Contoh Memori Banding PTUN dan Cara Mengisinya
Contoh memori banding atas putusan PTUN ke PT TUN: tenggat 14 hari, susunan keberatan, petitum bagi penggugat atau tergugat, dan e-Court.
Isi artikel
- Memori banding berisi alasan Anda tidak setuju dengan putusan PTUN, ditujukan ke PT TUN melalui PTUN yang memutus.
- Permohonan banding diajukan dalam 14 hari sejak putusan diberitahukan secara sah; memori banding menyusul, tetapi sebaiknya segera.
- Bantah pertimbangan hakim secara spesifik: halaman, paragraf, dan mengapa keliru. Jangan sekadar mengulang gugatan.
- Pilih petitum sesuai posisi: Penggugat meminta gugatan dikabulkan, Tergugat meminta gugatan ditolak atau tidak diterima.
Apa itu memori banding PTUN dan kapan dipakai
Bila Anda kalah di Pengadilan Tata Usaha Negara (PTUN), Anda dapat meminta pemeriksaan ulang di Pengadilan Tinggi Tata Usaha Negara (PT TUN). Langkah ini terdiri atas dua dokumen. Pertama, permohonan banding yang dicatat kepaniteraan dalam akta permohonan banding. Kedua, memori banding, yaitu uraian tertulis tentang kesalahan putusan dan apa yang Anda minta dari hakim banding.
Memori banding dapat diajukan oleh siapa pun yang kalah: warga atau badan hukum sebagai Penggugat, pejabat sebagai Tergugat, atau pihak ketiga yang masuk sebagai Tergugat II Intervensi, misalnya pemegang izin yang izinnya digugat.
PT TUN memeriksa ulang fakta dan penerapan hukum. Karena itu memori banding adalah kesempatan untuk menunjukkan bukti yang diabaikan, pertimbangan yang keliru, atau hukum acara yang dilanggar.
Dasar hukum dalam bahasa sehari-hari
- UU 5/1986 tentang Peradilan Tata Usaha Negara (diubah UU 9/2004 dan UU 51/2009) mengatur pemeriksaan di tingkat banding. Permohonan banding diajukan secara tertulis dalam 14 hari setelah putusan diberitahukan kepada pihak secara sah.
- Memori dan kontra memori. Undang-undang memberi kesempatan kepada para pihak untuk memeriksa berkas dan menyerahkan memori banding atau kontra memori banding; salinannya diberikan kepada pihak lawan melalui panitera.
- Persidangan elektronik. PERMA 1/2019 sebagaimana diubah PERMA 7/2022 mengatur pengajuan dokumen dan pemberitahuan melalui sistem informasi pengadilan. Banyak putusan kini diberitahukan secara elektronik, sehingga tanggal pemberitahuan elektronik penting untuk menghitung tenggat.
- Ukuran keabsahan keputusan. UU 30/2014 tentang Administrasi Pemerintahan dan asas-asas umum pemerintahan yang baik menjadi batu uji utama dalam memori: wewenang, prosedur, dan substansi.
Isi penting yang wajib ada
- Alamat tujuan: Ketua PT TUN melalui Ketua PTUN yang memutus.
- Identitas Pembanding dan Terbanding, dengan kedudukan semula (dahulu Penggugat/Tergugat).
- Data putusan yang dibanding: nomor perkara, tanggal putusan, tanggal pemberitahuan.
- Pernyataan bahwa permohonan banding diajukan tepat waktu, dengan nomor akta permohonan banding.
- Ringkasan objek sengketa dan kutipan amar putusan.
- Keberatan-keberatan yang tersusun: eksepsi, penilaian bukti, penerapan hukum, kecukupan pertimbangan, hukum acara.
- Petitum: menerima banding, membatalkan putusan, mengadili sendiri, dan biaya perkara.
- Daftar lampiran.
Cara mengisi langkah demi langkah
- Catat tanggal pemberitahuan putusan. Lihat apakah putusan diberitahukan di sidang, melalui e-Court, atau dengan surat. Dari tanggal itu hitung 14 hari.
- Daftarkan permohonan banding. Datangi kepaniteraan atau gunakan e-Court, bayar panjar biaya, dan simpan akta permohonan banding.
- Baca putusan dua kali. Tandai setiap pertimbangan yang merugikan Anda beserta halamannya.
- Kelompokkan keberatan. Misalnya: (1) eksepsi tenggang waktu keliru, (2) bukti P-5 diabaikan, (3) asas kecermatan tidak dipertimbangkan.
- Tulis setiap keberatan dengan pola tetap. Pertimbangan hakim, mengapa keliru, dasar hukum atau buktinya, dan akibatnya bagi putusan.
- Pilih rumusan petitum. Rumusan A untuk Pembanding yang semula Penggugat, Rumusan B untuk Pembanding yang semula Tergugat atau Tergugat II Intervensi.
