Bisnis, UMKM & Start-Up

Paten Sederhana dan Desain Industri untuk Produk UMKM

Diperbarui

Isi artikel
    ALUR SINGKATMemilih jalur perlindungan1Tentukan yang ingindilindungi: fungsiatau tampilan2Rahasiakan produksebelum mendaftar3Telusuri apakah sudahada produk serupa4Ajukan permohonan keDJKI secara daring5Bayar biaya tahunandan pantau pemeriksaan
    Ilustrasi edukatif, dibuat khusus untuk artikel ini.

    Apa itu paten sederhana dan desain industri

    Perlindungan kekayaan intelektual (KI) bukan satu paket tunggal. Setiap bentuk melindungi hal yang berbeda. Untuk produk fisik, dua yang paling relevan adalah paten dan desain industri.

    Paten melindungi invensi, yaitu ide pemecahan masalah di bidang teknologi. Ada dua jenis: paten biasa dan paten sederhana. Paten sederhana ditujukan bagi pengembangan produk atau proses yang sudah ada, dengan tingkat kebaruan dan fungsi praktis yang lebih baik, tetapi tidak harus mencapai "langkah inventif" seperti pada paten biasa.

    Desain industri melindungi tampilan luar produk, yaitu bentuk, konfigurasi, atau komposisi garis dan warna yang memberi kesan estetis pada barang. Yang dilindungi adalah penampilannya, bukan cara kerjanya.

    Contoh sederhana: sebuah botol dengan tutup yang bisa membuka dan menyaring sekaligus. Cara tutup itu bekerja dapat dipertimbangkan untuk paten sederhana. Bentuk botol yang unik dengan lekuk dan pola tertentu dapat dilindungi sebagai desain industri. Keduanya bisa dimiliki untuk produk yang sama, tetapi objek perlindungannya berbeda.

    Aturan dalam bahasa sehari-hari

    Dua undang-undang menjadi acuan utama: Undang-Undang Nomor 13 Tahun 2016 tentang Paten dan Undang-Undang Nomor 31 Tahun 2000 tentang Desain Industri. Keduanya pernah dan dapat diubah oleh peraturan lain, termasuk undang-undang cipta kerja. Karena itu, teks terbaru perlu diperiksa pada sumber resmi sebelum mengajukan.

    Hal pokok yang dijelaskan dalam sumber hukum dan tulisan hukum pada umumnya:

    • Paten sederhana diberikan untuk invensi baru yang merupakan pengembangan produk atau proses yang sudah ada, dapat diterapkan dalam industri, dan memberi nilai praktis lebih baik.
    • Paten sederhana hanya memuat satu klaim independen, dan perlindungannya berlaku 10 tahun sejak tanggal penerimaan permohonan. Jangka waktu itu tidak dapat diperpanjang. Paten biasa berlaku 20 tahun.
    • Desain industri harus baru. Perlindungannya berlaku untuk jangka waktu tertentu sejak tanggal penerimaan permohonan; periksa teks undang-undang untuk jangka waktu terbaru.
    • Hak diperoleh melalui pendaftaran. Siapa yang lebih dahulu mengajukan permohonan dengan syarat terpenuhi, pada umumnya lebih diuntungkan dibanding yang menunda.
    • Pendaftaran dilakukan melalui Direktorat Jenderal Kekayaan Intelektual (DJKI) di bawah kementerian yang menangani hukum.

    Satu catatan penting: sekalipun produk Anda sudah dijual, belum tentu masih ada kebaruan. Itu sebabnya urutan langkah menjadi sangat penting.

