Hukum Perdata & Litigasi

Perlawanan (Verzet) terhadap Putusan Verstek: Tenggat, Prosedur, dan Pembuktian

Diperbarui

Isi artikel
    ALUR SINGKATVerzet1Terima putusan verstek2Hitung tenggat verzet3Ajukan perlawanan dipengadilan yangmemutus4Perkara diperiksaulang5Putusan atasperlawanan
    Ilustrasi edukatif, dibuat khusus untuk artikel ini.

    Apa itu putusan verstek dan verzet

    Putusan verstek adalah putusan yang dijatuhkan hakim ketika tergugat tidak hadir pada sidang pertama meski sudah dipanggil secara patut, tanpa alasan yang sah. Hakim dapat mengabulkan gugatan, kecuali bila gugatan itu melawan hukum atau tidak beralasan. Pembahasan umum ada pada putusan verstek, tergugat tidak hadir.

    Verzet berasal dari kata Belanda yang berarti perlawanan. Verzet adalah upaya hukum bagi tergugat yang dihukum verstek, supaya perkaranya diperiksa kembali dengan tergugat hadir. Verzet berbeda dengan banding. Verzet diajukan ke pengadilan yang sama, sedangkan banding ke pengadilan lebih tinggi.

    Yang terkena adalah tergugat yang tidak hadir dan dihukum. Penggugat juga terkena karena hasil verzet dapat mengubah putusan. Penggugat yang gugatannya ditolak verstek tidak memakai verzet; ia memakai banding.

    Aturan yang berlaku dalam bahasa sehari-hari

    Dasarnya Pasal 125 dan Pasal 129 HIR (Herziene Inlandsch Reglement, hukum acara perdata Jawa dan Madura). Pasal 125 mengatur putusan verstek. Pasal 129 mengatur verzet. Intinya:

    • Tergugat yang dihukum verstek dapat mengajukan perlawanan.
    • Tenggat verzet adalah 14 hari sejak putusan diberitahukan kepada tergugat sendiri.
    • Bila putusan tidak diberitahukan langsung kepada tergugat pribadi, verzet dapat diajukan sampai hari kedelapan setelah teguran (aanmaning) dilakukan. Bila tidak ada teguran, verzet dapat diajukan sampai hari kedelapan setelah sita eksekusi dilaksanakan.
    • Perlawanan diajukan ke pengadilan yang menjatuhkan putusan verstek, dengan tata cara gugatan biasa.
    • Perlawanan tidak otomatis menunda pelaksanaan putusan, kecuali hakim memerintahkan lain.
    • Putusan atas verzet dapat dibanding sesuai aturan umum.

    Nomor pasal di atas dikenal luas, namun tetap periksa teks resmi. Ketentuan tenggat inilah yang paling penting dipahami. Hari yang dihitung adalah hari kalender, dan perhitungan memerlukan ketelitian.

    Tangga putih di balik jendela kaca
    Foto oleh Todd Quackenbush di Unsplash

    Tenggat verzet: skenario yang sering terjadi

    KeadaanBatas akhir verzet
    Putusan diberitahukan langsung kepada tergugat pribadi14 hari sejak pemberitahuan
    Putusan diberitahukan kepada kepala desa, bukan langsungHingga 8 hari setelah aanmaning
    Tidak ada aanmaning, namun sita eksekusi dilakukanHingga 8 hari setelah sita eksekusi

    Tabel ini menyederhanakan ketentuan HIR. Kasus nyata dapat rumit, misalnya ketika alamat tergugat berubah atau panggilan lewat pihak lain. Pastikan Anda memeriksa relaas (surat panggilan atau pemberitahuan) yang tercantum dalam berkas.

    Langkah praktis mengajukan verzet

    1. Dapatkan salinan putusan verstek. Minta ke kepaniteraan. Lihat salinan putusan.
    2. Periksa relaas panggilan. Apakah panggilan benar dikirim ke alamat Anda? Apakah tanggalnya cukup? Cacat panggilan menguatkan verzet.
    3. Hitung tenggat. Gunakan tabel di atas dan catat tanggal pemberitahuan.
    4. Susun surat perlawanan. Isi: identitas, nomor perkara verstek, alasan tidak hadir, dan bantahan atas isi gugatan. Perlawanan diperlakukan seperti gugatan, dengan penggugat asal menjadi terlawan.
    5. Ajukan ke pengadilan yang memutus. Bayar panjar. Prodeo tersedia bagi yang berhak, sebagaimana dijelaskan pada berperkara gratis di pengadilan.
    6. Hadiri sidang. Ketidakhadiran lagi dapat membuat verzet gugur.
    7. Ajukan bukti dan saksi. Perkara diperiksa kembali seperti perkara biasa.
    8. Terima putusan atas perlawanan. Hakim dapat membatalkan verstek, menolak perlawanan dan menguatkannya, atau memperbaiki.

