Banding Perkara Pidana: Tenggat dan Alurnya
Tidak puas dengan putusan pengadilan negeri dalam perkara pidana? Pahami tenggat mengajukan banding, langkah-langkahnya, dan hal yang perlu disiapkan.
Isi artikel
- Banding diajukan ke pengadilan tinggi lewat pengadilan negeri yang memutus perkara.
- Tenggatnya sangat pendek, yaitu dalam hitungan hari sejak putusan dibacakan atau diberitahukan.
- Terdakwa dan penuntut umum sama-sama dapat mengajukan banding.
- Memori banding boleh dibuat untuk menjelaskan alasan keberatan.
Apa itu banding pidana?
Banding adalah upaya hukum biasa agar perkara yang sudah diputus pengadilan negeri diperiksa kembali oleh pengadilan tinggi. Pemeriksaan banding umumnya dilakukan atas berkas perkara, bukan dengan sidang ulang seperti di tingkat pertama.
Yang dapat mengajukan adalah terdakwa atau penasihat hukumnya, dan juga penuntut umum. Jadi, putusan yang menurut terdakwa terlalu berat dapat dibanding, dan putusan yang menurut jaksa terlalu ringan juga dapat dibanding.
Tenggat yang sangat singkat
Dalam KUHAP lama, permintaan banding diajukan dalam waktu tujuh hari sejak putusan dibacakan, atau sejak putusan diberitahukan kepada terdakwa yang tidak hadir saat pembacaan. Setelah lewat, hak banding gugur dan putusan dapat menjadi tetap.
Karena singkat, sebaiknya keputusan untuk banding diambil segera setelah putusan, dengan berdiskusi bersama penasihat hukum. Tenggat dihitung dari hari putusan, bukan dari hari salinan putusan diterima.
Langkah-langkah mengajukan banding
Pertama, datang ke kepaniteraan pengadilan negeri yang memutus perkara dan menyatakan banding. Panitera membuat akta permintaan banding yang ditandatangani. Kedua, siapkan memori banding yang berisi alasan keberatan terhadap putusan, misalnya penilaian bukti atau penerapan hukum yang dianggap keliru.
Pihak lawan dapat membalas dengan kontra memori banding. Setelah itu berkas dikirim ke pengadilan tinggi, yang kemudian memutus. Selama proses, status penahanan mengikuti ketentuan yang berlaku dan dapat berbeda pada tiap perkara.
Contoh
Contoh: Pak Bambang dihukum dua tahun penjara oleh pengadilan negeri. Ia merasa saksi-saksi tidak menguatkan dakwaan. Pada hari ketiga setelah putusan, penasihat hukumnya menyatakan banding di kepaniteraan, lalu menyusun memori banding yang menguraikan kelemahan bukti. Pengadilan tinggi kemudian memeriksa berkas dan memutus, dengan hasil yang bisa menguatkan, mengubah, atau membatalkan putusan.
Kemungkinan hasil banding
Pengadilan tinggi dapat menguatkan putusan, mengubahnya, atau membatalkannya. Hasilnya tidak dapat dijanjikan karena bergantung pada berkas dan pertimbangan hakim.
Jika masih tidak puas, tersedia upaya hukum berikutnya yaitu kasasi ke Mahkamah Agung, dengan tenggat dan syaratnya sendiri.
Peran penasihat hukum dan keluarga
Memori banding sebaiknya disusun dengan teliti. Penasihat hukum biasanya menelaah putusan, mencatat bagian yang dianggap keliru, lalu menghubungkannya dengan alat bukti yang muncul di persidangan. Pengadilan tinggi memeriksa berkas, sehingga uraian yang jelas dan runtut sangat membantu.
Keluarga terdakwa dapat membantu dengan mengingatkan tanggal-tanggal penting, mengumpulkan dokumen, dan memastikan komunikasi dengan penasihat hukum tetap lancar. Namun pernyataan banding tetap harus dilakukan secara resmi di kepaniteraan.
Setelah putusan banding
Setelah pengadilan tinggi memutus, salinan putusan dikirim kembali ke pengadilan negeri untuk diberitahukan kepada para pihak. Dari sinilah tenggat kasasi mulai dihitung menurut ketentuan yang berlaku.
Bila tidak ada upaya hukum lanjutan dalam tenggat, putusan menjadi berkekuatan hukum tetap dan jaksa dapat melaksanakannya sebagai eksekutor putusan.
Bagaimana jika terlambat?
Jika tenggat terlewat, jalan biasanya tertutup. Dalam keadaan tertentu yang sangat terbatas, peraturan memberi kemungkinan perpanjangan karena alasan yang sah, tetapi ini tidak boleh diandalkan. Cara paling aman adalah mencatat tanggal putusan pada hari itu juga dan segera memutuskan langkah bersama pendamping hukum. Dalam praktik, banyak perkara kehilangan kesempatan banding hanya karena terlambat beberapa hari.
Hal yang sering keliru
- Menunggu salinan putusan lengkap baru memutuskan, padahal tenggat berjalan sejak putusan dibacakan.
- Mengira banding berarti sidang ulang dengan saksi baru di pengadilan tinggi.
- Menganggap banding otomatis membuat hukuman lebih ringan; hasilnya bisa saja tetap atau berubah.
Artikel ini bersifat edukatif dan bukan nasihat hukum. KUHAP baru mulai berlaku sejak 2 Januari 2026; periksa tenggat yang berlaku pada perkara Anda bersama advokat.
- KUHAP (UU 8/1981), Pasal 67, 233 dan seterusnya — peraturan.bpk.go.id
- UU 20/2025 tentang KUHAP (baru) — peraturan.bpk.go.id
Informasi per 15 Oktober 2026. Artikel ini bersifat edukatif dan bukan nasihat hukum untuk perkara tertentu.
Dasar hukum
- UU 8/1981 tentang KUHAP Pasal 233 dan Pasal 67
- UU 20/2025 tentang KUHAP
Dalam kategori yang sama
- Penangguhan Penahanan: Syarat dan Cara Mengajukannya
- Penetapan Tersangka: Mengapa Harus Ada Dua Alat Bukti?
- Delik Aduan dan Batas Waktu Pengaduan
Ada masukan atau pendapat lain? Kirim lewat WhatsApp atau telepon 0813-3040-8000.