    Tangan menggambar sketsa rancangan produk di atas kertas dengan pulpen
    Foto oleh Kelly Sikkema di Unsplash

    Beda paten sederhana dan desain industri

    AspekPaten sederhanaDesain industri
    Yang dilindungiCara kerja, struktur teknis, atau prosesTampilan luar: bentuk, garis, warna
    Syarat utamaBaru, pengembangan produk atau proses, dapat diterapkan di industriBaru dan memberi kesan estetis
    ContohMekanisme kunci lipat pada kursiBentuk dan pola kursi
    Jangka waktu10 tahun, tidak dapat diperpanjangJangka waktu tertentu sesuai undang-undang
    Biaya lanjutanBiaya tahunanPeriksa ketentuan terbaru
    Risiko jika salah pilihFungsi ditiru tetapi bentuk berbedaBentuk ditiru walau cara kerja sama

    Bila produk Anda unggul pada fungsi dan tampilan, kombinasi keduanya dapat memberi perlindungan berlapis. Namun, tiap pendaftaran memerlukan biaya, sehingga pilih sesuai nilai bisnis produk.

    Soal kebaruan: jangan dipublikasikan dulu

    Kebaruan adalah syarat inti. Secara umum, sebuah invensi atau desain tidak lagi dianggap baru jika sudah diungkapkan kepada publik sebelum tanggal permohonan diajukan. Pengungkapan bisa berupa penjualan, iklan, unggahan media sosial, katalog, atau presentasi ke calon pembeli tanpa perjanjian kerahasiaan.

    Undang-undang memberi pengecualian terbatas, misalnya untuk pengungkapan pada pameran resmi dalam jangka waktu singkat sebelum permohonan. Pengecualian ini sempit dan syaratnya ketat, sehingga jangan dijadikan andalan. Cara teraman adalah mendaftar sebelum produk diperlihatkan kepada umum.

    Untuk menjaga kerahasiaan sebelum mendaftar:

    • gunakan perjanjian kerahasiaan (nondisclosure agreement) dengan pembuat prototipe, pabrik, dan calon mitra;
    • jangan mengunggah foto lengkap produk sebelum permohonan diajukan;
    • simpan catatan pengembangan bertanggal sebagai bukti siapa pencipta awalnya;
    • batasi jumlah orang yang mengetahui detail teknis.

    Langkah pendaftaran

    1. Tentukan objek yang ingin dilindungi: fungsi, tampilan, atau keduanya.
    2. Lakukan penelusuran awal pada pangkalan data DJKI untuk melihat apakah sudah ada paten atau desain serupa. Hasil penelusuran tidak menjamin permohonan diterima, tetapi mengurangi risiko sia-sia.
    3. Siapkan dokumen. Untuk paten sederhana: deskripsi, klaim tunggal, gambar, dan abstrak. Untuk desain industri: gambar atau foto desain dari beberapa sudut serta uraian.
    4. Ajukan permohonan melalui layanan daring DJKI, atau melalui konsultan kekayaan intelektual terdaftar bila Anda membutuhkan bantuan menyusun klaim.
    5. Bayar biaya permohonan. Pelaku usaha mikro dan kecil serta lembaga tertentu dapat memperoleh keringanan; periksa tarif penerimaan negara bukan pajak yang berlaku.
    6. Ikuti pemeriksaan administrasi dan substantif, dan tanggapi bila pemeriksa meminta perbaikan.
    7. Setelah disetujui, terima sertifikat dan bayar biaya tahunan yang diwajibkan, agar perlindungan tidak hapus karena tunggakan.

    Proses pemeriksaan membutuhkan waktu yang bervariasi dan tidak dapat dipastikan. Siapkan kesabaran, dan hindari janji kepada mitra bahwa sertifikat pasti terbit pada tanggal tertentu.

    Contoh: Ibu Rina membuat rak sepatu lipat dari bambu dengan engsel khusus yang membuat rak bisa dilipat tanpa alat. Sebelum memamerkannya di bazar, ia menelusuri produk serupa dan menemukan rak lipat dengan engsel berbeda. Ia mengajukan paten sederhana untuk mekanisme engselnya dan desain industri untuk bentuk raknya. Barulah setelah permohonan diajukan, ia mempromosikan produk. Karena tanggal permohonan sudah tercatat, tiruan yang muncul belakangan lebih mudah dipersoalkan.

