Penerjemah Tersumpah dan Dokumen Berbahasa Asing: Kapan Terjemahan Biasa Tidak Cukup
Isi artikel
Apa itu penerjemah tersumpah dan siapa yang membutuhkannya
Penerjemah tersumpah adalah penerjemah yang diangkat dan disumpah oleh pejabat berwenang untuk menerjemahkan dokumen antara bahasa Indonesia dan bahasa asing. Karena sudah disumpah, ia bertanggung jawab atas kebenaran dan mutu hasil terjemahannya. Hasilnya biasanya dikenali dari pernyataan penerjemah, tanda tangan, dan cap yang menyatakan bahwa terjemahan sesuai dengan dokumen asli.
Perbedaan dengan penerjemah biasa terletak pada status hukum. Penerjemah biasa bisa sangat mahir, tetapi terjemahannya tidak otomatis diakui sebagai terjemahan resmi. Penerjemah tersumpah punya pengangkatan dari negara, sehingga instansi merasa aman menerima hasilnya.
Orang yang sering membutuhkan layanan ini:
- warga yang mengurus visa, izin tinggal, atau kuliah di luar negeri;
- pasangan pernikahan campuran yang mencatatkan perkawinan atau mengurus kewarganegaraan anak;
- pelaku usaha yang bekerja sama dengan mitra asing;
- para pihak dalam perkara perdata atau pidana yang mengajukan bukti berbahasa asing;
- ahli waris yang memiliki aset atau dokumen di luar negeri.
Urutan pengesahan dokumen lintas negara dibahas pada legalisasi dokumen Kemenkum dan Kemlu untuk urusan luar negeri.
Aturan dasarnya dalam bahasa sehari-hari
Ada dua lapis aturan yang perlu dipahami.
Lapis pertama: aturan bahasa. Undang-Undang Nomor 24 Tahun 2009 tentang Bendera, Bahasa, dan Lambang Negara serta Lagu Kebangsaan menegaskan kedudukan bahasa Indonesia sebagai bahasa resmi. Salah satu ketentuannya mewajibkan bahasa Indonesia dalam nota kesepahaman atau perjanjian yang melibatkan lembaga negara, instansi pemerintah, lembaga swasta Indonesia, atau perseorangan warga negara Indonesia. Bila pihak asing terlibat, perjanjian juga ditulis dalam bahasa pihak asing dan/atau bahasa Inggris. Pelaksanaannya diatur lebih lanjut dalam Peraturan Presiden Nomor 63 Tahun 2019 tentang Penggunaan Bahasa Indonesia. Pasal 31 UU 24/2009 sendiri tidak disertai sanksi pidana. Pembahasan kontrak ada pada perjanjian wajib berbahasa Indonesia.
Lapis kedua: aturan penerjemah. Pengangkatan penerjemah tersumpah diatur dengan peraturan menteri yang menangani urusan hukum. Menurut informasi yang kami himpun, peraturan terbaru adalah Peraturan Menteri Hukum Nomor 4 Tahun 2025 yang menggantikan Permenkumham 29/2016 beserta perubahannya, tetapi nomor dan isi rinci peraturan ini belum kami cocokkan dengan teks resminya. Prinsip umumnya, penerjemah tersumpah diangkat oleh menteri, disumpah, dan bertanggung jawab atas kebenaran terjemahannya. Syarat pengangkatan, masa berlaku, dan larangan rangkap jabatan sebaiknya dibaca langsung dari teks resmi di basis data peraturan atau ditanyakan kepada Kementerian Hukum.
Penting dicatat bahwa aturan umum tentang pembuktian di pengadilan perdata tidak menyebut satu bentuk terjemahan tertentu. Kebiasaan peradilan dan permintaan majelis hakim yang menentukan. Karena itu, bertanya kepada kepaniteraan lebih aman daripada menebak.
Kapan terjemahan tersumpah dibutuhkan
Tidak semua dokumen asing perlu penerjemah tersumpah. Berikut gambaran umum, yang dapat berbeda antar instansi.
| Keperluan | Apakah umumnya diminta | Catatan |
|---|---|---|
| Bukti surat berbahasa asing di pengadilan | Sering | Tanyakan format ke kepaniteraan |
| Pencatatan perkawinan atau kelahiran dari luar negeri | Sering | Dokumen sering perlu pengesahan lebih dulu |
| Dokumen untuk kuliah atau visa luar negeri | Bergantung penerima | Aturan ditentukan negara tujuan |
| Akta atau kontrak yang dibuat notaris | Bergantung | Notaris dapat meminta terjemahan untuk pihak asing |
| Surat dan korespondensi bisnis biasa | Jarang | Terjemahan biasa cukup untuk dipahami internal |
| Dokumen untuk pendaftaran badan usaha atau izin | Sering | Ikuti petunjuk instansi |
Aturan praktis yang aman: bila dokumen akan diserahkan kepada pemerintah, pengadilan, atau notaris, dan isinya memengaruhi hak serta kewajiban, gunakan penerjemah tersumpah. Bila dokumen hanya dibaca pihak sendiri, terjemahan biasa sudah memadai.
