Hukum Perdata & Litigasi

Contoh Surat Pemberitahuan Pengalihan Piutang (Cessie) kepada Debitur dan Cara Mengisinya

Terbit 7 menit bacaTim Redaksi InfoHukum

Contoh surat pemberitahuan cessie kepada debitur: rincian piutang, instruksi pembayaran ke kreditur baru, kolom pengakuan debitur, dan bukti terima.

Isi artikel
    ⚡ Ringkas 30 detik
    • Pengalihan piutang baru mengikat debitur setelah diberitahukan kepadanya atau diakuinya secara tertulis (Pasal 613 KUHPerdata).
    • Sebelum diberi tahu, pembayaran debitur kepada kreditur lama tetap sah.
    • Surat sebaiknya ditandatangani bersama kreditur lama dan kreditur baru, dengan rekening tujuan yang jelas.
    • Lampirkan kolom pengakuan debitur dan simpan bukti penerimaan surat.

    Apa itu surat pemberitahuan cessie dan kapan dipakai

    Surat pemberitahuan pengalihan piutang adalah surat kepada debitur yang menyampaikan bahwa hak menagih utangnya telah berpindah dari kreditur lama kepada kreditur baru. Surat ini dikirim setelah perjanjian pengalihan piutang (cessie) ditandatangani.

    Surat ini bukan formalitas. Tanpa pemberitahuan atau pengakuan debitur, pengalihan piutang tidak berakibat bagi debitur. Debitur yang tidak tahu boleh terus membayar kepada kreditur lama, dan pembayaran itu membebaskannya.

    Surat yang sama juga berguna bagi debitur: ia mendapat kepastian ke mana harus membayar, berapa sisa utangnya, dan bagaimana memverifikasi bahwa surat itu bukan penipuan.

    Dasar hukum dalam bahasa sehari-hari

    • Pasal 613 KUHPerdata. Penyerahan piutang atas nama dilakukan dengan akta, dan bagi debitur baru berakibat setelah diberitahukan kepadanya atau secara tertulis disetujui dan diakuinya.
    • Hak yang melekat ikut beralih. Penanggungan dan hak istimewa yang melekat pada piutang ikut berpindah (Pasal 1533 KUHPerdata). Karena itu, penanggung atau pemberi jaminan sebaiknya diberi tembusan.
    • Syarat utang tidak berubah. Cessie tidak mengubah jumlah, bunga, atau jadwal pembayaran. Debitur juga tetap dapat mengajukan keberatan yang sah terhadap tagihan.
    • Perjumpaan utang. KUHPerdata membedakan akibat bagi debitur yang hanya diberi tahu dan debitur yang menyetujui pengalihan tanpa syarat, terutama soal hak memperhitungkan tagihan balik. Bila Anda debitur dan punya tagihan kepada kreditur lama, catat dalam kolom pengakuan.
    • Data pribadi. Kreditur baru wajib memproses data debitur sesuai UU 27/2022 tentang Pelindungan Data Pribadi.

    Isi penting yang wajib ada

    • Nomor, tanggal, dan perihal surat.
    • Identitas kreditur lama dan kreditur baru beserta penanda tangan.
    • Rujukan perjanjian cessie: nomor dan tanggal.
    • Rincian piutang: dasar tagihan, jatuh tempo, dan sisa tagihan per tanggal tertentu.
    • Instruksi pembayaran: bank, nomor rekening, dan nama pemilik rekening kreditur baru.
    • Penegasan bahwa syarat utang tidak berubah.
    • Saluran verifikasi kepada kreditur lama dan cara mengajukan keberatan.
    • Kolom Pengakuan Debitur dan tanda terima surat.

    Cara mengisi langkah demi langkah

    1. Ambil data dari perjanjian cessie. Rincian piutang di surat harus sama dengan Lampiran 1 perjanjian cessie.
    2. Tentukan tanggal saldo. Tulis sisa tagihan per tanggal tertentu dan minta debitur menunjukkan bukti bayar setelah tanggal itu.
    3. Isi rekening kreditur baru. Pastikan nama pemilik rekening sama dengan nama kreditur baru. Hindari rekening pribadi pengurus.
    4. Cantumkan kontak verifikasi. Tulis nomor telepon atau email resmi kreditur lama agar debitur dapat memastikan keaslian surat.
    5. Tanda tangan bersama. Kreditur lama dan kreditur baru menandatangani surat. Gunakan kop dan stempel perusahaan bila ada.
    6. Kirim dengan bukti. Serahkan langsung dan minta tanda terima di bagian akhir surat, atau kirim melalui pos/kurir tercatat. Untuk pembuktian lebih kuat, pemberitahuan dapat disampaikan melalui juru sita pengadilan.
    7. Minta pengakuan debitur. Debitur mengisi jumlah yang diakui, keberatan bila ada, dan menandatangani di atas meterai.
    8. Arsipkan. Simpan salinan surat, bukti kirim, tanda terima, dan pengakuan debitur bersama perjanjian cessie.