- Serahkan memori. Ajukan ke kepaniteraan PTUN atau unggah ke e-Court, lalu pastikan salinannya diteruskan kepada Terbanding.
Kesalahan yang sering terjadi
- Salah menghitung 14 hari. Menghitung dari tanggal putusan diucapkan padahal Anda tidak hadir, atau sebaliknya. Bila ragu, ajukan permohonan banding secepatnya.
- Menyalin ulang gugatan. Hakim banding ingin tahu di mana putusan keliru, bukan membaca gugatan dua kali.
- Tidak menyebut halaman putusan. Keberatan yang tidak merujuk pertimbangan tertentu sulit diperiksa.
- Petitum tidak sesuai posisi. Tergugat yang meminta "mengabulkan gugatan" jelas keliru, tetapi kesalahan salin-tempel semacam ini sering terjadi.
- Lupa upaya hukum khusus. Beberapa jenis sengketa diatur undang-undang tersendiri, misalnya langsung kasasi atau tenggat yang lebih pendek. Periksa sebelum mengajukan.
Contoh singkat
Kerangka di bawah hanya ilustrasi. Template lengkap memuat empat kelompok keberatan dan dua rumusan petitum.
- Kepada Yth. Ketua PT TUN [kota] melalui Ketua PTUN [kota].
- Memori banding atas Putusan PTUN [kota] Nomor [....]/G/[tahun]/PTUN.[kode] tanggal [....].
- Permohonan banding diajukan [tanggal], Akta Permohonan Banding Nomor [....].
- Keberatan pertama: hakim keliru menyatakan gugatan lewat waktu, karena tenggat dihitung sejak keputusan banding administratif diterima.
- Keberatan kedua: bukti P-5 tentang tidak adanya teguran tertulis tidak dipertimbangkan.
- Mohon: membatalkan putusan PTUN, mengadili sendiri, mengabulkan gugatan, dan menyatakan batal keputusan Nomor [....].
Versi Word dan PDF lengkap dengan susunan keberatan, dua rumusan petitum, dan petunjuk pengisian tersedia di Paket Dokumen InfoHukum (Paket Advokat, Paket Paralegal, dan Paket Lengkap). Pembeli dapat mengunduhnya kapan saja dari Pustaka Saya.
Pertanyaan yang sering diajukan
Kapan memori banding paling lambat diserahkan?
Undang-undang tidak menjadikan memori banding syarat sahnya permohonan banding, tetapi memori sebaiknya diserahkan sebelum berkas dikirim ke PT TUN agar dipertimbangkan. Tanyakan jadwal pengiriman berkas ke kepaniteraan.
Bolehkah mengajukan bukti baru di tingkat banding?
PT TUN memeriksa fakta dan hukum, sehingga bukti tambahan dapat diajukan. Apakah bukti itu diterima dan dipertimbangkan bergantung pada majelis banding.
Apa itu kontra memori banding?
Kontra memori banding adalah jawaban pihak lawan (Terbanding) atas memori banding. Isinya membela putusan PTUN dan membantah alasan banding.
Setelah putusan PT TUN, apa langkah berikutnya?
Pihak yang kalah dapat mengajukan kasasi ke Mahkamah Agung sesuai tenggat dan syarat yang berlaku, kecuali undang-undang menentukan lain untuk jenis sengketa tertentu.
Artikel ini informasi umum, bukan nasihat hukum untuk kasus tertentu. Cara penghitungan tenggat dapat dipengaruhi pemberitahuan elektronik dan aturan khusus untuk jenis sengketa tertentu. Untuk keadaan khusus, konsultasikan dengan advokat atau gunakan layanan konsultasi InfoHukum.
- JDIH BPK (peraturan.bpk.go.id) — peraturan.bpk.go.id
- JDIH Mahkamah Agung — jdih.mahkamahagung.go.id
- e-Court Mahkamah Agung — ecourt.mahkamahagung.go.id
Informasi per 24 Oktober 2026. Artikel ini bersifat edukatif dan bukan nasihat hukum untuk perkara tertentu.
Dasar hukum
- UU 5/1986 jo. UU 9/2004 jo. UU 51/2009 tentang Peradilan Tata Usaha Negara
- UU 30/2014 tentang Administrasi Pemerintahan jo. UU 6/2023
- PERMA 6/2018
- PERMA 1/2019 jo. PERMA 7/2022
Dalam kategori yang sama
- Contoh Permohonan Penundaan Pelaksanaan Keputusan TUN dan Cara Mengisinya
- Contoh Permohonan Penetapan Ganti Nama ke Pengadilan Negeri dan Cara Mengisinya
- Contoh Permohonan Penundaan Pelaksanaan Keputusan TUN dan Cara Mengisinya
Ada masukan atau pendapat lain? Kirim lewat WhatsApp atau telepon 0813-3040-8000.