Langkah praktis mengurus terjemahan tersumpah
- Tanyakan persyaratan instansi. Minta instansi menyebut apakah yang diminta terjemahan tersumpah, apakah perlu ditempel dengan dokumen asli, dan apakah dokumen harus disahkan lebih dulu.
- Cari penerjemah tersumpah untuk bahasa yang tepat. Pengangkatan mencakup bahasa dan arah bahasa tertentu, misalnya Inggris ke Indonesia. Pastikan penerjemah diangkat untuk pasangan bahasa yang Anda butuhkan. Daftar penerjemah dan keterangan pengangkatan dapat ditanyakan kepada organisasi profesi atau kantor wilayah Kementerian Hukum.
- Serahkan dokumen yang jelas. Berikan salinan terbaca, termasuk semua halaman, cap, dan catatan di pinggir. Dokumen yang buram atau terpotong menghasilkan terjemahan yang bermasalah.
- Tentukan biaya dan waktu. Penerjemah umumnya menghitung biaya per halaman atau per kata. Tidak ada angka tunggal, jadi minta penawaran tertulis.
- Periksa hasil. Cocokkan nama, tanggal lahir, nomor, alamat, dan angka. Kesalahan ejaan nama paling sering merepotkan di kemudian hari.
- Simpan satu paket. Terjemahan biasanya dijilid atau dilampirkan bersama salinan dokumen asli yang diterjemahkan. Jangan melepas lampiran itu.
- Ajukan ke instansi. Serahkan paket bersama dokumen asli untuk diperiksa.
Dokumen berbahasa asing dalam perkara di pengadilan
Pengadilan bekerja dengan bahasa Indonesia. Hakim, panitera, dan para pihak harus dapat memahami bukti yang diajukan. Dokumen berbahasa asing yang diajukan sebagai bukti surat sebaiknya disertai terjemahan oleh penerjemah tersumpah, dan tetap melampirkan dokumen aslinya. Pihak lawan berhak memeriksa keduanya. Bila terjemahan dipersoalkan, hakim dapat meminta penjelasan atau terjemahan ulang.
Dalam perkara pidana, terdakwa atau saksi yang tidak paham bahasa Indonesia berhak atas penerjemah selama pemeriksaan. Uraian hak ini ada pada hak terdakwa di persidangan: penerjemah dan salinan dakwaan. Penerjemah dalam persidangan berbeda dari penerjemah dokumen, walaupun keduanya terkait dengan kebutuhan memahami bahasa.
Dokumen asing yang dipakai di pengadilan juga bisa dikenai kewajiban bea meterai. Pembahasannya ada pada meterai pada dokumen pengadilan dan bukti surat.
Biaya, waktu, dan hal yang perlu diminta tertulis
Biaya terjemahan tersumpah tidak diatur dalam satu angka nasional yang dapat dikutip di sini. Penerjemah umumnya menetapkan tarif sendiri berdasarkan bahasa, tingkat kesulitan, dan tenggat. Dokumen padat dengan tabel, cap, dan tulisan tangan biasanya lebih mahal dan lebih lama daripada dokumen ketikan sederhana. Karena itu, mintalah penawaran sebelum memberi pekerjaan.
Hal yang sebaiknya Anda minta secara tertulis:
- daftar dokumen yang akan diterjemahkan, jumlah halaman, dan bahasa yang dituju;
- perkiraan tanggal selesai dan biaya percepatan bila ada;
- bentuk hasil: salinan cetak berjilid, berkas pindai, atau keduanya;
- kesediaan memperbaiki kesalahan tanpa biaya bila ada salah ketik;
- nomor pengangkatan penerjemah yang tercantum pada pernyataan terjemahan.
Jangan ragu menolak penawaran yang menjanjikan pekerjaan sangat murah dan sangat cepat tanpa menyebut status tersumpah. Hasil yang tidak diakui instansi berarti Anda membayar dua kali.