    Peringatan

    Memasang tulisan "dipatenkan" pada kemasan sebelum paten diberikan dapat menyesatkan konsumen. Gunakan istilah yang benar, misalnya "dalam proses pendaftaran", dan hanya bila permohonan memang sudah diajukan.

    Tips

    Catat tanggal dan bukti pembuatan prototipe, termasuk foto dan nota pembelian bahan. Catatan itu berguna untuk menunjukkan siapa pemilik gagasan bila terjadi sengketa.

    Kalau produk ditiru

    Perlindungan memberi hak eksklusif: pemegang hak dapat melarang pihak lain membuat, menjual, atau mengimpor produk yang memakai invensi atau desainnya tanpa izin. Namun hak ini baru dapat ditegakkan setelah hak diberikan, dan bukti kepemilikan harus jelas.

    Bila menemukan tiruan:

    1. Kumpulkan bukti: foto produk, tautan penjual, bukti pembelian, dan tanggal.
    2. Bandingkan dengan sertifikat atau klaim yang Anda miliki.
    3. Kirim somasi kepada pihak peniru.
    4. Pertimbangkan mediasi atau gugatan ke pengadilan niaga bila somasi tidak membuahkan hasil.
    5. Pelajari juga ketentuan pidana pada undang-undang yang bersangkutan; periksa teks resmi terbaru karena ancaman pidana dapat berubah oleh peraturan yang lebih baru.

    Jika permohonan masih dalam proses, penegakan hukumnya terbatas. Itu salah satu alasan mengapa permohonan sebaiknya segera diajukan dan alasan pelaku usaha perlu menjaga kerahasiaan sampai itu.

    Bedanya dengan merek dan hak cipta

    Sering terjadi pelaku usaha mengira satu pendaftaran melindungi segalanya. Padahal ada empat jenis perlindungan yang berbeda, dan masing-masing menjawab pertanyaan yang berbeda.

    • Merek melindungi tanda pembeda, seperti nama dan logo, agar konsumen tidak tertukar.
    • Hak cipta melindungi karya seperti gambar, tulisan, foto, dan perangkat lunak sejak karya diwujudkan, tanpa kewajiban mendaftar, meski pencatatan membantu pembuktian.
    • Paten melindungi solusi teknis.
    • Desain industri melindungi tampilan produk massal.

    Contoh produk tas anyaman. Nama tas dilindungi sebagai merek. Gambar motif anyaman yang digambar seniman bisa menjadi hak cipta. Bentuk tas yang khas dapat didaftarkan sebagai desain industri. Cara menganyam dengan alat khusus yang mempercepat produksi mungkin memenuhi syarat paten sederhana. Keempatnya hidup berdampingan.:

    Pertimbangan biaya dan strategi bagi usaha kecil

    Tidak semua produk perlu didaftarkan. Perlindungan berguna bila produk laku, mudah ditiru, dan nilai bisnisnya cukup besar dibanding biayanya. Beberapa pertanyaan yang dapat membantu memutuskan:

    1. Seberapa mudah produk ditiru begitu beredar? Produk yang rumit diproduksi lebih aman daripada produk yang cukup difoto lalu dibuat ulang.
    2. Berapa lama produk diperkirakan laku? Produk musiman mungkin tidak menunggu proses pemeriksaan selesai.
    3. Apakah ada rencana bekerja sama dengan investor atau pabrik besar? Mitra semacam itu biasanya menanyakan status kekayaan intelektual lebih dulu.
    4. Apakah anggaran mencukupi untuk biaya awal dan biaya tahunan? Hak yang dibiarkan hapus karena tunggakan hanya memperbesar kerugian.

    Bila anggaran terbatas, prioritaskan objek yang paling bernilai. Misalnya daftarkan desain industri untuk bentuk yang menjadi daya tarik utama, lalu pertimbangkan paten sederhana bila ada mekanisme yang benar-benar baru.

