Hukum Perdata & Litigasi

Contoh Berita Acara Serah Terima Jabatan dan Cara Mengisinya

Terbit 7 menit bacaTim Redaksi InfoHukum

Contoh berita acara serah terima jabatan: pekerjaan berjalan, dokumen, aset, akses sistem tanpa menulis kata sandi, kas, dan kesalahan umum.

Isi artikel
    ⚡ Ringkas 30 detik
    • Berita acara serah terima jabatan mencatat apa saja yang diserahkan pejabat lama kepada penggantinya: pekerjaan berjalan, dokumen, aset, akses sistem, dan kas.
    • Buat sebelum pejabat lama benar-benar pergi, idealnya di hari terakhirnya pada jabatan itu.
    • Kata sandi dan PIN jangan pernah ditulis di berita acara. Serahkan lewat saluran aman atau minta TI meresetnya.
    • Berita acara bukan surat pelepasan tanggung jawab. Ia hanya mencatat keadaan pada hari serah terima.

    Apa itu berita acara serah terima jabatan dan kapan dipakai

    Berita acara serah terima jabatan adalah catatan tertulis tentang peralihan tugas dan tanggung jawab dari seorang pejabat atau karyawan kepada penggantinya. Isinya bukan sekadar "jabatan diserahkan", tetapi daftar konkret: pekerjaan yang masih berjalan, dokumen yang dipegang, barang inventaris, akun dan akses sistem, serta uang kas yang dikelola.

    Dokumen ini dipakai ketika ada mutasi, promosi, pengunduran diri, berakhirnya kontrak, cuti panjang, atau penunjukan pelaksana tugas sementara. Di perusahaan kecil, serah terima sering dilakukan lisan sambil lalu. Akibatnya, penerus tidak tahu ada janji kepada pelanggan yang belum dipenuhi, kunci lemari arsip tidak jelas di mana, atau akun media sosial perusahaan masih terhubung ke nomor telepon pribadi karyawan yang sudah keluar.

    Dengan berita acara, semua pihak punya pegangan yang sama. Pejabat lama dapat menunjukkan apa yang sudah ia serahkan, penerima tahu apa yang ia terima, dan perusahaan punya bukti bila kelak ada yang hilang.

    Dasar hukum dalam bahasa sehari-hari

    Tidak ada undang-undang yang khusus mengatur bentuk berita acara serah terima jabatan di perusahaan swasta. Namun beberapa aturan bersinggungan langsung dengannya.

    • Hubungan kerja. UU Ketenagakerjaan (UU 13/2003 sebagaimana diubah UU 6/2023 tentang Cipta Kerja) mengatur hubungan kerja, termasuk berakhirnya hubungan kerja. Serah terima jabatan adalah bagian dari tertib administrasi ketika pekerja pindah posisi atau keluar.
    • Direksi perseroan. Bila yang berganti adalah anggota Direksi, UU Perseroan Terbatas tetap mensyaratkan keputusan RUPS dan pemberitahuan perubahan data kepada Menteri. Berita acara serah terima hanya melengkapi, tidak menggantikan, prosedur tersebut.
    • Data pribadi. Banyak jabatan memegang data pribadi pelanggan atau karyawan. UU 27/2022 tentang Pelindungan Data Pribadi menuntut perusahaan menjaga keamanan data tersebut, termasuk saat akses berpindah tangan.
    • Akses sistem elektronik. UU Informasi dan Transaksi Elektronik melarang orang mengakses sistem elektronik milik orang lain tanpa hak. Mencatat kapan akses pejabat lama dicabut membantu memperjelas batas "berhak" dan "tidak berhak".
    • Kekuatan bukti. Berita acara yang ditandatangani para pihak adalah tulisan di bawah tangan menurut KUHPerdata. Ia dapat dipakai sebagai bukti bila kelak ada perselisihan.

    Karena aturan ketenagakerjaan sedang berubah setelah Putusan Mahkamah Konstitusi Nomor 168/PUU-XXI/2023, periksa juga peraturan terbaru bila serah terima berkaitan dengan pemutusan hubungan kerja.

    Isi penting yang wajib ada

    • Identitas pihak yang menyerahkan dan yang menerima, serta pejabat yang mengetahui (atasan dan bagian SDM).
    • Dasar serah terima (nomor surat keputusan atau memo), alasan, tanggal efektif, dan sifatnya: definitif atau sementara.
    • Tabel pekerjaan yang sedang berjalan, lengkap dengan progres, tenggat, dan kontak pihak terkait.
    • Tabel dokumen dan arsip beserta lokasi penyimpanannya, termasuk stempel dan kop surat.
    • Tabel aset dan inventaris dengan nomor seri dan kondisi.
    • Tabel akses sistem: akun apa, peran apa, kapan akses lama dicabut, dan apakah akses baru sudah diberikan. Tanpa kata sandi.
    • Perhitungan kas kecil, uang muka yang belum dipertanggungjawabkan, dan utang jabatan.
    • Catatan hal yang belum dapat diserahkan, temuan, dan kesediaan pejabat lama memberi penjelasan sampai tanggal tertentu.