    Kesalahan yang sering terjadi

    • Surat hanya dari kreditur baru. Debitur wajar curiga, apalagi bila surat meminta transfer ke rekening baru. Tanda tangan kreditur lama menghilangkan keraguan.
    • Menambah syarat baru. Menaikkan bunga, mempercepat jatuh tempo, atau menambah biaya melalui surat pemberitahuan tidak mengikat debitur.
    • Rincian piutang berbeda dengan pembukuan debitur. Selisih kecil pun memicu keberatan. Lakukan rekonsiliasi sebelum mengirim.
    • Tidak ada bukti penerimaan. Tanpa bukti, kreditur baru sulit membantah bila debitur mengaku belum diberi tahu dan sudah membayar ke kreditur lama.
    • Penanggung tidak diberi tahu. Bila utang dijamin penanggung, kirim tembusan agar penanggung tahu kepada siapa ia berkewajiban.

    Contoh singkat

    Kerangka ringkas di bawah ini hanya ilustrasi. Template lengkap memuat tabel piutang, instruksi pembayaran, kolom pengakuan debitur, dan tanda terima.

    • Nomor: [....] · Perihal: Pemberitahuan Pengalihan Piutang (Cessie)
    • Kepada Yth. [nama debitur], [alamat].
    • Berdasarkan Perjanjian Pengalihan Piutang Nomor [....] tanggal [....], piutang [kreditur lama] terhadap Saudara dialihkan kepada [kreditur baru].
    • Sisa tagihan per [tanggal]: Rp[....]; syarat utang tetap sama.
    • Sejak surat ini diterima, pembayaran hanya sah ke rekening [bank] [nomor] a.n. [kreditur baru].
    • Verifikasi: hubungi [kontak resmi kreditur lama].
    • Tanda tangan kreditur lama dan kreditur baru; kolom pengakuan debitur terlampir.
    📄 Template lengkap

    Versi Word dan PDF lengkap dengan tabel piutang, kolom pengakuan debitur, tanda terima, dan petunjuk pengisian tersedia di Paket Dokumen InfoHukum (Paket Korporat, Paket UMKM, dan Paket Lengkap). Pembeli dapat mengunduhnya kapan saja dari Pustaka Saya.

    Pertanyaan yang sering diajukan

    Saya debitur dan menerima surat cessie. Apakah saya wajib membayar ke kreditur baru?

    Ya, setelah Anda menerima pemberitahuan yang sah, pembayaran kepada kreditur lama tidak lagi membebaskan Anda. Namun, verifikasi dulu keaslian surat kepada kreditur lama melalui kontak resmi yang sudah Anda kenal, bukan nomor yang tercantum di surat bila Anda ragu.

    Apakah saya harus menandatangani pengakuan debitur?

    Tidak wajib. Pemberitahuan saja sudah cukup agar cessie berlaku terhadap Anda. Bila Anda menandatangani, periksa jumlah yang diakui dan catat keberatan atau pembayaran yang belum diperhitungkan.

    Bagaimana kalau saya sudah membayar ke kreditur lama sebelum surat datang?

    Pembayaran sebelum pemberitahuan tetap sah. Kirimkan bukti bayar kepada kreditur baru agar saldo dikoreksi. Kreditur lama wajib meneruskan uang itu kepada kreditur baru sesuai perjanjian mereka.

    Apakah surat ini perlu dikirim lewat juru sita?

    Tidak selalu. Surat tertulis dengan bukti penerimaan yang jelas lazim dipakai. Pemberitahuan melalui juru sita pengadilan memberi bukti yang lebih kuat bila debitur diperkirakan akan membantah.

    Catatan

    Artikel ini informasi umum, bukan nasihat hukum untuk kasus tertentu. Bila debitur adalah konsumen lembaga jasa keuangan, aturan pelindungan konsumen sektor jasa keuangan juga berlaku. Untuk keadaan khusus, konsultasikan dengan advokat atau gunakan layanan konsultasi InfoHukum.

    📚 Sumber Rujukan

    Informasi per 24 Oktober 2026. Artikel ini bersifat edukatif dan bukan nasihat hukum untuk perkara tertentu.

    Dasar hukum

    • Pasal 613 KUHPerdata
    • Pasal 1533 KUHPerdata
    • Ketentuan KUHPerdata tentang pembayaran dan perjumpaan utang
    • UU 27/2022 tentang Pelindungan Data Pribadi
    • UU 10/2020 tentang Bea Meterai

    Dalam kategori yang sama

    Dapatkan info hukum praktis setiap hari di WhatsApp

    Ikuti Saluran InfoHukum
    WhatsApp