Ketenagakerjaan

Contoh Jawaban Tertulis atas Anjuran Mediator dan Cara Mengisinya

Terbit 7 menit bacaTim Redaksi InfoHukum

Contoh surat menerima atau menolak anjuran mediator hubungan industrial: tenggat 10 hari kerja, alasan, perhitungan, dan langkah sesudahnya.

Isi artikel
    ⚡ Ringkas 30 detik
    • Bila mediasi tidak menghasilkan kesepakatan, mediator mengeluarkan anjuran tertulis.
    • Para pihak wajib menjawab secara tertulis, menerima atau menolak, paling lama 10 hari kerja setelah menerima anjuran.
    • Tidak menjawab dianggap menolak. Tetapi jawaban tertulis yang beralasan jauh lebih berguna bila perkara berlanjut ke PHI.
    • Bila diterima, dibuat perjanjian bersama yang didaftarkan di PHI. Bila ditolak, minta risalah mediasi sebagai syarat gugatan.
    Kabar terbaru

    DPR mengesahkan UU Pelindungan Ketenagakerjaan pada 6 Oktober 2026. Menurut pemberitaan, undang-undang itu baru berlaku satu tahun sejak diundangkan, sehingga sampai saat itu aturan yang dijelaskan di artikel ini tetap menjadi pegangan. Periksa naskah resmi dan perkembangan terbaru sebelum bertindak.

    Apa itu jawaban atas anjuran mediator dan kapan dipakai

    Mediasi hubungan industrial dilakukan oleh mediator dari instansi yang membidangi ketenagakerjaan di kabupaten/kota. Bila para pihak tidak mencapai kesepakatan, mediator menuangkan pendapatnya dalam anjuran tertulis: misalnya hubungan kerja berakhir dan pengusaha membayar pesangon sekian, atau pekerja dipekerjakan kembali.

    Anjuran tidak mengikat seperti putusan pengadilan. Namun UU PPHI mewajibkan para pihak memberi jawaban tertulis: menerima atau menolak. Surat jawaban inilah yang dibahas di artikel ini. Surat ini dipakai pengusaha maupun pekerja atau serikat pekerja.

    Jawaban yang baik singkat tetapi lengkap: menyebut nomor anjuran dan tanggal diterima, menyatakan sikap dengan tegas, dan bila menolak, memberi alasan fakta, hukum, dan perhitungan.

    Dasar hukum dalam bahasa sehari-hari

    • Anjuran tertulis. UU 2/2004 mengatur bahwa bila mediasi tidak mencapai kesepakatan, mediator mengeluarkan anjuran tertulis.
    • Tenggat jawaban. Para pihak harus menyampaikan jawaban tertulis kepada mediator, menerima atau menolak anjuran, paling lama 10 hari kerja setelah menerima anjuran.
    • Diam berarti menolak. Pihak yang tidak memberikan pendapat dianggap menolak anjuran.
    • Bila diterima. Mediator membantu para pihak membuat perjanjian bersama, lalu perjanjian bersama didaftarkan di PHI pada Pengadilan Negeri. Perjanjian bersama yang terdaftar dapat dimintakan eksekusi bila tidak dilaksanakan.
    • Bila ditolak. Salah satu pihak atau para pihak dapat melanjutkan ke PHI. Gugatan wajib dilampiri risalah penyelesaian melalui mediasi atau konsiliasi.
    • Dasar perhitungan. Bila menyangkut PHK, hak pekerja dihitung menurut UU Ketenagakerjaan setelah UU Cipta Kerja dan PP 35/2021, dengan memperhatikan Putusan MK 168/PUU-XXI/2023.

    Isi penting yang wajib ada

    • Nomor surat, tanggal, dan perihal yang menyebut nomor anjuran.
    • Tujuan surat: nama mediator dan instansinya.
    • Identitas dan kedudukan penanda tangan (pengusaha, pekerja, serikat pekerja, atau kuasa).
    • Nomor dan tanggal anjuran serta tanggal anjuran diterima.
    • Ringkasan isi anjuran.
    • Sikap yang tegas: menerima atau menolak.
    • Bila menolak: alasan fakta, alasan hukum, dan tabel perhitungan pembanding.
    • Permintaan lanjutan: pembuatan perjanjian bersama, atau penerbitan risalah mediasi.
    • Lampiran, tembusan kepada pihak lawan, dan tanda terima.

