Template · Administrasi Perkara
Template Permohonan Salinan Putusan
Salinan putusan dibutuhkan untuk banding, kasasi, eksekusi, atau keperluan administrasi lain. Surat permohonan yang lengkap biasanya memudahkan panitera memproses permintaan.
Cara memakai
- Siapkan nomor perkara dan tanggal putusan.
- Lampirkan fotokopi identitas Anda dan surat kuasa jika diwakili.
- Tanyakan bentuk salinan yang tersedia, misalnya salinan elektronik atau cetak, serta biayanya.
Isi template
PERMOHONAN SALINAN PUTUSAN
Kepada Yth.
Panitera [Pengadilan Negeri / Pengadilan Agama] [kota]
di [alamat pengadilan]
Dengan hormat,
Yang bertanda tangan di bawah ini:
Nama : [nama pemohon]
NIK : [nomor NIK]
Alamat : [alamat]
Kontak : [nomor telepon]
Dengan ini mengajukan permohonan salinan putusan dalam perkara:
Nomor perkara : [nomor perkara]
Jenis perkara : [jenis perkara]
Tanggal putusan : [tanggal putusan]
Para pihak : [nama Penggugat] melawan [nama Tergugat]
Salinan putusan tersebut kami perlukan untuk [tujuan, misalnya pengajuan banding / keperluan administrasi].
Bersama surat ini kami lampirkan:
1. fotokopi identitas pemohon;
2. surat kuasa, apabila permohonan diajukan melalui kuasa;
3. [lampiran lain, jika ada].
Demikian permohonan ini kami sampaikan. Atas perhatian dan bantuannya, kami ucapkan terima kasih.
[kota], [tanggal]
Hormat kami,
[nama pemohon]
[tanda tangan]
Dasar hukum
- UU Nomor 14 Tahun 2008 tentang Keterbukaan Informasi Publik.
- Perma Nomor 1 Tahun 2019 tentang Administrasi Perkara dan Persidangan di Pengadilan Secara Elektronik.
- Ketentuan biaya penerbitan salinan mengikuti aturan PNBP yang berlaku pada pengadilan terkait.
Biaya dan bentuk salinan ditentukan pengadilan. Tanyakan langsung ke kepaniteraan sebelum datang agar tidak perlu bolak-balik.
Halaman ini berisi contoh template umum untuk membantu menyusun dokumen. Bukan nasihat hukum dan bukan formulir resmi pengadilan. Sesuaikan dengan kondisi perkara Anda dan periksa dengan advokat sebelum dipakai.