    Hubungan dengan pekerja, pengrajin, dan mitra

    Siapa pemilik hak atas invensi atau desain bila dikembangkan bersama pihak lain? Jawabannya bergantung pada hubungan hukum dan perjanjian. Secara umum, bila invensi dibuat dalam hubungan kerja, undang-undang dan kontrak kerja menentukan siapa pemegang haknya, dan pencipta tetap berhak disebut. Bila dibuat oleh pembuat desain lepas atau pengrajin mitra, kepemilikan sebaiknya diatur tegas dalam perjanjian tertulis.

    Hal yang perlu ada dalam perjanjian dengan pihak yang ikut mengembangkan produk:

    • siapa yang menjadi pemohon pendaftaran;
    • siapa menanggung biaya dan siapa memperoleh manfaat ekonominya;
    • larangan menggunakan desain atau cara kerja yang sama untuk pihak lain;
    • kewajiban menjaga kerahasiaan, termasuk setelah kerja sama berakhir;
    • imbalan yang wajar bagi pencipta atau penemu.

    Perjanjian tertulis dari awal jauh lebih murah dibanding sengketa kepemilikan di belakang hari.

    Kesalahan yang sering terjadi

    • Menjual produk lebih dulu, baru berpikir tentang pendaftaran.
    • Mencampur paten dengan desain: ingin melindungi bentuk tetapi mengajukan paten, atau sebaliknya.
    • Menulis klaim paten terlalu sempit sehingga mudah dihindari tiruan, atau terlalu luas sehingga ditolak.
    • Menganggap pendaftaran merek sudah melindungi bentuk dan fungsi produk. Merek melindungi tanda pembeda, bukan bentuk atau teknis.
    • Lupa membayar biaya tahunan sehingga hak hapus.
    • Memberi izin produksi kepada pihak lain tanpa perjanjian lisensi tertulis.
    • Mengajukan atas nama orang yang bukan penemu atau tanpa memperhatikan hak pekerja atau mitra yang ikut mengembangkan.

    Pertanyaan yang sering diajukan

    Apakah produk yang sudah dijual masih bisa didaftarkan? Sulit. Pengungkapan kepada publik sebelum permohonan dapat menghilangkan kebaruan. Ada pengecualian terbatas, namun syaratnya ketat. Konsultasikan dengan konsultan kekayaan intelektual sebelum memutuskan.

    Apakah cukup mendaftarkan merek saja? Tidak. Merek melindungi nama atau logo sebagai pembeda barang. Bentuk produk dan cara kerjanya dilindungi oleh desain industri dan paten.

    Apakah perlu konsultan untuk paten sederhana? Tidak diwajibkan bagi pemohon dalam negeri, tetapi menyusun klaim yang tepat memerlukan keahlian. Bantuan konsultan dapat mengurangi risiko penolakan.

    Ringkasan

    • Paten sederhana melindungi sisi teknis; desain industri melindungi tampilan.
    • Paten sederhana berlaku 10 tahun tanpa perpanjangan dan hanya satu klaim independen.
    • Kebaruan hilang bila produk sudah diungkap ke publik sebelum permohonan.
    • Daftarkan sebelum mempromosikan produk; gunakan perjanjian kerahasiaan.
    • Ajukan melalui DJKI, bayar biaya, dan penuhi biaya tahunan.
    • Siapkan bukti dan somasi bila terjadi peniruan.
    📌 Catatan

    Artikel ini informasi umum untuk edukasi, bukan nasihat hukum untuk perkara tertentu. Setiap kasus punya fakta dan dokumen yang berbeda, sehingga sebaiknya dikonsultasikan dengan advokat.

    📚 Sumber Rujukan

    Informasi per Oktober 2026. Peraturan dapat berubah; cek teks resmi di peraturan.go.id atau situs instansi terkait.

    Dasar hukum

    Baca juga

    WhatsApp