    Cara mengisi langkah demi langkah

    1. Catat tanggal anjuran diterima. Hitung 10 hari kerja dari tanggal itu, bukan dari tanggal anjuran dibuat. Hari Sabtu, Minggu, dan libur nasional tidak dihitung sebagai hari kerja.
    2. Baca anjuran baris per baris. Tandai fakta yang keliru (tanggal masuk kerja, status kontrak, upah terakhir) dan dasar hukum yang dipakai.
    3. Putuskan sikap. Bila Anda setuju sebagian tetapi tidak seluruhnya, pilih menolak dan tuliskan usulan penyelesaian. Menerima "dengan syarat" membuat sikap Anda kabur.
    4. Tulis alasan. Pisahkan alasan fakta, alasan hukum, dan alasan perhitungan. Sebut bukti yang mendukung.
    5. Isi tabel perhitungan. Bandingkan angka menurut anjuran dengan angka menurut Anda untuk tiap komponen.
    6. Tentukan permintaan lanjutan. Bila menerima, usulkan jadwal pembayaran. Bila menolak, minta risalah mediasi.
    7. Tanda tangan. Ditandatangani pihak itu sendiri atau kuasanya, dengan surat kuasa terlampir.
    8. Serahkan dengan bukti. Serahkan langsung dan minta tanda terima, atau kirim dengan cara yang tanggal penerimaannya dapat dibuktikan. Kirim tembusan ke pihak lawan.

    Kesalahan yang sering terjadi

    • Terlambat. Melewati 10 hari kerja membuat Anda dianggap menolak dan kehilangan kesempatan mencatat alasan secara resmi di berkas mediasi.
    • Jawaban tanpa alasan. "Kami menolak anjuran" saja tidak membantu. Alasan tertulis akan dibaca hakim bila perkara berlanjut.
    • Emosional. Menyerang mediator atau pihak lawan tidak mengubah apa pun dan dapat merugikan citra Anda.
    • Lupa minta risalah. Tanpa risalah mediasi, gugatan ke PHI akan dikembalikan.
    • Penanda tangan tidak berwenang. Jawaban dari staf tanpa kuasa direksi dapat dipersoalkan.

    Contoh singkat

    Kerangka berikut hanya ilustrasi. Template lengkap memuat dua pilihan sikap, tabel perhitungan, dan tanda terima.

    • Perihal: Jawaban atas Anjuran Nomor [....]
    • Kepada Yth. Mediator Hubungan Industrial, Dinas [....]
    • Kami menerima anjuran tersebut pada tanggal [....].
    • Sikap: MENOLAK anjuran dengan alasan: 1. fakta [....]; 2. hukum [....]; 3. perhitungan [....].
    • Tabel: komponen — menurut anjuran — menurut kami.
    • Kami memohon diterbitkan risalah penyelesaian melalui mediasi.
    • [Kota, tanggal] — [nama pihak], tembusan kepada [pihak lawan].
    📄 Template lengkap

    Versi Word dan PDF jawaban tertulis atas anjuran mediator lengkap dengan petunjuk pengisian tersedia di Paket Dokumen InfoHukum (Paket HRD, Paket Advokat, dan Paket Lengkap). Pembeli dapat mengunduhnya kapan saja dari Pustaka Saya.

    Pertanyaan yang sering diajukan

    Apakah anjuran mediator wajib dipatuhi?

    Tidak. Anjuran adalah pendapat tertulis mediator. Yang wajib adalah memberikan jawaban tertulis dalam tenggat. Bila salah satu pihak menolak, perselisihan dapat dilanjutkan ke PHI.

    Apa akibatnya bila kami tidak menjawab?

    Pihak yang tidak memberikan pendapat dianggap menolak anjuran. Akibatnya sama dengan menolak, tetapi Anda kehilangan kesempatan mencatat alasan dan usulan secara resmi.

    Bolehkah menerima sebagian anjuran?

    Undang-undang hanya mengenal menerima atau menolak. Bila Anda setuju sebagian, nyatakan menolak dan tuliskan bagian yang Anda setujui sebagai usulan penyelesaian. Pihak lawan dan mediator masih dapat menindaklanjutinya dengan perundingan.

    Setelah menerima anjuran, apa langkah berikutnya?

    Bila kedua pihak menerima, mediator membantu menyusun perjanjian bersama, lalu perjanjian bersama didaftarkan di PHI pada Pengadilan Negeri di wilayah para pihak membuatnya agar memiliki kekuatan eksekusi.

    Catatan

    Artikel ini informasi umum, bukan nasihat hukum untuk kasus tertentu. Tenggat dan tata cara mediasi dapat diperjelas oleh peraturan menteri yang berlaku; periksa juga ketentuan terbaru setelah Putusan MK 168/PUU-XXI/2023. Untuk keadaan khusus, konsultasikan dengan praktisi hukum ketenagakerjaan atau gunakan layanan konsultasi InfoHukum.

    📚 Sumber Rujukan

    Informasi per 24 Oktober 2026. Artikel ini bersifat edukatif dan bukan nasihat hukum untuk perkara tertentu.

    Dasar hukum

    • UU 2/2004 tentang Penyelesaian Perselisihan Hubungan Industrial
    • UU 13/2003 tentang Ketenagakerjaan jo. UU 6/2023 tentang Cipta Kerja
    • PP 35/2021 tentang PKWT, Alih Daya, Waktu Kerja dan Waktu Istirahat, dan PHK
    • Putusan MK 168/PUU-XXI/2023

    Dalam kategori yang sama

    Dapatkan info hukum praktis setiap hari di WhatsApp

    Ikuti Saluran InfoHukum
    WhatsApp