    Cara mengisi langkah demi langkah

    1. Siapkan daftar lebih awal. Minta pejabat lama mengisi tabel pekerjaan, dokumen, aset, dan akses beberapa hari sebelum tanggal serah terima.
    2. Isi identitas dan dasar. Tulis nomor surat keputusan mutasi atau memo pengangkatan. Untuk pelaksana tugas, isi tanggal berakhirnya penugasan.
    3. Periksa fisik bersama. Cocokkan aset dengan daftar inventaris. Tulis kondisi apa adanya, termasuk yang rusak.
    4. Atur akses sistem. Hubungi tim TI. Akun pribadi pejabat lama dicabut, akun bersama direset, dan akun penerima dibuat. Catat tanggal dan jamnya di tabel.
    5. Hitung kas. Hitung uang fisik bersama-sama dan bandingkan dengan buku kas. Selisih ditulis beserta penjelasannya.
    6. Isi catatan. Sebutkan apa yang masih menyusul, temuan, dan sampai kapan pejabat lama dapat dihubungi.
    7. Tanda tangan. Pihak yang menyerahkan, penerima, atasan, dan bagian SDM. Buat rangkap sesuai kebutuhan.

    Kesalahan yang sering terjadi

    • Menuliskan kata sandi di berita acara. Dokumen ini akan difotokopi, dipindai, dan disimpan di banyak tempat. Kata sandi yang tertulis berarti bocor. Cukup tulis "sudah diserahkan melalui pengelola kata sandi" atau "sudah direset TI".
    • Serah terima setelah orangnya keluar. Begitu pejabat lama tidak lagi bekerja, sulit memintanya datang menjelaskan.
    • Lupa akses perbankan dan spesimen tanda tangan. Pejabat lama masih tercatat sebagai pemberi persetujuan transaksi di bank. Ini risiko besar dan sering terlupakan.
    • Menganggap berita acara sebagai "bebas tanggung jawab". Bila kelak ditemukan penyimpangan saat ia menjabat, berita acara serah terima tidak menghapusnya.
    • Akun media sosial atau domain atas nama pribadi. Pastikan kepemilikan akun beralih ke perusahaan, bukan sekadar kata sandinya diberikan.

    Contoh singkat

    Kerangka ringkas berikut hanya ilustrasi. Template lengkap memuat enam tabel, catatan, dan petunjuk pengisian.

    • Berita Acara Serah Terima Jabatan Nomor [....]
    • Pada hari ini [....], PIHAK PERTAMA [nama, jabatan lama] menyerahkan kepada PIHAK KEDUA [nama] jabatan [....].
    • Dasar: SK Direksi Nomor [....]; alasan: mutasi; efektif [tanggal].
    • A. Pekerjaan berjalan: [proyek, progres, tenggat].
    • B–C. Dokumen dan aset: [daftar dan lokasi].
    • D. Akses sistem: email jabatan dialihkan [tanggal, jam]; kata sandi direset TI (tidak ditulis).
    • E. Kas kecil: buku Rp[....], fisik Rp[....], selisih [....].
    • Tanda tangan: PIHAK PERTAMA, PIHAK KEDUA, atasan, SDM.
    📄 Template lengkap

    Versi Word dan PDF lengkap dengan tabel pekerjaan, aset, akses sistem, kas, dan petunjuk pengisian tersedia di Paket Dokumen InfoHukum (Paket HRD, Paket Korporat, dan Paket Lengkap). Pembeli dapat mengunduhnya kapan saja dari Pustaka Saya.

    Pertanyaan yang sering diajukan

    Apakah berita acara serah terima jabatan wajib bermeterai?

    Tidak wajib. Meterai adalah pajak atas dokumen, bukan syarat sahnya berita acara. Bila dokumen akan dipakai sebagai alat bukti di pengadilan, meterai dapat dibubuhkan kemudian sesuai aturan bea meterai.

    Bagaimana bila karyawan yang keluar menolak melakukan serah terima?

    Catat penolakan itu secara tertulis, kirim permintaan resmi, dan lakukan inventarisasi bersama atasan dan saksi. Kewajiban mengembalikan barang dan dokumen perusahaan tetap ada. Untuk sengketa yang berlanjut, ikuti mekanisme penyelesaian perselisihan hubungan industrial.

    Bolehkah perusahaan menahan pembayaran hak karyawan sampai serah terima selesai?

    Berhati-hatilah. Hak normatif seperti upah yang sudah jatuh tempo tidak boleh ditahan begitu saja. Bila ada barang yang tidak dikembalikan, tempuh penagihan atau pemotongan sesuai aturan pengupahan dan perjanjian yang sah.

    Perlukah berita acara untuk pelaksana tugas sementara?

    Perlu, terutama bila pelaksana tugas memegang kas atau persetujuan transaksi. Saat pejabat definitif kembali, buat berita acara serah terima balik.

    Catatan

    Artikel ini informasi umum, bukan nasihat hukum untuk kasus tertentu. Aturan ketenagakerjaan dapat berubah, termasuk setelah Putusan MK 168/PUU-XXI/2023. Untuk keadaan khusus, konsultasikan dengan praktisi hukum atau gunakan layanan konsultasi InfoHukum.

    📚 Sumber Rujukan

    Informasi per 24 Oktober 2026. Artikel ini bersifat edukatif dan bukan nasihat hukum untuk perkara tertentu.

    Dasar hukum

    • UU 13/2003 tentang Ketenagakerjaan jo. UU 6/2023 tentang Cipta Kerja
    • UU 40/2007 tentang Perseroan Terbatas jo. UU 6/2023
    • UU 27/2022 tentang Pelindungan Data Pribadi
    • UU 11/2008 tentang ITE beserta perubahannya terakhir UU 1/2024
    • KUHPerdata tentang alat bukti tulisan
    • Putusan MK 168/PUU-XXI/2023

    Dalam kategori yang sama

    Dapatkan info hukum praktis setiap hari di WhatsApp

    Ikuti Saluran InfoHukum
    WhatsApp