Contoh Draf Hibah Wasiat (Legaat) dan Cara Mengisinya
Contoh draf akta wasiat yang memberikan barang tertentu (legaat): batas bagian mutlak, batas 1/3 KHI, penerima pengganti, dan pelaksana wasiat.
Isi artikel
- Hibah wasiat (legaat) adalah wasiat yang memberikan barang tertentu kepada orang atau lembaga tertentu, berlaku setelah pewaris meninggal.
- Wasiat dengan akta umum dibuat di hadapan notaris dengan saksi; notaris menuliskan kehendak pewaris dan membacakannya.
- Bagi non-Muslim (KUHPerdata), hibah wasiat tidak boleh melanggar bagian mutlak (legitime portie) anak dan keturunan.
- Bagi Muslim (KHI), wasiat paling banyak sepertiga harta dan wasiat kepada ahli waris hanya berlaku bila disetujui ahli waris lain.
- Tunjuk penerima pengganti dan pelaksana wasiat agar wasiat tidak macet.
Apa itu hibah wasiat (legaat) dan kapan dipakai
Dalam hukum perdata, wasiat dapat berisi dua jenis penetapan. Pertama, pengangkatan ahli waris dengan wasiat (erfstelling), yaitu memberikan seluruh atau bagian tertentu, misalnya setengah, dari harta warisan. Kedua, hibah wasiat atau legaat, yaitu memberikan barang tertentu: rumah di alamat tertentu, mobil tertentu, perhiasan, koleksi, atau sejumlah uang.
Hibah wasiat cocok bila Anda ingin memastikan barang tertentu jatuh ke orang tertentu: rumah untuk anak yang merawat Anda, mobil untuk keponakan, uang untuk yayasan, atau jam tangan untuk sahabat. Bedanya dengan hibah biasa: hibah biasa berpindah selama pemberi masih hidup, sedangkan hibah wasiat baru berlaku setelah pemberi meninggal, sehingga Anda tetap bisa memakai dan bahkan menjual barangnya selama hidup.
Template ini adalah draf bahan untuk notaris. Isi akhirnya ditulis notaris dalam bentuk akta wasiat.
Dasar hukum dalam bahasa sehari-hari
- KUHPerdata tentang wasiat. Wasiat adalah pernyataan kehendak terakhir yang dapat dicabut. KUHPerdata mengenal wasiat olografis (ditulis tangan sendiri lalu disimpan notaris), wasiat dengan akta umum, dan wasiat rahasia. Wasiat dengan akta umum dibuat di hadapan notaris dengan dihadiri saksi (Pasal 938–939). Hibah wasiat diatur antara lain dalam Pasal 957.
- Bagian mutlak. Bagi yang tunduk pada KUHPerdata, ahli waris dalam garis lurus (anak, cucu, dan dalam keadaan tertentu orang tua) berhak atas bagian mutlak (Pasal 913 dan seterusnya). Hibah dan wasiat yang melanggarnya dapat dikurangi atas tuntutan ahli waris tersebut.
- Kompilasi Hukum Islam. Bagi Muslim, KHI (Pasal 194–209) mengatur bahwa orang dewasa yang berakal sehat dapat berwasiat, paling banyak sepertiga harta warisan kecuali semua ahli waris setuju, dan wasiat kepada ahli waris hanya berlaku bila disetujui ahli waris lain.
- UU Jabatan Notaris. Notaris wajib mencatat dan melaporkan akta wasiat ke Daftar Pusat Wasiat, sehingga keluarga dapat menelusuri keberadaan wasiat setelah pewaris meninggal.
Isi penting yang wajib ada
- Identitas pewaris, agama, dan status perkawinan (menentukan hukum waris yang berlaku).
- Pencabutan atau pernyataan hubungan dengan wasiat terdahulu.
- Daftar barang yang dihibahwasiatkan dengan uraian rinci dan penerimanya.
- Beban atau syarat, bila ada, misalnya hak tinggal bagi pasangan.
- Penerima pengganti bila penerima meninggal lebih dulu atau menolak.
- Pengaturan batas bagian mutlak (KUHPerdata) atau batas sepertiga (KHI).
- Penunjukan pelaksana wasiat dan penggantinya, serta tugas dan imbalannya.
- Siapa yang menanggung biaya balik nama dan pajak.
Cara mengisi langkah demi langkah
- Tentukan hukum waris Anda. Agama dan golongan hukum menentukan batas wasiat. Bila ragu, tanyakan kepada notaris.
- Inventarisasi harta. Isi tabel perkiraan di lampiran: harta, utang, dan harta bersih. Untuk harta bersama, hanya bagian Anda yang dapat diwasiatkan.
- Uraikan barang. Tulis nomor sertifikat, luas dan letak tanah, nomor rangka kendaraan, atau nomor rekening.
- Tulis penerima. Nama lengkap, tanggal lahir, dan hubungan. Untuk yayasan, tulis nama resmi dan kedudukannya.
- Periksa batas. Jumlahkan nilai hibah wasiat dan bandingkan dengan sepertiga harta bersih (KHI) atau bagian bebas (KUHPerdata).