Terjemahan tersumpah dan kewajiban bahasa dalam praktik sehari-hari
Banyak orang baru menyadari kebutuhan terjemahan saat sudah mendekati tenggat. Beberapa situasi yang sering muncul bisa dijadikan pegangan.
Perjanjian dengan mitra asing. Bila perjanjian ditulis dalam bahasa Inggris dan Indonesia, kedua versi perlu sinkron. Terjemahan tersumpah berguna terutama bila perjanjian harus diajukan ke pengadilan atau instansi. Artinya, kontrak yang semula hanya internal bisa menjadi bukti resmi dengan terjemahan yang dapat dipertanggungjawabkan.
Akta dan dokumen kependudukan dari luar negeri. Akta kelahiran anak yang lahir di luar negeri, akta nikah campuran, dan surat keterangan domisili lazim diminta terjemahannya oleh dinas kependudukan dan kantor imigrasi. Urutan pengesahan dan terjemahan dapat berbeda, sehingga tanyakan lebih dulu agar tidak mengurus dua kali.
Dokumen pendidikan. Ijazah luar negeri yang dipakai untuk melamar kerja atau melanjutkan studi di Indonesia sering memerlukan terjemahan dan proses penyetaraan yang terpisah. Terjemahan tidak mengubah nilai atau jenjang ijazah.
Keperluan pengadilan. Hakim berhak meminta terjemahan resmi bila bukti berbahasa asing penting bagi perkara. Pihak yang mengajukan biasanya menanggung biayanya.
Dalam semua situasi, ingat tiga prinsip. Pertama, terjemahan harus lengkap, termasuk cap, catatan pinggir, dan tanda tangan. Kedua, nama orang dan tempat ditulis sesuai dokumen identitas, bukan menurut kebiasaan lisan. Ketiga, simpan pasangan dokumen asli dan terjemahannya agar bisa dibandingkan sewaktu-waktu.
Perubahan aturan yang perlu Anda ketahui
Aturan pengangkatan penerjemah tersumpah dilaporkan telah diganti dengan peraturan menteri hukum yang lebih baru (disebut sebagai Peraturan Menteri Hukum Nomor 4 Tahun 2025, belum dicocokkan dengan teks resmi). Artikel dan formulir lama yang masih menyebut Permenkumham 29/2016 perlu dibaca dengan hati-hati. Karena persyaratan bagi penerjemah dapat berubah, mintalah penerjemah menunjukkan bukti pengangkatannya yang berlaku.
Perubahan kedua bersifat kelembagaan. Urusan hukum kini berada di Kementerian Hukum, sehingga pengangkatan dan pengawasan penerjemah tersumpah ditangani di bawah kementerian tersebut. Pengguna jasa tidak perlu menanggapi perubahan ini secara khusus, tetapi perlu tahu bahwa rujukan lama pada Kemenkumham bisa tidak sesuai dengan nama instansi sekarang.
Perubahan ketiga menyangkut Apostille sejak 2022. Dokumen publik antarnegara anggota tidak lagi harus melewati kedutaan, tetapi kebutuhan terjemahan tersumpah tetap ada. Apostille hanya menyatakan keaslian tanda tangan dan cap, bukan menerjemahkan isi.
Kesalahan umum
| Kesalahan | Akibat | Cara menghindari |
|---|---|---|
| Memakai penerjemah daring atau teman | Terjemahan ditolak | Gunakan penerjemah tersumpah untuk dokumen resmi |
| Salah pasangan bahasa | Penerjemah tidak berwenang | Cek bahasa yang tercantum dalam pengangkatan |
| Tidak melampirkan dokumen asli | Instansi tidak dapat membandingkan | Jilid terjemahan bersama salinan |
| Salah ejaan nama dibiarkan | Masalah di dokumen lain | Samakan dengan paspor atau KTP |
| Menerjemahkan sebagian halaman | Dianggap tidak lengkap | Terjemahkan semua halaman dan cap |
| Menunda sampai mendekati tenggat | Tenggat terlewat | Minta perkiraan waktu sejak awal |
Contoh: Pak Dimas, tokoh fiktif, menandatangani kontrak pemasok dalam bahasa Inggris dengan perusahaan luar negeri. Ketika terjadi perselisihan dan perkara masuk pengadilan, kontrak itu menjadi bukti. Kuasa hukumnya memintakan terjemahan ke penerjemah tersumpah, menjilidnya bersama salinan kontrak, dan melampirkannya pada berkas bukti. Pihak lawan memeriksa terjemahan dan menyatakan satu istilah diterjemahkan tidak tepat. Penerjemah memberi penjelasan tertulis. Kisah ini fiktif dan hanya ilustrasi.