    Isi bantahan dalam verzet

    Alasan tidak hadir saja tidak cukup. Hakim menilai dua hal: apakah panggilan patut, dan apakah gugatan beralasan. Karena itu, perlawanan perlu memuat:

    • bantahan pokok perkara, yaitu fakta dan hukum yang menolak gugatan;
    • bukti seperti kuitansi, perjanjian, atau saksi;
    • penjelasan tidak hadir, misalnya tidak menerima panggilan atau sakit, disertai bukti;
    • permohonan agar putusan verstek dibatalkan dan gugatan ditolak.

    Kejujuran sangat penting. Alasan tidak hadir yang dibuat-buat dapat memperburuk posisi.

    Perubahan aturan yang perlu Anda ketahui

    Ketentuan verzet dalam HIR sudah sangat lama dan relatif stabil. Yang berubah adalah praktik pemanggilan. Mahkamah Agung mengatur pemanggilan dan pemberitahuan elektronik dalam perkara tertentu, sehingga tergugat yang pernah menyetujui domisili elektronik bisa dipanggil lewat surel atau sistem. Dampaknya, tergugat harus rutin memeriksa surel dan akun layanan pengadilan bila terlibat perkara.

    Perkara yang diperiksa secara elektronik juga mengubah cara perhitungan hari pemberitahuan. Periksa peraturan Mahkamah Agung terbaru dan arahan pengadilan setempat.

    Pemanggilan yang patut: dasar penting perlawanan

    Pintu masuk utama verzet sering terletak pada pemanggilan. Hakim hanya boleh memutus verstek bila tergugat dipanggil secara patut dan sah. Panggilan yang patut berarti:

    • surat panggilan (relaas) disampaikan oleh juru sita kepada tergugat pribadi, atau kepada pihak yang berhak menerimanya menurut hukum;
    • jarak antara hari panggilan dan hari sidang cukup, tidak mepet;
    • alamat benar dan terbaru;
    • bila tergugat tidak ditemukan, panggilan disampaikan melalui kepala desa atau lurah, dan dicatat;
    • bila tergugat berada di luar negeri atau tidak diketahui alamatnya, ada tata cara khusus.

    Bila panggilan cacat, hakim seharusnya menunda sidang dan memanggil ulang. Putusan verstek atas panggilan yang cacat dapat dibatalkan lewat verzet atau upaya hukum lain. Karena itu, bagian pertama dalam surat perlawanan sebaiknya memeriksa relaas: siapa penerimanya, kapan, dan apakah hubungannya jelas.

    Strategi setelah verzet diajukan

    Setelah verzet didaftarkan, pengadilan menjadwalkan sidang baru. Beberapa langkah praktis:

    1. Pertimbangkan mediasi. Bila belum dilakukan karena verstek, mediasi dapat diupayakan. Lihat mediasi wajib di pengadilan.
    2. Siapkan jawaban tertulis. Jawaban memuat eksepsi (keberatan formal) dan bantahan pokok.
    3. Ajukan bukti secepatnya. Bukti surat disusun dengan nomor dan meterai.
    4. Hadirkan saksi bila perlu. Pastikan saksi bersedia hadir pada hari sidang.
    5. Pantau jadwal. Ketidakhadiran berulang dapat berakibat perlawanan gugur.

    Keputusan akhir atas verzet menjadi putusan baru yang dapat dibanding. Jika perlawanan dikabulkan, putusan verstek dibatalkan dan gugatan dapat ditolak atau dikabulkan sebagian sesuai hasil pemeriksaan ulang.

    Verzet dan hak penggugat

    Penggugat asal, yang disebut terlawan dalam perkara verzet, juga punya hak. Ia dapat menjawab perlawanan, mengajukan bukti, dan menghadirkan saksi. Bila pada sidang verzet tergugat tidak hadir, penggugat dapat meminta agar putusan verstek dikuatkan. Penggugat yang sudah memegang putusan verstek tidak perlu menghentikan langkahnya, tetapi sebaiknya berhati-hati melakukan eksekusi bila verzet diajukan tepat waktu dan beralasan. Eksekusi yang dilakukan lalu dibatalkan dapat menimbulkan kewajiban mengembalikan keadaan semula, yang sering lebih mahal daripada menunggu putusan verzet.