- Pilih penerima pengganti. Jangan dikosongkan.
- Pilih pelaksana wasiat. Pilih orang yang dipercaya dan cakap, lalu minta kesediaannya.
- Bawa ke notaris. Notaris akan menuliskan, membacakan, dan meminta Anda serta saksi menandatangani akta. Simpan salinan dan beri tahu pelaksana wasiat di notaris mana akta disimpan.
Kesalahan yang sering terjadi
- Mewasiatkan seluruh harta kepada satu anak. Bagi non-Muslim, ini dapat dipotong karena melanggar bagian mutlak anak lain. Bagi Muslim, wasiat kepada ahli waris tanpa persetujuan ahli waris lain tidak berlaku.
- Mewasiatkan harta bersama seluruhnya. Separuh harta bersama adalah hak pasangan, bukan harta warisan Anda.
- Uraian barang tidak jelas. "Rumah saya" menjadi sengketa bila Anda memiliki lebih dari satu rumah.
- Suami-istri membuat satu wasiat bersama. KUHPerdata melarang dua orang berwasiat dalam satu akta. Buat akta terpisah.
- Tidak ada yang tahu wasiat ada. Beri tahu pelaksana wasiat atau orang tepercaya, dan simpan keterangan nama notaris.
Contoh singkat
Kerangka berikut hanya ilustrasi; template lengkap memuat pilihan rumusan untuk KUHPerdata dan KHI, tabel perhitungan, dan daftar dokumen.
- Akta Wasiat Nomor [....], di hadapan [notaris] dan dua saksi.
- Pewaris mencabut semua wasiat terdahulu.
- Kepada [nama penerima] diberikan dengan hibah wasiat: tanah Hak Milik Nomor [....] di [....].
- Bila penerima meninggal lebih dulu, barang jatuh kepada [penerima pengganti].
- Wasiat tidak melebihi sepertiga harta / tidak melanggar bagian mutlak.
- Pelaksana wasiat: [nama], pengganti [nama].
- Biaya balik nama dan BPHTB ditanggung penerima.
Versi Word dan PDF lengkap dengan rumusan KUHPerdata dan KHI, tabel perkiraan batas wasiat, dan petunjuk pengisian tersedia di Paket Dokumen InfoHukum (Paket Keluarga dan Paket Lengkap). Pembeli dapat mengunduhnya kapan saja dari Pustaka Saya.
Pertanyaan yang sering diajukan
Apa bedanya hibah wasiat dengan hibah biasa?
Hibah biasa berlaku saat pemberi masih hidup dan pada asasnya tidak dapat ditarik kembali kecuali karena alasan undang-undang. Hibah wasiat baru berlaku setelah pewaris meninggal dan dapat dicabut kapan saja selama pewaris hidup.
Berapa saksi yang diperlukan?
Wasiat dengan akta umum dihadiri saksi sesuai ketentuan KUHPerdata dan UUJN. Notaris akan menyediakan atau memeriksa syarat saksi, karena saksi tidak boleh orang yang mendapat bagian dari wasiat atau keluarga tertentu.
Bolehkah berwasiat untuk anak angkat?
Boleh. Bagi Muslim, KHI juga mengenal wasiat wajibah bagi anak angkat atau orang tua angkat yang tidak menerima wasiat, paling banyak sepertiga. Mencantumkan wasiat secara tegas tetap lebih jelas.
Apakah wasiat bisa diubah?
Bisa. Wasiat dapat dicabut atau diubah dengan wasiat baru atau akta notaris khusus untuk itu. Wasiat yang terakhir dibuat berlaku bila bertentangan dengan wasiat sebelumnya.
Artikel ini informasi umum, bukan nasihat hukum untuk kasus tertentu. Aturan saksi, bentuk wasiat, dan perhitungan bagian mutlak cukup teknis; mintalah notaris memeriksa perhitungan sebelum akta ditandatangani. Untuk keadaan khusus, konsultasikan dengan notaris, PPAT, atau advokat, atau gunakan layanan konsultasi InfoHukum.
- JDIH BPK (peraturan.bpk.go.id) — peraturan.bpk.go.id
- Direktorat Jenderal AHU Kementerian Hukum — ahu.go.id
Informasi per 24 Oktober 2026. Artikel ini bersifat edukatif dan bukan nasihat hukum untuk perkara tertentu.
Dasar hukum
- KUHPerdata Buku II tentang wasiat (Pasal 875, 913 dst., 931, 938–939, 957)
- Kompilasi Hukum Islam Pasal 194–209
- UU 30/2004 jo. UU 2/2014 tentang Jabatan Notaris
- UU 10/2020 tentang Bea Meterai
Dalam kategori yang sama
- Contoh Gugatan Waris di Pengadilan Agama dan Cara Mengisinya
- Contoh Gugatan Waris di Pengadilan Agama dan Cara Mengisinya
Ada masukan atau pendapat lain? Kirim lewat WhatsApp atau telepon 0813-3040-8000.