Penerjemah tersumpah menanggung kebenaran terjemahannya, tetapi tidak menanggung isi dokumen. Bila dokumen itu palsu atau isinya tidak benar, terjemahan tidak memperbaikinya. Jangan menyerahkan dokumen yang diragukan keasliannya.
Minta penerjemah memberi daftar istilah khusus untuk dokumen hukum atau teknis, lalu pakai istilah yang sama pada semua dokumen. Konsistensi nama dan istilah mengurangi pertanyaan dari instansi.
Pertanyaan yang sering diajukan
Apakah terjemahan tersumpah otomatis diakui di luar negeri? Tidak otomatis. Negara tujuan punya aturan sendiri. Sebagian meminta penerjemah yang terdaftar di negara mereka. Tanyakan kepada penerima dokumen.
Apakah penerjemah tersumpah juga bisa melegalisasi dokumen? Penerjemah tersumpah menerjemahkan dan menyatakan kebenaran terjemahannya. Legalisasi atau Apostille adalah pengesahan oleh instansi berwenang, dan itu proses yang berbeda.
Apakah kontrak dengan pihak asing boleh hanya berbahasa Inggris? UU 24/2009 mensyaratkan bahasa Indonesia untuk perjanjian yang melibatkan pihak Indonesia, dengan versi bahasa pihak asing dan/atau Inggris bila ada pihak asing. Akibat hukum bila ketentuan itu dilanggar dibahas dalam artikel tentang perjanjian wajib berbahasa Indonesia. Mintalah nasihat sebelum menandatangani.
Apakah ijazah luar negeri perlu terjemahan tersumpah? Untuk banyak keperluan resmi di Indonesia, ya, disertai pengesahan menurut aturan instansi yang meminta. Bila untuk melanjutkan studi atau bekerja, instansi tertentu punya prosedur penyetaraan sendiri.
Ringkasan
- Penerjemah tersumpah diangkat dan disumpah oleh pejabat berwenang, serta bertanggung jawab atas kebenaran terjemahan.
- Dasar pengangkatan adalah peraturan menteri bidang hukum; periksa teks resmi yang berlaku.
- Gunakan penerjemah tersumpah bila dokumen diserahkan kepada pemerintah, pengadilan, atau notaris dan menyangkut hak serta kewajiban.
- Pastikan pasangan bahasa sesuai dan periksa nama serta angka.
- Terjemahan tidak menggantikan Apostille atau legalisasi; keduanya berbeda fungsi.
- Tanyakan persyaratan akhir kepada instansi atau penerima dokumen sebelum membayar.
Artikel ini informasi umum untuk edukasi, bukan nasihat hukum untuk perkara tertentu. Setiap kasus punya fakta dan dokumen yang berbeda, sehingga sebaiknya dikonsultasikan dengan advokat.
- Basis data peraturan BPK — peraturan.bpk.go.id
- Hukumonline: bahasa Indonesia dan keabsahan perjanjian — www.hukumonline.com/berita/a/masih-soal-bahasa-indonesia-dan-keabsahan-perjanjian-lt665538eac40bb/
Informasi per Oktober 2026. Peraturan dapat berubah; cek teks resmi di peraturan.go.id atau situs instansi terkait.
Dasar hukum
- UU No. 24 Tahun 2009 tentang Bendera, Bahasa, dan Lambang Negara, serta Lagu Kebangsaan
- Peraturan Presiden No. 63 Tahun 2019 tentang Penggunaan Bahasa Indonesia
- Peraturan menteri bidang hukum tentang pengangkatan penerjemah tersumpah (periksa nomor dan teks resmi yang berlaku)
Baca juga
- Legalisasi Dokumen Kemenkum dan Kemlu untuk Urusan Luar Negeri: Urutan, Apostille, dan Penerjemah
- Perjanjian Wajib Berbahasa Indonesia: Aturan UU 24/2009 dan Perpres 63/2019
- Alat Bukti dalam Perkara Perdata: Surat, Saksi, dan Lainnya
- Meterai pada Dokumen Pengadilan dan Bukti Surat: Nazegelen dan Kekeliruan yang Membuat Bukti Ditolak
Ada masukan atau pendapat lain? Kirim lewat WhatsApp atau telepon 0813-3040-8000.