    Bagi kedua belah pihak, menyimpan dokumen perkara secara rapi dan tertib adalah modal utama. Catat tanggal setiap pemberitahuan, simpan amplop, dan fotokopi seluruh surat yang diterima.

    Kesalahan umum

    KesalahanAkibatCara menghindari
    Mengira verzet sama dengan bandingDiajukan ke tempat yang salahAjukan ke pengadilan yang memutus
    Terlambat menghitung tenggatVerzet tidak diterimaCatat tanggal pemberitahuan
    Tidak hadir di sidang verzetPerlawanan gugurHadir tepat waktu
    Tidak membantah pokok perkaraPutusan dikuatkanSiapkan bantahan dan bukti
    Mengabaikan putusan sampai eksekusiTenggat hampir habisBertindak sejak menerima salinan

    Contoh: Seorang tergugat fiktif pindah rumah dan tidak menerima panggilan sidang. Pengadilan menjatuhkan putusan verstek yang menghukumnya membayar utang. Beberapa pekan kemudian ia menerima teguran dan segera memeriksa. Dalam delapan hari setelah teguran ia mengajukan verzet disertai bukti pelunasan dan bukti alamat lama. Pengadilan memeriksa ulang dan, setelah menimbang bukti pelunasan, menolak gugatan.

    Peringatan

    Jangan menunggu sampai sita dilaksanakan. Tenggat verzet berjalan sejak saat tertentu dan bisa habis. Segera ajukan begitu mengetahui adanya putusan.

    Tips

    Bila pindah alamat selama perkara, beri tahu pengadilan. Pastikan keluarga atau kuasa menerima dan meneruskan surat resmi. Simpan semua surat pengadilan.

    Verzet dan perkara perceraian

    Dalam perkara perceraian, tergugat yang tidak hadir juga dapat dihukum verstek, namun ada aturan khusus tentang pemanggilan dan pembuktian. Pembahasan ada pada verstek dalam perkara cerai. Secara prinsip verzet tetap tersedia, tetapi ketentuan pelaksanaannya mengikuti hukum acara yang relevan di pengadilan agama atau pengadilan negeri.

    Bila tenggat verzet lewat, jalan lain adalah banding, sebagaimana dijelaskan pada banding perdata. Namun banding hanya tersedia sesuai tenggatnya sendiri dan tidak menggantikan verzet dalam hal pembuktian di tingkat pertama.

    Pertanyaan yang sering diajukan

    Apakah verzet menghentikan eksekusi? Tidak otomatis. Hakim dapat menunda bila diminta dan ada alasan. Pada praktiknya, perlawanan yang diajukan tepat waktu dengan alasan kuat memberi peluang penundaan.

    Bisakah verzet diajukan dua kali? Verzet atas putusan verstek hanya satu kali. Bila tergugat kembali tidak hadir dalam sidang verzet, perlawanannya dapat gugur, dan upaya selanjutnya adalah banding.

    Apakah bukti baru dapat diajukan saat verzet? Ya. Perkara diperiksa kembali sehingga tergugat dapat mengajukan bukti dan saksi.

    Apa bedanya dengan kasasi? Kasasi diajukan ke Mahkamah Agung dan hanya menilai penerapan hukum, sedangkan verzet diajukan ke pengadilan yang memutus dan memeriksa ulang fakta.

    Ringkasan

    • Verzet adalah perlawanan terhadap putusan verstek, diajukan ke pengadilan yang memutus.
    • Tenggat 14 hari sejak pemberitahuan langsung; ada perpanjangan sampai 8 hari setelah teguran atau sita.
    • Hadir dan membantah pokok perkara adalah kunci.
    • Verzet tidak otomatis menunda eksekusi.
    • Periksa teks resmi dan aturan pemanggilan elektronik terbaru.
    📌 Catatan

    Artikel ini informasi umum untuk edukasi, bukan nasihat hukum untuk perkara tertentu. Setiap kasus punya fakta dan dokumen yang berbeda, sehingga sebaiknya dikonsultasikan dengan advokat.

    📚 Sumber Rujukan

    Informasi per Oktober 2026. Peraturan dapat berubah; cek teks resmi di peraturan.go.id atau situs instansi terkait.

    Dasar hukum

    • HIR (Herziene Inlandsch Reglement), Staatsblad 1941 Nomor 44
    • UU No. 48 Tahun 2009 tentang Kekuasaan Kehakiman

    Baca juga

    WhatsApp