan dokumen rahasia, sehingga pekerja tahu apa yang harus dijaga.
Perubahan aturan yang perlu diketahui
UU Pelindungan Data Pribadi (UU No. 27 Tahun 2022) kini mengikat pengendali data, termasuk perusahaan yang menyimpan data karyawan dan pelanggan. Lembaga pengawas pelindungan data pribadi belum terbentuk per September 2026, tetapi kewajibannya tetap berlaku. KUHP baru (UU No. 1 Tahun 2023) berlaku sejak 2 Januari 2026, sehingga rujukan pasal pidana lama perlu diperiksa ulang. Ketentuan khusus di luar KUHP dapat berubah melalui UU No. 1 Tahun 2026 tentang penyesuaian pidana. DPR mengesahkan UU Pelindungan Ketenagakerjaan pada 6 Oktober 2026, yang baru berlaku satu tahun sejak ditetapkan dan diundangkan.
Pertanyaan yang sering diajukan
Apakah NDA berlaku setelah saya berhenti bekerja? Bisa, bila perjanjian menyebutnya dan jangka waktunya wajar. Rahasia dagang tetap dilindungi selama informasinya rahasia.
Apakah NDA melarang saya bekerja di pesaing? Tidak. NDA hanya melarang membocorkan informasi. Larangan bekerja di pesaing adalah non-kompetisi dan perlu dasar khusus.
Apakah saya wajib menandatangani NDA? Anda boleh membaca dan bertanya lebih dahulu. Menolak dapat berdampak pada pekerjaan, jadi pertimbangkan dengan bantuan advokat bila klausulnya berat.
Berapa denda pelanggaran NDA? Tidak ada angka baku. Ganti rugi mengikuti kerugian yang dapat dibuktikan, dan denda tetap yang berlebihan dapat dipersoalkan.
Ringkasan
- NDA mengikat karyawan menjaga informasi rahasia selama dan sesudah bekerja.
- Definisikan informasi rahasia secara konkret dan sertakan pengecualian.
- Jangka waktu dan ganti rugi harus wajar.
- Terapkan pengamanan nyata dan berita acara pengembalian data.
- NDA bukan larangan bekerja di pesaing, dan tidak boleh menghalangi pelaporan pelanggaran hukum.
- Contoh dalam artikel harus disesuaikan dengan fakta dan hukum yang berlaku.
Artikel ini informasi umum untuk edukasi, bukan nasihat hukum untuk perkara tertentu. Setiap kasus punya fakta dan dokumen yang berbeda, sehingga sebaiknya dikonsultasikan dengan advokat.
- Peraturan BPK: pusat data peraturan perundang-undangan — peraturan.bpk.go.id/
- Peraturan.go.id: Jaringan Dokumentasi dan Informasi Hukum Nasional — peraturan.go.id/
Informasi per Oktober 2026. Peraturan dapat berubah; cek teks resmi di peraturan.go.id atau situs instansi terkait.
Dasar hukum
- Kitab Undang-Undang Hukum Perdata (Burgerlijk Wetboek), bagian perikatan
- UU No. 30 Tahun 2000 tentang Rahasia Dagang
- UU No. 27 Tahun 2022 tentang Pelindungan Data Pribadi
- UU No. 13 Tahun 2003 tentang Ketenagakerjaan
- UU No. 1 Tahun 2023 tentang Kitab Undang-Undang Hukum Pidana
- UU No. 20 Tahun 2025 tentang Hukum Acara Pidana (berlaku sejak 2 Januari 2026)
Baca juga
- Magang, PKL, dan Perjanjian Non-Kompetisi: Batas Hukum bagi Peserta dan Perusahaan
- Perlindungan Data Pribadi: Hak Anda Berdasarkan UU PDP
- Syarat Sah Perjanjian Menurut KUH Perdata
- Hak Cipta atas Karya Karyawan: Milik Perusahaan atau Pembuatnya?
- Contoh Perjanjian Kerja PKWTT dan Cara Mengisinya
Ada masukan atau pendapat lain? Kirim lewat WhatsApp atau telepon 0813-3040-8000.